PENGARUH MODAL FINANSIAL, TENAGA KERJA DAN MODAL SOSIAL TERHADAP PENDAPATAN PELAKU UMKM KULINER DI KECAMATAN JAGAKARSA TAHUN 2020
Item
Title
PENGARUH MODAL
FINANSIAL, TENAGA KERJA
DAN MODAL SOSIAL
TERHADAP PENDAPATAN
PELAKU UMKM KULINER DI
KECAMATAN JAGAKARSA
TAHUN 2020
FINANSIAL, TENAGA KERJA
DAN MODAL SOSIAL
TERHADAP PENDAPATAN
PELAKU UMKM KULINER DI
KECAMATAN JAGAKARSA
TAHUN 2020
Description
PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS PROGRAM MAGISTER FAKULTAS PASCASARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
TESIS, SEPTEMBER 2020
PENGARUH MODAL FINANSIAL, TENAGA KERJA DAN TENAGA SOSIAL TERHADAP PENDAPATAN PELAKU UMKM KULINER DI KECAMATAN JAGAKARSA
ABSTRAK
UMKM membutuhkan dorongan dari semua pihak di Indonesia untuk
berkembang menjadi kekuatan ekonomi di masyarakat. Salah satu jenis
UMKM adalah industri kuliner yang mempresentasikan budaya Indonesia
tentang variasi rasa dan selera masyarakat terhadap makanan asli dari
berbagai daerah. Pada masa pandemi Covid-19 UMKM kuliner di Kecamatan
Jagakarsa Jakarta Selatan mengalami penurunan pendapatan. Penelitian ini
dilakukan dengan tujuan menganalisis pengaruh modal finansial, tenaga
kerja, dan modal sosial terhadap pendapatan pelaku UMKM kuliner di
Kecamatan Jagakarsa.
Penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan kuantitatif,
menggunakan sampel berjumlah 84 pelaku UMKM yang diambil dari
populasi dengan teknik accidental. Instrumen penelitian menggunakan
kuesioner yang dikonstruksi peneliti berdasarkan indikator variabel. Analisis
data menggunakan regresi linier berganda dilakukan dengan aplikasi
software pada perangkat komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
modal finansial, tenaga kerja, dan modal sosial berpengaruh secara sendiri-
sendiri terhadap pendapatan pelaku UMKM, dengan angka sebesar 0,394,
0,792, dan 0,234. Modal finansial, tenaga kerja, dan modal sosial juga
terbukti berpengaruh secara bersama-sama dalam meningkatkan
pendapatan pelaku UMKM kuliner di Jagakarsa.
Kesimpulan yang dapat disampaikan adalah, UMKM membutuhkan
stimulus dari berbagai pihak, utamanya dari pemerintah dan stakeholder
untuk berkembang. Stimulus dapat berupa kebijakan, permodalan, dan
pelatihan bagi SDM untuk berperilaku hygienis karena industri makanan
berhubungan dengan masalah kesehatan.
Kata Kunci: rasa, selera, penyajian, makanan khas Indonesia
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
TESIS, SEPTEMBER 2020
PENGARUH MODAL FINANSIAL, TENAGA KERJA DAN TENAGA SOSIAL TERHADAP PENDAPATAN PELAKU UMKM KULINER DI KECAMATAN JAGAKARSA
ABSTRAK
UMKM membutuhkan dorongan dari semua pihak di Indonesia untuk
berkembang menjadi kekuatan ekonomi di masyarakat. Salah satu jenis
UMKM adalah industri kuliner yang mempresentasikan budaya Indonesia
tentang variasi rasa dan selera masyarakat terhadap makanan asli dari
berbagai daerah. Pada masa pandemi Covid-19 UMKM kuliner di Kecamatan
Jagakarsa Jakarta Selatan mengalami penurunan pendapatan. Penelitian ini
dilakukan dengan tujuan menganalisis pengaruh modal finansial, tenaga
kerja, dan modal sosial terhadap pendapatan pelaku UMKM kuliner di
Kecamatan Jagakarsa.
Penelitian ini merupakan survey analitik dengan pendekatan kuantitatif,
menggunakan sampel berjumlah 84 pelaku UMKM yang diambil dari
populasi dengan teknik accidental. Instrumen penelitian menggunakan
kuesioner yang dikonstruksi peneliti berdasarkan indikator variabel. Analisis
data menggunakan regresi linier berganda dilakukan dengan aplikasi
software pada perangkat komputer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
modal finansial, tenaga kerja, dan modal sosial berpengaruh secara sendiri-
sendiri terhadap pendapatan pelaku UMKM, dengan angka sebesar 0,394,
0,792, dan 0,234. Modal finansial, tenaga kerja, dan modal sosial juga
terbukti berpengaruh secara bersama-sama dalam meningkatkan
pendapatan pelaku UMKM kuliner di Jagakarsa.
Kesimpulan yang dapat disampaikan adalah, UMKM membutuhkan
stimulus dari berbagai pihak, utamanya dari pemerintah dan stakeholder
untuk berkembang. Stimulus dapat berupa kebijakan, permodalan, dan
pelatihan bagi SDM untuk berperilaku hygienis karena industri makanan
berhubungan dengan masalah kesehatan.
Kata Kunci: rasa, selera, penyajian, makanan khas Indonesia