Items
Advanced search-
Finding the best implementation strategy of integrated enterprise systems is mandatory in order to maximize the benefits from integrated IS solutions in retail industries
The implementation of SAP systems in retail organizations is an enormously complex undertaking and costly affair. There were a lot of success and failure stories implementation SAP in retail industries. At least more than 30 retail companies all over the world were success in implementing SAP partnership with IBM during last 5 years (IBM, 2010). Several world class retail that were also successed in implementing SAP. Carrefour Belgium have turned profitable helped by an aggressive pricing strategy, management supply chain and manage the franchise with implementing SAP. Coop Schweiz Swiss was success in implement SAP in areas of accounting, material management and sales. Migros Genossenschafts-bund A food retailer in Swiss helped by implement SAP in areas of managing supply chain and purchase management (SAP AG, 2006). Similarly Wallmart Global Retailer succed in implementing SAP to support growth , navigate evolving business and regulatory landscape (SAP AG,2010). Harrods one of the world’s largest department store succed in implement SAP to standardize core business process, implement automated and integrated solution, and optimize IS resources to reduce cost -
ANALISIS STRATEGI PERENCANAAN DAN STRATEGI PENGAWASAN TERHADAP KEBERHASILAN USAHA JASA KONSULTAN PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA PT. TAMBORA SETIA JAYA DI JAKARTA
Aldian Syafrin Pratama, 〖Dr.Tri Suratmi ,M.Pd,MKM〗^1, 〖Dr. Ir.Mariati Tamba,MM〗^2 Program Studi Administrasi Bisnis, Program Magister Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia Email: [email protected] Abstrak Keberhasilan usaha merupakan aspek vital bagi kelangsungan bisnis, dan Strategi Perencanaan serta Strategi Pengawasan diyakini memiliki peran penting dalam mencapainya. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengaruh strategi yang digunakan terhadap pencapaian bisnis, terutama dalam konteks tantangan yang dihadapi oleh PT. Tambora Setia Jaya, seperti penundaaan proyek, komunikasi yang kurang efektif, dan faktor-faktor lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis pengaruh Strategi Perencanaan terhadap Keberhasilan Usaha Jasa Konsultan pembangunan sarana dan prasarana, (2) Menganalisis pengaruh Strategi Pengawasan terhadap Keberhasilan Usaha Jasa Konsultan pembangunan sarana dan prasarana, (3) Menganalisis pengaruh Strategi Perencanaan dan Strategi Pengawasan secara simultan terhadap Keberhasilan Usaha Jasa Konsultan pembangunan sarana dan prasarana. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 310 orang dengan besar sampel sebanyak 175 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuisioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan jumlah sampe uji coba 20 orang, disebarkan kepada responden pengguna jasa konsultan. Seluruh indikator dalam kuisioner diukur menggunakan skala Likert 4 poin, yang merepresentasikan tingkat kesetujuan responden terhadap pernyataan yang diajukan. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh positif dan signifikan Strategi Perencanaan terhadap Keberhasilan Usaha Jasa Konsultan. (2) Ada pengaruh positif dan signifikan Strategi Pengawasan terhadap Keberhasilan Usaha Jasa Konsultan. (3) Ada pengaruh positif dan signifikan Strategi Perencanaan dan Strategi Pengawasan secara simultan terhadap Keberhasilan Usaha Jasa Konsultan. Hasil analisis koefisien determinasi yang mencapai 35,2% menunjukkan bahwa kontribusi kedua variabel bebas ini berkontribusi secara signifikan terhadap Keberhasilan Usaha Jasa Konsultan PT. Tambora Setia Jaya. Kata kunci: Strategi Perencanaan, Strategi Pengawasan, Keberhasilan Usaha, Loyalitas Pelanggan Abstract Business success is a vital aspect for business continuity, and Planning Strategy and Monitoring Strategy are believed to have an important role in achieving it. This raises questions regarding the influence of the strategies used on business achievement, especially in the context of the challenges faced by PT. Tambora Setia Jaya, such as project delays, ineffective communication, and environmental factors. The objectives of this study are to (1) Analyze the influence of Planning Strategy on the Success of the Facilities and Infrastructure Development Consulting Services Business, (2) Analyze the influence of Monitoring Strategy on the Success of the Facilities and Infrastructure Development Consulting Services Business, (3) Analyze the influence of Planning Strategy and Monitoring Strategy simultaneously on the Success of the Facilities and Infrastructure Development Consulting Services Business. The type of research used is an analytical survey with a quantitative approach. The research population was 310 people with a sample size of 175 respondents. The sampling technique used was simple random sampling. The data collection instrument was a questionnaire that had been tested for validity and reliability with a trial sample of 20 people, distributed to respondents who used consulting services. All indicators in the questionnaire were measured using a 4-point Likert scale, which represents the level of respondent agreement with the statements submitted. The data analysis used was multiple linear regression analysis. The results of the study showed that: (1) There is a positive and significant influence of Planning Strategy on the Success of Consulting Services Business. (2) There is a positive and significant influence of Supervision Strategy on the Success of Consulting Services Business. (3) There is a positive and significant influence of Planning Strategy and Supervision Strategy simultaneously on the Success of Consulting Services Business. The results of the determination coefficient analysis which reached 35.2% showed that the contribution of these two independent variables contributed significantly to the Success of PT. Tambora Setia Jaya Consulting Services Business. Keywords: Planning Strategy, Monitoring Strategy, Business Success, Customer Loyalty -
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS 1 BOGOR
Jennudin, 〖Dr. Ir.Mariati Tamba,MM〗^1, 〖Dr.Nurminingsih,S.Sos.,M.Si〗^2 Program Studi Administrasi Bisnis, Program Magister Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia Email: [email protected] Abstrak Peningkatan kualitas pelayanan publik di era globalisasi menuntut pengelolaan SDM yang efektif, khususnya di sektor keimigrasian yang menjadi ujung tombak administrasi negara. Rendahnya kepuasan kerja pegawai Imigrasi akibat masalah kompensasi, budaya organisasi, dan gaya kepemimpinan berdampak pada produktivitas dan kualitas layanan. Hal ini menyebabkan kepuasan kerja yang kurang terukur di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 126 orang. Sampel yang diambil berdasarkan kriteria, yaitu: karyawan tetap dan memiliki masa kerja lebih dari 1 tahun. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode total sampling atau sampling jenuh, sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 126 karyawan yang bekerja di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja karyawan, (2) untuk menganalisis pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja karyawan, (3) untuk menganalisis pengaruh Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja karyawan, serta (4) untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kep-emimpinan, dan Kompensasi secara bersama-sama terhadap Kepuasan Kerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui survei. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner melalui Googleform. Hasil Uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi (X1), gaya kepemimpinan (X2), dan kompensasi (X3) terhadap kepuasan kerja (Y). Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, koefisien determinasi menunjukkan hasil yang cukup tinggi, yaitu sebesar 78,5%. Temuan ini menegaskan peran sinergis ketiga faktor sebagai sumber daya strategis. Implikasi praktis bagi organisasi adalah merekomendasikan program workshop penguatan nilai organisasi, pelatihan kepemimpinan, dan evaluasi sistem kompensasi berkala untuk optimalisasi kepuasan kerja di instansi pemerintah. Kata kunci: Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Kompensasi dan Kepuasan Kerja. Abstract The demand for improved public service quality in the globalization era requires effective human resource management, particularly in the immigration sector which serves as the frontline of state administration. Low job satisfaction among immigration employees due to compensation issues, organizational culture, and leadership style has impacted productivity and service quality at Bogor Class 1 Immigration Office. This study population comprised 126 subjects The sample was selected based on specific criteria, namely permanent employees with a tenure of more than one year. The sampling was carried out using the total sampling or census method, resulting in a total of 126 employees from the Class 1 Immigration Office in Bogor being included as respondents in this study. The research objectives were to: (1) analyze the influence of Organizational Culture on employee Job Satisfaction, (2) examine the impact of Leadership Style on employee Job Satisfaction, (3) assess the effect of Compensation on employee Job Satisfaction, and (4) evaluate the combined influence of Organizational Culture, Leadership Style and Compensation on Job Satisfaction. This quantitative research employed survey methodology with data collected through Google Forms questionnaires. T-test results indicated significant positive effects of organizational culture (X1), leadership style (X2), and compensation (X3) on job satisfaction (Y). F-test results demonstrated that these three variables collectively had significant positive impact on job satisfaction. Furthermore, the coefficient of determination showed relatively high results at 78.5%. These findings confirm the synergistic role of these three factors as strategic resources. Practical implications suggest organizations should implement organizational values reinforcement workshops, leadership training programs, and regular compensation system evaluations to optimize job satisfaction in government institutions. Keywords: Organizational Culture, Leadership Style, Compensation and Job Satisfaction -
Pengaruh Terpaan Iklan Toko Online Dan Perilaku Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Alat Olahraga (Studi Di Komunitas Bestminton Jakarta Barat)
Johnathan1, Nurminingsih2, Bachtar Bakrie3 Program Studi Administrasi Bisnis, Program Magister Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia Email: [email protected] Abstrak Pertumbuhan belanja online yang semakin pesat menjadikan iklan digital sebagai salah satu faktor utama dalam memengaruhi perilaku konsumen. Dalam konteks pembelian alat olahraga, terpaan iklan yang tepat dapat membentuk persepsi, memengaruhi preferensi, hingga akhirnya mendorong konsumen untuk mengambil keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Partial Least Squares (PLS) dan melibatkan 100 anggota komunitas Bestminton di Jakarta Barat yang pernah membeli alat olahraga melalui platform toko online. Hasil analisis menunjukkan bahwa terpaan iklan berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumen dan keputusan pembelian, sementara perilaku konsumen juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi iklan yang kreatif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen sebagai upaya meningkatkan efektivitas promosi serta mendorong pertumbuhan penjualan produk alat olahraga secara online. Kata kunci: Terpaan Iklan, Perilaku Konsumen, Keputusan Pembelian Abstract The rapid growth of online shopping has made digital advertising one of the key factors influencing consumer behavior. In the context of purchasing sports equipment, effective ad exposure can shape perceptions, influence preferences, and ultimately drive consumers to make purchasing decisions. This study employs a quantitative approach using the Partial Least Squares (PLS) method and involves 100 members of the Bestminton community in West Jakarta who have previously purchased sports equipment through online store platforms. The analysis results indicate that ad exposure has a significant effect on consumer behavior and purchasing decisions, while consumer behavior also significantly influences purchasing decisions. These findings highlight the importance of creative, relevant, and consumer- oriented advertising strategies in enhancing promotional effectiveness and driving the growth of online sports equipment sales. Keywords: Advertisement Exposure, Consumer Behavior, Purchasing Decision -
PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA, TEKNOLOGI INFORMASI DAN KUALITAS INFORMASI TERHADAP EFEKTIVITAS PENAGIHAN PEMBAYARAN ATAS JASA USAHA PENYEWAAN TRUK DI PT. TRISINDO ASRIKARYA
Muhammad Kelvin Nandita, Dr. Ir. Bachtar Bakrie, M. Sc1, Dr. Ir. Mariati Tamba, MM2 Program Studi Administrasi Bisnis, Program Magister Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia Email: [email protected] Abstrak Efektivitas penagihan pembayaran menjadi elemen penting dalam kelancaran proses arus kas perusahaan. Namun demikian, efektivitas ini sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor internal seperti kompetensi sumber daya manusia, teknologi informasi, dan kualitas informasi yang tersedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) Menganalisis pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas Penagihan Pembayaran, (2) Menganalisis pengaruh Teknologi Informasi terhadap Efektivitas Penagihan Pembayaran, (3) Menganalisis pengaruh Kualitas Informasi terhadap Efektivitas Penagihan Pembayaran, serta (4) Menganalisis pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, dan Kualitas Informasi secara bersama-sama terhadap Efektivitas Penagihan Pembayaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian berjumlah 224 orang dengan jumlah sampel yang didapat dari rumus Slovin sebanyak 100 responden. Pemiliham sampel responden menggunakan Teknik Purposive Sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang disebarkan kepada responden yang terlibat dalam proses penagihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi Sumber Daya Manusia tidak berpengaruh signifikan terhadap Efektivitas Penagihan Pembayaran, (2) Teknologi Informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Penagihan Pembayaran, (3) Kualitas Informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Penagihan Pembayaran, dan (4) ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Penagihan Pembayaran. Nilai koefisien determinasi sebesar 52,8% menunjukkan bahwa kontribusi ketiga variabel bebas terhadap efektivitas penagihan tergolong cukup tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi teknologi informasi dan peningkatan kualitas informasi dalam mendukung efektivitas proses penagihan organisasi. Kata kunci: Kompetensi Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Kualitas Informasi, Efektivitas Penagihan Pembayaran. Abstract The effectiveness of payment collection is a critical element in ensuring smooth cash flow within a company. However, this effectiveness is often influenced by various internal factors such as human resource competency, information technology, and the quality of available information. The objectives of this study are to: (1) analyze the effect of Human Resource Competency on the Effectiveness of Payment Collection, (2) analyze the effect of Information Technology on the Effectiveness of Payment Collection, (3) analyze the effect of Information Quality on the Effectiveness of Payment Collection, and (4) analyze the simultaneous effect of Human Resource Competency, Information Technology, and Information Quality on the Effectiveness of Payment Collection. This study employed an analytical survey method using a quantitative approach. The data analysis method used was multiple linear regression. The study population consisted of 224 individuals, with a sample size of 100 respondents determined using the Slovin formula. Respondents were selected through purposive sampling. Data were collected through questionnaires distributed to individuals involved in the collection process. The results of the study indicate that: (1) Human Resource Competency does not have a significant effect on the Effectiveness of Payment Collection, (2) Information Technology has a positive and significant effect on the Effectiveness of Payment Collection, (3) Information Quality has a positive and significant effect on the Effectiveness of Payment Collection, and (4) the three variables simultaneously have a positive and significant effect on the Effectiveness of Payment Collection. The coefficient of determination value of 52.8% indicates that the contribution of the three independent variables to payment collection effectiveness is relatively high. These findings highlight the importance of optimizing information technology and improving information quality in supporting the effectiveness of organizational collection processes. Keywords: Human Resource Competence, Information Technology, Information Quality, Billing Effectiveness. -
PENGARUH MANAJEMEN KEUANGAN, PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL, DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KINERJA UMKM PADA KENDARIPRENEUR.
Muhammad Fauzi, Dr. Ir. Arif Haryana, M. Sc1, Dr. Tina Rosa, MM. , MSi. , C. F. A. P. )2 Program Studi Administrasi Bisnis, Program Magister Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia Email: [email protected] ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen keuangan, penggunaan media sosial, dan inovasi produk terhadap kinerja UMKM pada Kendaripreneur. Usaha mikro di Kendari menghadapi berbagai tantangan, termasuk kurangnya akses terhadap modal, penguasaan teknologi digital yang rendah, dan kemampuan inovasi yang terbatas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kausal dengan subjek penelitian terdiri dari pelaku usaha mikro yang tergabung dalam komunitas Kendaripreneur, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 300 pelaku usaha, yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu untuk memastikan relevansi data yang diperoleh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden, menggunakan skala Likert untuk mengukur sikap dan persepsi terhadap variabel yang diteliti. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hipotesis dan menentukan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen keuangan memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerja UMKM, diikuti oleh penggunaan media sosial dan inovasi produk. Pengelolaan keuangan yang baik membantu pengambilan keputusan yang tepat, sementara media sosial efektif memperluas pasar. Inovasi produk juga berkontribusi positif meski pengaruhnya lebih kecil. Ketiga faktor ini terbukti saling mendukung dalam meningkatkan kinerja UMKM setelah bergabung dengan Kendaripreneur. Kata kunci: Manajemen Keuangan, Media Sosial, Inovasi Produk dan Kinerja Usaha Mikro ABSTRACT This study aims to analyze the influence of financial management, social media usage, and product innovation on the performance of micro, small, and medium enterprises (MSMEs) under the Kendaripreneur community. Micro enterprises in Kendari face various challenges, including limited access to capital, low digital literacy, and constrained innovation capacity. A quantitative research approach with a causal design was employed, involving micro business actors affiliated with Kendaripreneur as research subjects. The sample consisted of 300 entrepreneurs selected through purposive sampling based on specific criteria to ensure the relevance of the data. Data were collected using questionnaires distributed to respondents, employing a Likert scale to measure attitudes and perceptions related to the studied variables. Data analysis was conducted using descriptive statistics and Structural Equation Modeling (SEM) to test hypotheses and examine the relationships between variables. The findings indicate that financial management has the most significant impact on MSME performance, followed by social media usage and product innovation. Sound financial management supports accurate decision-making, while social media serves as an effective tool for market expansion. Although product innovation has a smaller effect, it still contributes positively. These three factors collectively enhance MSME performance, particularly after joining the Kendaripreneur program. Keywords: financial management, social media, product innovation and micro business performance -
Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas dan Aktivitas terhadap Profitabilitas Rumah Sakit Permata Cibubur Kota Bekasi Periode 2013 – 2023
Vanny Andjani, Ani Nuraini, dan Mariati Tamba Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia [email protected] Abstrak Profitabilitas merupakan indikator utama keberlanjutan operasional rumah sakit dalam industri layanan kesehatan. Namun, banyak rumah sakit di Indonesia, termasuk Rumah Sakit Permata Cibubur, mengalami fluktuasi Profitabilitas yang disebabkan oleh faktor keuangan seperti Likuiditas, Solvabilitas, dan Aktivitas aset. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, dan Aktivitas terhadap Profitabilitas Rumah Sakit Permata Cibubur selama periode 2013–2023. Penelitian ini menggunakan desain Kausal-Komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Regresi Linear Berganda. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan Rumah Sakit Permata Cibubur yang telah diaudit. Populasi berjumlah 13 laporan dengan sampel sejumlah 11 Laporan Tahunan Keuangan yang disajikan dalam Laporan Triwulanan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada pengaruh negatif signifikan Likuiditas terhadap Profitabilitas, (2) ada pengaruh negatif tidak signifikan Solvabilitas terhadap Profitabilitas, (3) ada pengaruh positif tidak signifikan Aktivitas terhadap Profitabilitas, (4) ada pengaruh positif dan signifikan ketiga variabel independen (Likuiditas, Solvabilitas, dan Aktivitas) secara simultan terhadap Profitabilitas. Kata kunci: Profitabilitas, Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas Abstract Profitability is a key indicator of the operational sustainability of hospitals in the healthcare industry. However, many hospitals in Indonesia, including Permata Cibubur Hospital, experience profitability fluctuations due to financial factors such as Liquidity, Solvency, and Asset Activity. This study aims to examine the effect of the Liquidity, Solvency, and Asset Activity on profitability of Permata Cibubur Hospital during the period 2013–2023. A causal-comparative research design with a quantitative approach was employed. Data analysis was conducted using multiple linear regression. Secondary data were obtained from audited financial statements of Permata Cibubur Hospital. The population consisted of 13 financial reports, with 11 annual financial reports presented in quarterly form selected as the sample using purposive sampling. The findings indicate that (1) Liquidity has a negative and significant effect on Profitability, (2) Solvency has a negative but no significant effect on Profitability, (3) Asset Activity has a positive but not significant effect on Profitability, and (4) Liquidity, Solvency, and Asset Activity simultaneously have a positive and significant effect on profitability. Keywords : Profitability, Liquidity, Solvency, Activity Ratio -
PENGARUH CITRA MEREK, PERSEPSI NILAI, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEMEN KAISAR MORTAR DI KOTA TASIKMALAYA
Edwin Rojuddin, Dr. Ir. Mariati Tamba, MM1 , Dr. Ir. Bachtar Bakrie, M. Sc2 (Program Studi Administrasi Bisnis, Program Magister, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia) Email: [email protected] Semen instan merupakan salah satu inovasi dari dunia konstruksi yang menawarkan kemudahan dan efisiensi dalam penggunaannya. Semen instan merupakan produk yang dibuat dari campuran semen PC (Portland Cemen), kapur, pasir dan additive (kimia) dan dikemas dalam kemasan 40kg - 50kg dalam penggunaannya hanya tinggal menambahkan air.Dengan berbagai merek mortar yang sudah beredar di pasaran khususnya di Jawa Barat, membuat produsen Semen Kaisar Mortar berupaya untuk tetap berusaha meningkatkan Kualitas Produk maupun pelayanan pada konsumen agar mampu bersaing di industri tersebut. Data penjualan periode September 2023 sampai dengan Juli 2024 menunjukkan bahwa penjualan Semen Kaisar Mortar terlihat fluktuatif (naik turun), sehingga menyebabkan kinerja penjualan perusahaan kurang maksimal. Hal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya Citra Merek, Persepsi Nilai dan Kualitas Merek dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor Citra Merek, Persepsi Nilai dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Semen Kaisar Mortar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian explanatory. Subjek penelitian adalah konsumen pengguna produk Semen Kaisar Mortar di Kota Tasikmalaya. Jumlah populasi pengguna Semen Kaisar Mortar pada penelitian ini sebanyak 400 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan random sampling. Penetapan besar sampel menggunakan rumus Slovin didapat jumlah konsumen sebanyak 80 resopden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Citra Merek, Persepsi Nilai, dan Kualitas Produk secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian Semen Kaisar Mortar. Hal ini berarti bahwa adanya Citra Merek dan Persepsi Nilai yang baik, serta ditunjang Kualitas Produk yang tinggi, maka akan lebih meningkatkan Keputusan Pembelian konsumen pada produk Semen Kaisar Mortar. Dalam penelitian ini Citra Merek, Persepsi Nilai dan Kualitas Produk pada berpengaruh sebesar 68,3% terhadap Keputusan Pembelian produk Semen Kaisar Mortar , sisanya 31,7% diduga dipengahruhi faktor yang lain seperti Rangsangan Pemasaran dan Psikologi Konsumen. . Kata Kunci: Citra Merek, Persepsi Nilai, Kualitas Produk dan Keputusn Pembelian. THE INFLUENCE OF BRAND IMAGE, PERCEPTION OF VALUE, AND PRODUCT QUALITY ON PURCHASE DECISIONS FOR KAISAR MORTAR CEMENT IN TASIKMALAYA CITY ABSTRACT Instant cement is an innovation in the construction world that offers ease and efficiency in use.Instant cement is a product made from a mixture of PC cement (Portlant Cement),lime, sand and chemical additives, packaged in 40-50 kg,whare users simply need to add water before use.With various mortar brands already on the market, especially in West Java, Kaisar Mortar cement producers strive to continuously improve product quality and customer service to remain competitive in the industry. Sales data from September 2023 to Juli 2024 show that sales of Semen Kaisar Mortar fluctuated, causing the company sales performance to fall short of optimal. This is influenced by several factors, including Brand Image, Perceved Value, Product Quality, and others.The research was conducted with the aim of determining the influence of Brand Image, Perceived Value, and Product Quality on The Purchase Decision of Semen Kaisar Mortar.This study employed an explanatory research design. The subjects were consumers of Kaisar Mortar cement products in Tasikmalaya. The research population consisted of 400 individuals, with the sampling technique using random sampling. The sampel size was determined using the Slovin formula. Resulting in 80 konsuments, Data collection was carried out through the use of questionnaires.. Data analysis used multiple regression Linear analysis. The results showed that Brand Image, Perceived Value, and Product Quality significantly influenced purchasing decisions for Kaisar Mortar Cement, both partially and simultaneously. This means that a positive Brand Image and Perceived value, coupled with high Product Quality, will further enhance consumer purchasing decisions for Kaisar Mortar cement products.In this study, Brand Image, Perceived Value, and Product Quality collectively influenced purchesing decisions by 68,3% for Semen Kaisar Mortar products, while the remaining 31,7% is suspected to be influenced by other factors such as marketing stimull and consumer phsychology. Keywords: Brand Image, Perceived Value, Product Quality and Purchasing Decisions. -
Lembar Balik Panduan Praktis Ibu Menyusui
Fitria Sari, Yuna Trisuci Aprilia, Laila Ulfa, Mijil Mustikoningrum, Winda Lestari -
Pengaruh Kepercayaan, Kualitas Pelayanan dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Jasa Pengamanan pada PT Satria Setia Sejahtera Muda
Sitti Ismayanti Malasulastri1, Ani Nuraini2, dan Tina Rosa3 1,2,3Universitas Respati Indonesia, Jakarta Email: [email protected] Abstrak PT Satria Setia Sejahtera Muda merupakan perusahaan jasa pengamanan yang memiliki pangsa pasar yang luas di Indonesia. Kepuasan pelanggan merupakan faktor utama yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis sejauh mana kepercayaan, kualitas pelayanan, dan harga mempengaruhi kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi strategis bagi perusahaan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan melalui peningkatan kepercayaan, kualitas pelayanan, dan penentuan harga yang kompetitif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh unit usaha yang telah menjalin kerja sama dengan PT Satria Setia Sejahtera Muda sebanyak 103 unit usaha. Sampel penelitian adalah 82 unit usaha yang dipilih secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan, kualitas pelayanan tidak terdapat pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan, harga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepercayaan, kualitas pelayanan, dan harga secara bersama-sama memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini didasari nilai F hitung yang jauh lebih besar dari F tabel, menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh signifikan diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kepercayaan, kualitas pelayanan, dan harga merupakan faktor-faktor kunci yang mempengaruhi kepuasan pelanggan pada perusahaan jasa pengamanan. Oleh karena itu, perusahaan perlu fokus pada peningkatan kepercayaan pelanggan, memperbaiki kualitas pelayanan, dan menetapkan harga yang kompetitif untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Kata kunci : kepercayaan, kualitas pelayanan, harga, kepuasan pelanggan, jasa pengamanan Abstract PT Satria Setia Sejahtera Muda is a security services company with a wide market share in Indonesia. Customer satisfaction is a primary factor influencing the company's sustainability. This study aims to analyze the extent to which trust, service quality, and price influence customer satisfaction. This research aims to provide strategic recommendations for the company to increase customer satisfaction by improving trust, service quality, and setting competitive prices. This study employed a quantitative method with a descriptive and correlational research design. The research population was all business units that had collaborated with PT Satria Setia Sejahtera Muda, totaling 103 business units. A random sample of 82 business units was selected using simple random sampling. Research data was collected through questionnaires that had been tested for validity and reliability. Multiple linear regression analysis was the data analysis technique used. The results showed that trust had no significant effect on customer satisfaction levels, and service quality also had no significant effect on customer satisfaction. However, the variable price had a significant impact on customer satisfaction. Furthermore, the analysis results showed that trust, service quality, and price collectively had a very significant effect on customer satisfaction. The F-calculated value, significantly larger than the F-table value, supports the hypothesis of a significant influence. The study concludes that trust, service quality, and price are key factors influencing customer satisfaction in security services companies. Therefore, the company needs to focus on improving customer trust, improving service quality, and setting competitive prices to increase customer satisfaction. Keywords : trust, service quality, price, customer satisfaction, security services -
Apakah Ada Peran Moderasi dalam Model Konseptual Kepuasan Mahasiswa? Uji Empiris Mahasiswa Politeknik
Kasful Anwar1, Saiful Ghozi2*, Nurminingsih3 Universitas Respati Indonesia, Politeknik Negeri Balikpapan *[email protected] Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kekosongan penelitian mengenai peran kepercayaan mahasiswa sebagai moderator dalam hubungan antara kualitas layanan, keterlibatan mahasiswa, dan kepuasan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Politeknik Negeri Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan mengembangkan model konseptual untuk memahami bagaimana kepuasan mahasiswa. Data dikumpulkan dari 110 mahasiswa akhir yang terdaftar pada tahun akademik 2023-2024, melalui e-questionnaire. Data dianalisis menggunakan teknik PLS-SEM dengan bantuan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, mendukung temuan dari penelitian sebelumnya di konteks pendidikan tinggi. Namun, keterlibatan mahasiswa tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, yang mungkin disebabkan oleh faktor metodologis dan kontekstual. Selain itu, kepercayaan mahasiswa memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan mahasiswa, menunjukkan pentingnya membangun kepercayaan untuk meningkatkan kepuasan. Akan tetapi, kepercayaan mahasiswa tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara kualitas layanan dan keterlibatan mahasiswa terhadap kepuasan mahasiswa. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan mahasiswa dan implikasinya dalam pengelolaan pendidikan tinggi. Kata kunci: kualitas layanan, keterlibatan mahasiswa, kepercayaan mahasiswa, kepuasan mahasiswa, politeknik. Abstract – In this study, we focused on understanding the role of student trust as a moderator in the relationship between service quality, student engagement, and student satisfaction. The research was carried out with students from the Polytechnic State of Balikpapan, East Kalimantan. We developed a conceptual model to gain insights into student satisfaction. Data was collected from 110 final-year students in the 2023-2024 academic year using an e-questionnaire. The data was analysed using the PLS-SEM technique with the help of SmartPLS 4.0 software. The results showed that service quality significantly influences student satisfaction, which aligns with previous research in higher education contexts. However, student engagement did not show a significant effect on student satisfaction, possibly due to methodological and contextual factors. Additionally, we found that student trust has a significant impact on student satisfaction, underscoring the importance of building trust to enhance satisfaction. However, we did not find that student trust acts as a moderator in the relationship between service quality and student engagement with student satisfaction Keywords: -
Pengaruh Penerapan Hospitality dan Mutu Pelayanan Kesehatan Terhadap Kunjungan Ulang Pasien di Puskesmas Cimanuk Kabupaten Pandeglang Di Provinsi Banten
Rifky Adytian1, Mariati Tamba2, dan Bacthar Bakrie3 1,2,3Universitas Respati Indonesia, Jakarta Email: [email protected] Abstrak Pelayanan Puskesmas sebagai salah satu fasilitas Pelayanan Kesehatan milik pemerintah yang memegang peranan sangat penting. Berdasarkan data survey kepuasan oleh Quality Manajemen Representatif (QMR) tahun 2023 menunjukan masih ada 12.1% kurang puas terhadap pelayanan yang diberikan. Indikator ketidakpuasan ditunjukkan dengan adanya keluhan dari pasien terahadap interaksi sehari-hari di lingkungan pelayanan, sehingga berdampak terhadap kunjungan ulang pasien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan hospitality dan mutu pelayanan kesehatan terhadap kunjungan ulang pasien. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 332 orang pasien dan sampel yang diambil dengan cara accidental sampling yaitu sebanyak 181 orang pasien di puskesmas cimanuk. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Analisa data yang digunakan yaitu uji asumsi klasik,analisis linear berganda dan uji hipotesis. Analisis regresi linear berganda penerapan hospitality dan mutu pelayanan kesehatan didapatkan hasil yang menunjukan berpengaruh signifikan terhadap kunjungan ulang pasien. Besarnya pengaruh penerapan hospitality dan mutu pelayanan koefisien determinasi mendapatkan hasil 92.6%, yang menunjukan penerapan hospitality dan mutu pelayanan kesehatan merupakan faktor yang saling melengkapi. Kesimpulan dalam penelitian ini penerapan hospitality dan mutu pelayanan kesehatan secara simultan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kunjungan ulang pasien. Keduanya saling melengkapi dalam menciptakan pengalaman holistik yang memuaskan bagi pasien. Hal ini membentuk loyalitas pasien yang tinggi dan meningkatkan kemungkinan mereka untuk melakukan kunjungan ulang. Kata kunci : penerapan hospitality, mutu pelayanan kesehatan, kunjungan ulang pasien Abstract Puskesmas services are one of the government's health service facilities that play a very important role. Based on satisfaction survey data by Quality Management Representatives (QMR) in 2023, it shows that there are still 12.1% less satisfied with the services provided. Indicators of dissatisfaction are shown by complaints from patients regarding daily interactions in the service environment, which has an impact on patient repeat visits. The aim of this research is to determine the influence of the implementation of hospitality and quality of health services on outpatient revisit. The research design used in this research is an analytical survey with a crosssectional approach. The population in this study was 332 outpatients and the sample taken by accidental sampling was 181 patients at the cimanuk community health center. Data collection methods are primary data and secondary data. The data analysis used is the classic assumption test, multiple linear analysis and hypothesis testing. Multiple linear regression analysis of the implementation of hospitality and quality of health services showed results that showed a significant effect on patient repeat visits. The magnitude of the influence of the application of hospitality and service quality. The coefficient of determination obtained a result of 92.6%, which shows that the application of hospitality and the quality of health services are complementary factors. The conclusion in this study is that the implementation of hospitality and the quality of health services simultaneously has a significant influence on patient repeat visits. The two complement each other in creating a satisfying holistic experience for patients. This creates high patient loyalty and increases their likelihood of repeat visits. Keywords : implementation of hospitality,quality of health services, patient return visits -
Pengaruh Kemudahan dan Kebermanfaatan Penggunaan TAM Terhadap Produktivitas yang Dimediasi oleh Motivasi Kerja di PT Grasia Abadi Mandiri Kota Bekasi
Nelson Fernando1, Tina Rosa2, dan Bachtar Bakrie3 1,2,3Universitas Respati Indonesia, Jakarta Email: [email protected] ABSTRAK Sistem kehadiran manual atau semi-digital yang digunakan memungkinkan terjadinya kebocoran anggaran hingga sekitar 2% dari total nilai proyek. Kebocoran ini berdampak signifikan terhadap efisiensi pengeluaran perusahaan dan memengaruhi profitabilitas jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kemudahan dan kebermanfaatan teknologi pemantauan kinerja terhadap motivasi dan produktivitas pekerja di PT Grasia Abadi Mandiri, Kota Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Penelitian ini melibatkan empat variabel laten: kemudahan penggunaan aplikasi pemantauan kinerja elektronik, kebermanfaatan penggunaan aplikasi pemantauan kinerja elektronik, motivasi kerja, dan produktivitas kerja karyawan. Data dikumpulkan melalui survei kepada karyawan PT Grasia Abadi Mandiri dan dianalisis menggunakan aplikasi Smart-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan aplikasi pemantauan kinerja elektronik secara signifikan mempengaruhi motivasi kerja karyawan, namun tidak secara langsung mempengaruhi produktivitas kerja. Motivasi kerja terbukti sebagai mediator penting yang menghubungkan kemudahan dan kebermanfaatan aplikasi dengan produktivitas kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun aplikasi pemantauan kinerja elektronik tidak meningkatkan produktivitas secara langsung, kemudahan dan kebermanfaatannya meningkatkan motivasi kerja yang pada gilirannya berdampak positif pada produktivitas. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk fokus pada peningkatan fitur kemudahan dan kebermanfaatan aplikasi guna memaksimalkan motivasi kerja karyawan, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja secara keseluruhan. Kata kunci: Kemudahan Teknologi Pemantauan Kerja, Kebermanfaatan Teknologi Pemantauan Kerja, Motivasi Kerja, Produktifitas Kerja. ABSTRACT At PT Grasia Abadi Mandiri, a significant challenge is manipulating attendance records and the number of workers on ongoing projects. The manual or semi-digital attendance system currently in use allows for budget leakage of up to approximately 2% of the total project value. This leakage significantly impacts the company’s expenditure efficiency and affects long-term profitability. Moreover, the absence of accurate monitoring makes it difficult for management to assess employee performance and work discipline. This research aims to evaluate the impact of the ease of use and usefulness of performance monitoring technology on the motivation and productivity of workers at PT Grasia Abadi Mandiri in Bekasi City.The research employs a quantitative approach using Structural Equation Modelling-Partial Least Squares (SEM-PLS). The study involves four latent variables: ease of use, usefulness, work motivation, and employee productivity. Data were collected through a PT Grasia Abadi Mandiri employee survey and analysed using the Smart-PLS application. The findings indicate that the electronic performance monitoring application's ease of use and usefulness significantly influence employee work motivation but do not directly affect work productivity. Work motivation is proven to be an important mediator linking the application's ease of use and usefulness with work productivity.This research concludes that although the electronic performance monitoring application does not directly enhance productivity, its ease of use and usefulness improve work motivation, positively impacting productivity. Therefore, the company is advised to focus on enhancing the application’s features related to ease of use and usefulness to maximise employee work motivation, ultimately leading to improved overall productivity. Additionally, management should consider other factors that can enhance work motivation, as motivation is a critical mediator between application use and work productivity. Keywords: Ease of Use of Performance Monitoring Technology, Usefulness of Performance Monitoring Technology, Work Motivation, Work Productivity -
Pengaruh Citra Merek Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Konsumen PT Kang Dimsum Yuka di Kota Bekasi
Wahyudi1, Arif Haryana2, dan Nurminingsih3 1,2,3Universitas Respati Indonesia, Jakarta Email: [email protected] Abstrak Industri makanan seperti dimsum merupakan produk potensial dan diminati oleh masyarakat pada umumnya, namun kompetitor sejenis juga banyak bermunculan dimana merek juga memberikan pengaruh kepada minat pelanggan, namun disisi lain kualitas pelayanan dapat menjadi salah satu indikator yang memperkuat pelaku usaha dalam mempertahankan pelanggannya disamping kualitas produk yang terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh citra merek, kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen yang dilakukan pada perusahaan Kang Dimsum Yuka di kota Bekasi. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dengan analisis Smart PLS v.4 Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Kang Dimsum Yuka yang ada di kota Bekasi pada bulan Juli 2024 dengan sampel sebanyak 108 responden. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh hasil bahwa terdapat pengaruh antara citra merek terhadap loyalitas konsumen pada Kang Dimsum Yuka, terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen pada Kang Dimsum Yuka dan terdapat pengaruh antara kualitas produk terhadap loyalitas konsumen pada Kang Dimsum Yuka. Disarankan kepada pihak manajemen untuk menjaga dan meningkatkan performa ketiga variabel tersebut agar loyalitas konsumen terjaga dan meningkat. Kata kunci : citra merek, kualitas pelayanan, kualitas produk, loyalitas konsumen Abstract The food industry such as Dimsum is a potential product and is in demand by the public in general, but many similar competitors have also emerged where brands also influence customer interest, but on the other hand, service quality can be an indicator that strengthens business actors in retaining their customers in addition to product quality. awake. This research aims to determine the influence of brand image, service quality and product quality on consumer loyalty at the Kang Dimsum Yuka company. The research method is a quantitative method with Smart PLS v.4 analysis. The population in this research is all Kang Dimsum Yuka consumers in the city of Bekasi in July 2024 with a sample of 108 respondents. Based on the results of the analysis, the results obtained show that there is an influence between brand image on consumer loyalty to Kang Dimsum Yuka, there is an influence between service quality on consumer loyalty to Kang Dimsum Yuka and there is an influence between product quality on consumer loyalty to Kang Dimsum Yuka. It is recommended for management to maintain and improve the performance of these three variables so that consumer loyalty is maintained and increased. Keywords : brand image, service quality, product quality, consumer loyalty -
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Loyalitas Pelanggan Kafe “Dapoer Ide” Bekasi
1Pratiwi TS, 2Suratmi T, 3Haryana A. 1Mahasiswa Magister Administrasi Bisnis Universitas Respati Indonesia [email protected] ABSTRAK Pelanggan berkunjung. Oleh karena itu, persaingan antara kafe satu dan lainnya semakin ketat. Terdapat banyak sekali variasi kafe di Kota Bekasi salah satunya adalah Kafe Dapoer Ide yang berlokasi di Taman Bougenville Estate Jatibening Kota Bekasi. Kafe ini mendirikan konsep warung kopi kekinian yang ditargetkan untuk anak-anak muda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan loyalitas pelanggan Kafe Dapoer Ide di Bekasi Pada Tahun 2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui hasil survei dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling menggunakan 150 sampel dari populasi penelitian yang dihitung selama 3 bulan terakhir. Teknik pengambilan data menggunakan kuisioner yang telah digunakan oleh peneliti sebelumnya yang relevan dengan variabel yang ditetapkan. Analisis data diperoleh dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling. Hasil penelitian menunjukkan kafe ini dikunjungi oleh konsumen dengan usia 20-34 tahun, variabel harga, aksesibilitas, dan pelayanan berhubungan secara signifikan dengan loyalitas pelanggan Kafe Dapoer Ide Bekasi 2024. Adapun variabel kualitas produk makanan dan minuman, suasana lokasi tidak berhubungan secara bermakna. Dapat disimpulkan bahwa akses, pelayanan dan harga dalam sebuah bisnis kafe menjadi variabel yang perlu diperhatikan oleh para pebisnis dan calon pebisnis dalam merencanakan bisnis kafe terutama di daerah pinggiran perkotaan Kata kunci: Pelayanan, Harga, Akses, Loyalitas pelanggan, Kafe ABSTRACT Customers are increasingly visiting cafés, leading to heightened competition among them. Bekasi City offers a wide variety of cafés, one of which is Kafe Dapoer Ide, located in Taman Bougenville Estate Jatibening, Bekasi City. This café features a modern coffee shop concept targeting young people. The purpose of this research is to analyze the factors influencing customer loyalty at Kafe Dapoer Ide in Bekasi in 2024. A quantitative approach was used, within a survey with an accidental sampling technique around 150 samples from the research population over the last three months. Data collection was carried out using a questionnaire previously employed by relevant researchers. Data analysis was performed using Structural Equation Modelling Method. The results indicate that the café attracts consumers aged 20-34 years. Variables such as price, accessibility, and service are significantly associated with customer loyalty at Kafe Dapoer Ide Bekasi in 2024, while product quality and ambiance are not significantly related. It can be concluded that accessibility, service, and price are crucial factors that business owners and potential entrepreneurs should consider when planning a café business, particularly in suburban areas. Keywords: Service, Price, Access, Customer Loyalty, Cafe -
PENGARUH BAURAN PEMASARAN DAN PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HERBALIFE DI KECAMATAN JATISAMPURNA KOTA BEKASI
Rudy Sandry1, Mariati Tamba2, Ani Nuraini3 1Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Program Magister Uniersitas Respati Indonesia 2 3 Dosen Pasca Sarjana Universitas Respati Indonesia [email protected], [email protected], [email protected] Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peningkatan pembukaan Nutrition Club (NC) Herbalife di Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi yang disertai dengan tren penurunan penjualan produk Herbalife di salah satu NC yaitu NC Pojok Bugar Ceria selama periode Februari 2023 hingga Januari 2024. Fenomena yang terjadi meliputi kurangnya pemahaman masyarakat tentang manfaat produk, strategi pemasaran yang belum maksimal, informasi salah yang berkembang, persaingan tinggi, serta faktor sosial dan kepuasan konsumen yang mempengaruhi penjualan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix) dan Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian produk Herbalife di Kecamatan Jatisampurna Kota Bekasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi dalam pelibatan 100 responden konsumen aktif Herbalife dari populasi yang tidak dapat diprediksi pasti yang didapat dari persamaan rumus Lemeshow. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji prasyarat analisis serta uji hipotesis menggunakan peranti lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Bauran Pemasaran dan Perilaku Konsumen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dimana variabel Bauran Pemasaran dominan dalam memberikan pengaruh terhadap Keputusan Pembelian. Secara simultan, variabel Bauran Pemasaran dan Perilaku Konsumen berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa Bauran Pemasaran dan serta Perilaku Konsumen secara parsial dan bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian produk Herbalife di Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi. Kata kunci: Keputusan Pembelian, Bauran Pemasaran, Perilaku Konsumen, Herbalife, Jatisampurna. Abstract This study is motivated by an increase in the opening of Herbalife Nutrition Club (NC) in Jatisampurna District, Bekasi City, which is accompanied by a downward trend in sales of Herbalife products in one of the NCs, namely NC Pojok Bugar Ceria during the period February 2023 to January 2024. The phenomena that occur include a lack of public understanding of the benefits of the product, marketing strategies that have not been maximized, developing misinformation, high competition, and social factors and customer satisfaction that affect sales. The purpose of this study was to analyze the effect of Marketing Mix and Consumer Behavior on Purchasing Decisions for Herbalife products in Jatisampurna District, Bekasi City. The approach used in the research is quantitative with purposive sampling technique that meets the inclusion criteria, in involving 100 active Herbalife consumer respondents from a population that cannot be predicted with certainty obtained from the Lemeshow formula equation. The results showed that partially the Marketing Mix and Consumer Behavior had a positive and significant influence on Purchasing Decisions where the Marketing Mix variable was dominant in exerting influence on Purchasing Decisions. Simultaneously, the Marketing Mix and Consumer Behavior variables have a significant effect on Purchasing Decisions. The conclusion of this study is that the Marketing Mix and and Consumer Behavior partially and jointly have a significant effect on Purchasing Decisions for Herbalife products in Jatisampurna District, Bekasi City. Keywords : Purchase Decision, Marketing Mix, Consumer Behavior, Herbalife, Jatisampurna. -
Pengaruh Pengembangan Karir Dan Work-life balance Terhadap Retensi Karyawan Di Perusahaan Layanan Teknologi Informasi Di Jakarta
Rafi Astonugroho1, Mariati Tamba2, dan Bacthar Bakrie3 1,2,3Universitas Respati Indonesia, Jakarta Email: [email protected] Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengembangan karir dan work-life balance terhadap retensi karyawan di perusahaan layanan teknologi informasi di Jakarta. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya mempertahankan karyawan sebagai bagian esensial dari organisasi, terutama di era globalisasi dan teknologi saat ini. Survei yang dilakukan oleh SEEK, Boston Consulting Group (BCG), dan The Network pada tahun 2023 menunjukkan bahwa di Indonesia, 43% pekerja memprioritaskan work-life balance dan 42% memprioritaskan jenjang karir. Data ini menunjukkan betapa pentingnya kedua faktor tersebut bagi karyawan. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analitik korelasi dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 234 karyawan dipilih dari populasi 561 karyawan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir dan work-life balance memiliki pengaruh signifikan terhadap retensi karyawan. Analisis regresi linear berganda menunjukkan persamaan Y = 6.160 + 0.469 X1 + 0.371 X2 + e, yang berarti setiap peningkatan pada pengembangan karir (X1) dan work-life balance (X2) akan meningkatkan retensi karyawan (Y). Uji t menunjukkan bahwa pengembangan karir (X1) dan work-life balance (X2) memiliki nilai t hitung lebih besar dari t tabel, sehingga hipotesis H1 dan H2 diterima. Uji F menunjukkan bahwa variabel pengembangan karir dan work-life balance secara simultan mempengaruhi retensi karyawan dengan nilai F hitung sebesar 163.536 dan signifikansi 0.000, sehingga hipotesis simultan juga diterima. Kata kunci : pengembangan karir, work-life balance, retensi karyawan Abstract This study examines the impact of career development and work-life balance on employee retention in an IT service company in Jakarta. Retaining employees is crucial, especially in today's era of globalization and technology. A 2023 survey by SEEK, Boston Consulting Group (BCG), and The Network found that 43% of Indonesian workers prioritize work-life balance, and 42% prioritize career paths, highlighting the importance of these factors. The design of this study is quantitative with a correlation analytical method and a cross-sectional design. A research sample of 234 employees was selected from a population of 561 employees using the Slovin formula with a 5% error rate. Data were collected through an online questionnaire and analyzed using normality, multicollinearity, heteroscedasticity tests, and multiple linear regression analysis. The results showed that career development and work-life balance had a significant effect on employee retention. Multiple linear regression analysis shows the equation Y = 6.160 + 0.469 X1 + 0.371 X2 + e, which means that any increase in career development (X1) and work-life balance (X2) will increase employee retention (Y). The t-test shows that career development (X1) and work-life balance (X2) have a t-value greater than the t-table, so that the H1 and H2 hypotheses are accepted. The F-test shows that the career development and work-life balance variables simultaneously affect employee retention with a calculated F-value of 163.536 and a significance of 0.000, so that the simultaneous hypothesis is also accepted. Keywords : career development, work-life balance, employee retention -
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Warung Makan Dapoer Tenaris di Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor
Muhamad Arief Rahmansyah1, Nurminingsih2, dan Kasful Anwar3 1,2,3Universitas Respati Indonesia, Jakarta Email : [email protected] Abstrak Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia dengan komitmen kuat untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kependidikannya. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui pengembangan usaha bersama. Warung makan Dapoer Tenaris adalah salah satu contoh usaha bersama yang didirikan oleh tenaga kependidikan IPB. Warung makan Dapoer Tenaris adalah usaha mikro yang dirintis oleh tenaga kependidikan Departemen Agribisnis FEM IPB. Didirikan dengan konsep berbagi yaitu bukan hanya menjadi sumber pendapatan tambahan bagi para tenaga kependidikan Departemen Agribisnis saja tetapi juga membangun kolaborasi, sinergi dan nilai bersama dengan membangun rasa empati, rasa syukur, rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Akan tetapi, dalam perkembangannya usaha ini kerap kali menghadapi masalah. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengupas apa saja strategi yang dapat dilakukan guna mengembangkan usaha warung makan Dapoer Tenaris. Penelitian ini menggunakan metode Analisis SWOT dan Matrix QSPM guna sebagai alat untuk pengambilan keputusan, sehingga akan menghasilkan strategi yang mapan dan mumpuni. Hasil dari skor rata-rata tertimbang untuk IFE adalah 3,268, sedangkan EFE adalah 3,357 dalam hal ini pada matriks IE menunjukkan posisi growth atau dalam tahap pertumbuhan. Pada penelitian ini menghasilkan 9 strategi alternatif dengan prioritas utama yaitu strategi mempertahankan harga kompetitif dengan meningkatkan efisiensi dengan nilai TAS (Total Attractive Score) sebesar 7,069 menurut perhitungan dari QSPM. Kata Kunci: IPB, Warung Makan Dapoer Tenaris, SWOT, QSPM Abstract Bogor Agricultural University (IPB) is one of the leading public universities in Indonesia with a strong commitment to developing the competence and professionalism of its education staff. One way to achieve this goal is through joint business development. The Dapoer Tenaris food stall is one example of a joint venture established by IPB education staff. Dapoer Tenaris food stall is a micro business pioneered by education staff of the Department of Agribusiness FEM IPB. It was established with the concept of sharing, which is not only a source of additional income for the education staff of the Department of Agribusiness but also builds collaboration, synergy and shared values by building a sense of empathy, gratitude, a sense of togetherness and family. However, in its development, this business often faces problems. Therefore, this study will explore what strategies can be done to develop the Dapoer Tenaris food stall business. This research uses the SWOT Analysis method and the QSPM Matrix as a tool for decision-making, so that it will produce a well-established and qualified strategy. The result of the weighted average score for IFE is 3.268, while the EFE is 3.357 in this case on the IE matrix indicating a growth position or in the growth stage. In this study, 9 alternative strategies with the main priority are the strategy of maintaining competitive prices by increasing efficiency with a TAS (Total Attractive Score) value of 7,069 according to calculations from QSPM. Keywords: IPB, Dapoer Tenaris Food Shop, SWOT, QSPM -
Analisis Strategi Pengembangan Usaha Warung Makan Dapoer Tenaris di Departemen Agribisnis Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor
Muhamad Arief Rahmansyah1, Nurminingsih2, dan Kasful Anwar3 1,2,3Universitas Respati Indonesia, Jakarta Email : [email protected] Abstrak Institut Pertanian Bogor (IPB) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia dengan komitmen kuat untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme tenaga kependidikannya. Salah satu cara untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui pengembangan usaha bersama. Warung makan Dapoer Tenaris adalah salah satu contoh usaha bersama yang didirikan oleh tenaga kependidikan IPB. Warung makan Dapoer Tenaris adalah usaha mikro yang dirintis oleh tenaga kependidikan Departemen Agribisnis FEM IPB. Didirikan dengan konsep berbagi yaitu bukan hanya menjadi sumber pendapatan tambahan bagi para tenaga kependidikan Departemen Agribisnis saja tetapi juga membangun kolaborasi, sinergi dan nilai bersama dengan membangun rasa empati, rasa syukur, rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Akan tetapi, dalam perkembangannya usaha ini kerap kali menghadapi masalah. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengupas apa saja strategi yang dapat dilakukan guna mengembangkan usaha warung makan Dapoer Tenaris. Penelitian ini menggunakan metode Analisis SWOT dan Matrix QSPM guna sebagai alat untuk pengambilan keputusan, sehingga akan menghasilkan strategi yang mapan dan mumpuni. Hasil dari skor rata-rata tertimbang untuk IFE adalah 3,268, sedangkan EFE adalah 3,357 dalam hal ini pada matriks IE menunjukkan posisi growth atau dalam tahap pertumbuhan. Pada penelitian ini menghasilkan 9 strategi alternatif dengan prioritas utama yaitu strategi mempertahankan harga kompetitif dengan meningkatkan efisiensi dengan nilai TAS (Total Attractive Score) sebesar 7,069 menurut perhitungan dari QSPM. Kata Kunci: IPB, Warung Makan Dapoer Tenaris, SWOT, QSPM Abstract Bogor Agricultural University (IPB) is one of the leading public universities in Indonesia with a strong commitment to developing the competence and professionalism of its education staff. One way to achieve this goal is through joint business development. The Dapoer Tenaris food stall is one example of a joint venture established by IPB education staff. Dapoer Tenaris food stall is a micro business pioneered by education staff of the Department of Agribusiness FEM IPB. It was established with the concept of sharing, which is not only a source of additional income for the education staff of the Department of Agribusiness but also builds collaboration, synergy and shared values by building a sense of empathy, gratitude, a sense of togetherness and family. However, in its development, this business often faces problems. Therefore, this study will explore what strategies can be done to develop the Dapoer Tenaris food stall business. This research uses the SWOT Analysis method and the QSPM Matrix as a tool for decision-making, so that it will produce a well-established and qualified strategy. The result of the weighted average score for IFE is 3.268, while the EFE is 3.357 in this case on the IE matrix indicating a growth position or in the growth stage. In this study, 9 alternative strategies with the main priority are the strategy of maintaining competitive prices by increasing efficiency with a TAS (Total Attractive Score) value of 7,069 according to calculations from QSPM. Keywords: IPB, Dapoer Tenaris Food Shop, SWOT, QSPM -
Pengaruh Lingkungan Keluarga, Pendidikan Kewirausahaan Dan Media Sosial Terhadap Minat Berwirausaha Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 44 Jakarta
Kartinah1, Mariati Tamba2, dan Tri Suratmi3 1,2,3Universitas Respati Indonesia, Jakarta Email: [email protected] ABSTRAK Angka pengangguran tertinggi di Indonesia berasal dari jenjang pendidikan menengah, yakni SMA dan SMK. Hal ini mendorong lembaga pendidikan untuk berinovasi dalam menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) siap kerja. Berbagai inovasi perlu dilakukan untuk mengkondisikan siswa terpapar dengan masalah kewirausahaan, di antaranya melalui lingkungan keluarga, pendidikan yang diterima di sekolah dan media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) menganalisis pengaruh variabel Lingkungan Keluarga terhadap Minat Berwirausaha siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 44 Jakarta. (2) menganalisis pengaruh variabel Pendidikan Kewirausahaan terhadap Minat Berwirausaha siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 44 Jakarta. (3) menganalisis pengaruh variabel Media Sosial terhadap Minat Berwirausaha siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 44 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional, instrument dikonstruksi oleh peneliti yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui penyebaran kuesioner. Populasi penelitian 252 siswa dan besar sampel 155 siswa menggunakan rumus Slovin dengan margin of error sebesar 5% dan teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Teknik analisis data menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Lingkungan Keluarga berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Berwirausaha siswa SMAN 44 Jakarta. (2) Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Berwirausaha siswa SMAN 44 Jakarta (3) Media Sosial berpengaruh secara signifikan terhadap Minat Berwirausaha siswa SMAN 44 Jakarta. Kata Kunci: Minat Berwirausaha, Lingkungan Keluarga, Pendidikan Kewirausahaan, Media Sosial. ABSTRACT The highest unemployment rate in Indonesia comes from secondary education levels, namely SMA and SMK. This encourages educational institutions to innovate in producing Human Resources (HR) ready to work. Various innovations need to be carried out to condition students to be exposed to entrepreneurial problems, including through the family environment, education received at school and social media. The purpose of this study was to (1) analyze the influence of Family Environment variables on Entrepreneurial Interests of students at State Senior High School 44 Jakarta. (2) analyze the influence of Entrepreneurship Education variables on Entrepreneurial Interests of students at State Senior High School 44 Jakarta. (3) analyze the influence of Social Media variables on Entrepreneurial Interests of students at State Senior High School 44 Jakarta. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design, the instrument is constructed by researchers who have been tested for validity and reliability through the distribution of questionnaires. The study population is 252 students and the sample size is 155 students using the Slovin formula with a margin of error of 5% and the sampling technique is simple random sampling. The data analysis technique uses SmartPLS software. The results of the study show that (1) Family Environment has a significant influence on the Entrepreneurial Interest of students at SMAN 44 Jakarta. (2) Entrepreneurship Education has a significant influence on the Entrepreneurial Interest of students at SMAN 44 Jakarta. (3) Social Media has a significant influence on the Entrepreneurial Interest of students at SMAN 44 Jakarta. Keywords: Entrepreneurial Interest, Family Environment, Entrepreneurship Education, Social Media. -
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN DI BALAI PENGELOLAAN INFORMASI SUMBERDAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN TAHUN 2023 DI PROVINSI BALI.
Christopher ArI Setiawan1, Bachtar Bakrie1, Mariati Tamba1 1Universitas Respati Indonesia [email protected] Abstrak Balai Pengelolaan Informasi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (BPISDKP) merupakan Satuan Kerja (Satker) Kementerian Kelautan dan Perikanan di bawah naungan Pusat Data Statistik dan Informasi (Pusdatin) Sekretariat Jenderal. Motivasi, Kerjasama Tim, Pengembangan Karir, dan Kompensasi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi Kinerja di Balai Pengelolaan Informasi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (BPISDKP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Motivasi, Kerjasama Tim, Pengembangan Karir, dan Kompensasi terhadap Kinerja. Desain Penelitian yangdigunakan adalah Kuantitatif. Metode kuantitatif merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini dengan analisis regresi linear berganda. Populasi pada penelitian ini sebanyak 48 orang yaitu semua karyawan BPISDKP. Karena terbatasnya populasi, maka sampel yang digunakan adalah sebanyak 48 orang dengan teknik sampel sensus. Cara dan alat ukur yang digunakan adalah kuesioner menggunakan google form. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Motivasi, Kerjasama Tim, Pengembangan Karir, dan Kompensasi berpengaruh dan memiliki nilai positif terhadap Kinerja Karyawan. Kata Kunci : Kinerja Motivasi, Kerjasama Tim, Pengembangan Karir, dan Kompensasi Abstract Balai Pengelolaan Informasi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (BPISDKP) is a Working Unit (Satker) of the Ministry of Marine Affairs and Fisheries under the auspices of the Data and Information Statistics Center (Pusdatin) of the Secretariat General. Motivation, Teamwork, Career Development, and Compensation are factors that influence Performance at Balai Pengelolaan Informasi Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (BPISDKP). This study aims to determine and analyze the influence of Motivation, Teamwork, Career Development, and Compensation on Performance. The research design used is Quantitative. The quantitative method is the method used in this research with multiple linear regression analysis. The population in this study is 48 people, namely all BPISDKP employees. Due to the limited population, the sample used is 48 people with a census sampling technique. The method and measuring instrument used is a questionnaire using google form. The results of this study show that Motivation, Teamwork, Career Development, and Compensation have a positive and significant effect on Employee Performance. Keywords: Performance, Motivation, Teamwork, Career Development, and Compensation -
Sistem Operasi dan Utility
Sistem Operasi dan Utility -
APLIKASI KECERDASAN BUATAN (AI) PADA PEMASARAN (MARKETING)
APLIKASI KECERDASAN BUATAN (AI) PADA PEMASARAN (MARKETING) -
KEAMANAN SISTEM KOMPUTER (COMPUTER SYSTEMS SECURITY)
KEAMANAN SISTEM KOMPUTER (COMPUTER SYSTEMS SECURITY) -
KECERDASAN BUATAN (AI) PADA E-COMMERCE
KECERDASAN BUATAN (AI) PADA E-COMMERCE