ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCE PERFORMANCE PEMERINTAH DAERAH Studi Empiris Provinsi/Kota/Kabupaten di Lampung Tahun 2014-2019
Item
Title
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCE
PERFORMANCE PEMERINTAH DAERAH
Studi Empiris Provinsi/Kota/Kabupaten di Lampung
Tahun 2014-2019
PERFORMANCE PEMERINTAH DAERAH
Studi Empiris Provinsi/Kota/Kabupaten di Lampung
Tahun 2014-2019
Description
PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS
PROGRAM MAGISTER
FAKULTAS PASCASARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Tesis, September 2020
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCE PERFORMACE
PEMERINTAH DAERAH (Studi Empiris: Provinsi/Kota/Kabupaten di
Lampung Tahun 2014 – 2019)
xvi + 75 hal + 6 tabel, 7 gambar, 2 lampiran
ABSTRAK
Pelaksanaan kebijakan otonomi daerah yang diterapkan pemerintah pusat
mendorong performace pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya dan tata
kelola pemerintahan yang baik agar meningkatkan pembangunan dan pelayanan
terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji performace pemerintah
daerah dengan menggunakan variabel Size, Pendapatan Asli Daerah, Leverage,
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Expenditure, Taxes dan Grant.
Metode penelitian yang digunakan dengan analisa regresi data panel pada
sampel 96 data laporan finance dari tahun anggaran 2014 sampai dengan tahun 2019
dimana sampel penelitian diambil dengan teknik sampel jenuh. Pengujian data yang
dilakukan dengan menggunakan Chow Test, LM Test dan Hausman Test.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel PDRB, Expenditure, dan Taxes
memiliki pengaruh terhadap finance performace pemerintah daerah, namun variabel
Size, PAD, Leverage, dan Grant yang tidak berpengaruh terhadap finance
performace pemerintah daerah. Pengujian atas nilai probabilitas (Nilai F) didapatkan
hasil bahwa variabel yang diuji memiliki pengaruh yang simultan dan 90%
mempengaruhi finance performace pemerintah daerah.
PDRB, Expenditure dan Taxes berpengaruh terhadap finance performace
pemerintah daerah. Besarnya Taxes yang diperoleh pemerintah daerah digunakan
sebagai Expenditure yang mendukung peningkatan pembangunan sehingga
berdampak pada peningkatan PDRB dimana tingkat perekonomian akan mengalami
perubahan sejalan dengan pemanfaatan sumber daya alam dan faktor produksi oleh
unit usaha atau unit kegiatan ekonomi sehingga meningkatkan finance performace
pemerintah daerah dalam pelaksanaan tata kelola yang baik (good governance) dan
pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan dapat memetakan
faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan finance performace pemerintah daerah
dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar terciptanya pemerataan
pembangunan dan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Kata kunci: finance performace, pemerintah daerah, otonomi daerah, good
governance
PROGRAM MAGISTER
FAKULTAS PASCASARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Tesis, September 2020
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FINANCE PERFORMACE
PEMERINTAH DAERAH (Studi Empiris: Provinsi/Kota/Kabupaten di
Lampung Tahun 2014 – 2019)
xvi + 75 hal + 6 tabel, 7 gambar, 2 lampiran
ABSTRAK
Pelaksanaan kebijakan otonomi daerah yang diterapkan pemerintah pusat
mendorong performace pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya dan tata
kelola pemerintahan yang baik agar meningkatkan pembangunan dan pelayanan
terhadap masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji performace pemerintah
daerah dengan menggunakan variabel Size, Pendapatan Asli Daerah, Leverage,
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Expenditure, Taxes dan Grant.
Metode penelitian yang digunakan dengan analisa regresi data panel pada
sampel 96 data laporan finance dari tahun anggaran 2014 sampai dengan tahun 2019
dimana sampel penelitian diambil dengan teknik sampel jenuh. Pengujian data yang
dilakukan dengan menggunakan Chow Test, LM Test dan Hausman Test.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa variabel PDRB, Expenditure, dan Taxes
memiliki pengaruh terhadap finance performace pemerintah daerah, namun variabel
Size, PAD, Leverage, dan Grant yang tidak berpengaruh terhadap finance
performace pemerintah daerah. Pengujian atas nilai probabilitas (Nilai F) didapatkan
hasil bahwa variabel yang diuji memiliki pengaruh yang simultan dan 90%
mempengaruhi finance performace pemerintah daerah.
PDRB, Expenditure dan Taxes berpengaruh terhadap finance performace
pemerintah daerah. Besarnya Taxes yang diperoleh pemerintah daerah digunakan
sebagai Expenditure yang mendukung peningkatan pembangunan sehingga
berdampak pada peningkatan PDRB dimana tingkat perekonomian akan mengalami
perubahan sejalan dengan pemanfaatan sumber daya alam dan faktor produksi oleh
unit usaha atau unit kegiatan ekonomi sehingga meningkatkan finance performace
pemerintah daerah dalam pelaksanaan tata kelola yang baik (good governance) dan
pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan dapat memetakan
faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan finance performace pemerintah daerah
dan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki agar terciptanya pemerataan
pembangunan dan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Kata kunci: finance performace, pemerintah daerah, otonomi daerah, good
governance