Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Di BPM Ny. Q Wonosobo Tanggamus Lampung

Item

Title

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) Di BPM Ny. Q Wonosobo Tanggamus Lampung

Abstract

Angka kematian masyarakat dari waktu ke waktu dapat memberi gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat. Angka kematian bayi di dunia menurut WHO pada tahun 2015 mencapai 75% dari semua kematian balita. Menurut profil kesehatan Provinsi Lampung tahun 2014, kematian bayi terbesar terjadi pada masa perinatal (0-6 hari), diikuti kematian pada masa neonatal (7-28 hari). Penyebab terbesar kematian bayi perinatal dan neonatal di Provinsi Lampung tahun 2014 yaitu disebabkan oleh Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional. Jumlah populasi yaitu ibu yang melahirkan berjumlah 84 ibu. Pengampilan sampel dengan tekhnik Total Sampling.Metode pengambilan dengan mencatat data rekam medic. Analisis statistic menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Tidak ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan nilai p value = 0,932. Tidak ada hubungan antara pendidikan dengan kejadian BBLR yaitu nilai p value = 0,580. Tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian BBLR yaitu nilai p value = 0,365. Tidak ada hubungan antara pekerjaan dengan kejadian BBLR yaitu nilai p value = 0,763. Bagi institusi diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR).
Kata Kunci : Kejadian BBLR, Umur ibu, Pendidikan, Paritas dan Pekerjaan

list of authors

Rika Fillahi Attaqi, Santi Agustina, SKM, M.Kes

Date

18 Februari 2018

Item sets