Hubungan Faktor Gizi Dan Budaya Dengan Kesembuhan Luka Perineum Di BPM NY.I Kabupaten Cianjur Tahun 2017

Item

Title

Hubungan Faktor Gizi Dan Budaya Dengan Kesembuhan Luka Perineum Di BPM NY.I Kabupaten Cianjur Tahun 2017

Abstract

Perawatan luka perineum bekas jahitan sangatlah penting karena luka bekas jahitan jalan lahir ini dapat menjadi pintu masuk kuman dan menimbulkan infeksi. Robekan jalan lahir merupakan penyebab kedua perdarahan setelah atonia uteri yang terjadi pada hampir persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan faktor gizi dan budaya dengan kesembuhan luka perineum. Tempat penelitian ini dilakukan di BPM NY.I Kabupaten Cianjur sedangkan dalam pengumpulan data dengan metode Accidental Sampling dilaksanakan pada bulan Januari – Februari tahun 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu postpartum yang memiliki luka perineum dengan jumlah populasi sebanyak 105 orang. Pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan Random Sampling yaitu sebanyak 83 ibu postpartum. Pengumpuln data dengan mengguakan kusioner. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat.
Hasil penelitian, menunjukan bahwa kesembuhan luka perineum baik yaitu 72 orang ( 86,7%) , perawatan segi faktor gizi baik 65 orang ( 78,3%), perawatan perineum segi faktor budaya dan keyakinan baik 57 orang ( 68,7%) dan ada hubungan antara faktor gizi dengan kesembuhan luka perineum p value 0,011 < 0,05 , hubungan faktor budaya dan keyakinan p value 0,033 < 0,05. Saran bagi Institusi Pendidikan diharapkan dapat menambah kepustakaan dan pengembangan materi perkuliahan serta sebagai referensi untuk peneliti lain.
Kata kunci : Kesembuhan Luka Perineum. Faktor Gizi dan Budaya
Kepustakaan : 18 (2010–2017)

list of authors

Silvi Diana Maswati, Fitria Sari, SST, M.Kes

Date

Februari 2018

Item sets