PENGARUH RASIO KEUANGAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP S-SCORE SEBAGAI PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS (Studi Kasus Perusahan Subsektor Hotel, Restoran dan Pariwisata yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Item

Title

PENGARUH RASIO KEUANGAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP S-SCORE SEBAGAI PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS
(Studi Kasus Perusahan Subsektor Hotel, Restoran dan Pariwisata yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)

Description

PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS PROGRAM MAGISTER
FAKULTAS PASCASARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA

Tesis, Agustus 2022
PENGARUH RASIO KEUANGAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP S-SCORE SEBAGAI PREDIKSI FINANCIAL DISTRESS (Studi Kasus Perusahan Subsektor Hotel, Restoran dan Pariwisata yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Xvi + 84 halaman + 13 tabel + 4 gambar, 3 lampiran
ABSTRAK
Industri perhotelan, restoran, dan pariwisata merupakan sektor yang dapat dikembangkan di Indonesia untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, pandemi virus Covid-19 yang terjadi pada akhir 2019 lalu mengakibatkan sebuah perubahan yang signifikan dalam tatanan kehidupan termasuk sektor perekonomian. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio likuiditas (CR), rasio profitabilitas (ROA), rasio solvabilitas (DAR), rasio aktivitas (TATO) dan ukuran perusahaan terhadap financial distress (S-score) pada perusahaan subsektor hotel, restoran dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2020. Sampel dari penelitian ini adalah 18 perusahaan subsektor hotel, restoran dan pariwisata periode tahun 2015-2020. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria yang telah peneliti ditentukan. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Metode analisa data menggunakan analisis regresi data panel menggunakan software E-Views 10. Berdasarkan hasil model estimasi data panel, random effect merupakan model terbaik. Hasil regresi model random effect menunjukkan variabel CR, ROA dan TATO berpengaruh positif dan signifikan terhadap prediksi financial distress (S-score). Variabel DAR berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap prediksi financial distress (S-Score). Variabel ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap prediksi financial distress (S-Score). Nilai Adjusted R-square sebesar 79,3% ini menunjukkan bahwa 79,3% financial distress (S-score) mampu dijelaskan oleh likuiditas (CR), profiitabilitas (ROA), solvabilitas (DAR), aktivitas (TATO), dan ukuran perusahaan. Sedangkan sisanya sebesar 20,7% financial distress (S-score) dijelaskan oleh faktor lain.

Kata kunci : CR, ROA, DAR, TATO, Ukuran Perusahaan, Financial Distress

Item sets