Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Di BPM Any Wahyu Wijayanti 2016
Item
Title
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi IUD Di BPM Any Wahyu Wijayanti 2016
Abstract
Program KB nasional adalah metode kontrasepsi jangka panjang. Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan salah satu kontrasepsi yang sangat diprioritaskan pemakainnya oleh BKKBN. Hal ini dikarenakan keefektifannya cukup tinggi yaitu 0,1-1 kehamilan per 100 perempuan Fakta yang patut mendapat perhatian adalah pemakaian metode kontrasepsi suntik memperlihatkan kecenderungan meningkat pada beberapa kurun waktu terakhir ini. Sebaliknya pemakaian metode pil dan IUD cenderung menurun.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi IUD di BPM Any Wahyu Wijayanti Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimen dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang menggunakan KB dan sebagai peserta KB aktif melakukan pelayanan KB di Bpm Any Wahyu Wijayanti Jakarta Timur sebanyak 70 orang.
Hasil penelitian dari 77 responden mayoritas tidak menggunakan kontrasepsi IUD sebanyak 49 orang (63,6%), umur tidak berisiko sebanyak 47 orang (61%), paritas primipara sebanyak 48 orang (62,3%), pendidikan rendah sebanyak 42 orang (63,6%), tidak bekerja sebanyak 51 orang (66,2%), suami tidak mendukung sebanyak 49 orang (63,6%), tingkat pengetahuan kurang sebanyak 51 orang (66,2%). Hasil analisis menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara umur (P=0,000) OR 13,333, paritas (P=0,000) OR 12,045, pendidikan (P=0,000) OR 14,183, pekerjaan (P=0,000) OR 70,5333, dukungan suami (P=0,006) OR 26,278, dengan penggunaan kontrasepsi IUD.
Saran diharapkan agar meningkatkan pengetahuan tentang IUD dengan mengikuti penyuluhan yang diadakan petugas kesehatan dan mencari informasi tentang kontrasepsi IUD.
Kata kunci : Penggunaan Kontrasepsi IUD Umue, Paritas, Pendidikan, Pekerjaan, Dukungan, Suami, Tingkat Pengetahuan
Daftar Bacaan : 35 (2003-2013)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi IUD di BPM Any Wahyu Wijayanti Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif non eksperimen dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang menggunakan KB dan sebagai peserta KB aktif melakukan pelayanan KB di Bpm Any Wahyu Wijayanti Jakarta Timur sebanyak 70 orang.
Hasil penelitian dari 77 responden mayoritas tidak menggunakan kontrasepsi IUD sebanyak 49 orang (63,6%), umur tidak berisiko sebanyak 47 orang (61%), paritas primipara sebanyak 48 orang (62,3%), pendidikan rendah sebanyak 42 orang (63,6%), tidak bekerja sebanyak 51 orang (66,2%), suami tidak mendukung sebanyak 49 orang (63,6%), tingkat pengetahuan kurang sebanyak 51 orang (66,2%). Hasil analisis menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara umur (P=0,000) OR 13,333, paritas (P=0,000) OR 12,045, pendidikan (P=0,000) OR 14,183, pekerjaan (P=0,000) OR 70,5333, dukungan suami (P=0,006) OR 26,278, dengan penggunaan kontrasepsi IUD.
Saran diharapkan agar meningkatkan pengetahuan tentang IUD dengan mengikuti penyuluhan yang diadakan petugas kesehatan dan mencari informasi tentang kontrasepsi IUD.
Kata kunci : Penggunaan Kontrasepsi IUD Umue, Paritas, Pendidikan, Pekerjaan, Dukungan, Suami, Tingkat Pengetahuan
Daftar Bacaan : 35 (2003-2013)
list of authors
Irma Jayanti
Kusmayra Ambarwati, SST, M.Kes
Kusmayra Ambarwati, SST, M.Kes
Date
Februari 2017