Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Mahasiswi Dalam Memilih Program Studi DIII Kebidanan Di Stikes “K” Tahun 2016
Item
Title
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Mahasiswi Dalam Memilih Program Studi DIII Kebidanan Di Stikes “K” Tahun 2016
Abstract
ABSTRAK
Minat merupakan variabel penting yang mempengaruhi tercapainya prestasi belajar atau cita–cita yang diharapkan.Tidak banyak yang dapat diharapkan untuk menghasilkan prestasi belajar yang baik dari seorang anak didik yang tidak berminat untuk mempelajari sesuatu.Sedangkan motivasi berfungsi sebagai pendorong seseorang untuk berbuat, menentukan arah perbuatan, dan menyelesaikan perbuatan, selain itu juga sebagai pendorong untuk melakukan usaha dan pencapaian prestasi dan tanggung jawab terhadap pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan minat mahasiswi dalam memilih prodi dIII kebidanan di stikes “K” Karawang tahun 2015-2016.
Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional yang diperoleh secara bersamaan, data yang diperoleh adalah data primer yang diperoleh dengan menyebarka kuesioner. Lokasi penelitian ini di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan “K” Kota Karawang Jawa Barat. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari-Mei 2016. Cara pengambilan data adalah dengan tehnik random smpling dari sekuruh mahasiswi DIII Kebidanan STIKes “K” KArawang. Dari Hasil penelitian diketahui Mahasiswi yang berminat pada prodi DIII Kebidanan adalah 55,9%, sedangkan Mahasiswi yang berminat pada prodi DIII Kebidanan adalah sebanyak 44,1%. Hasil uji chi-square, didapatkan variabel yang berhubungan dengan minat < 0,05 adalah Dorongan Keluarga 0,043 dan Lingkungan Sosial 0,025, dan variabel yang tidak berhubungan dengan Minat (P value > 0,05) adalah Kuaitas Perguruan Tinggi.
Disimpulkan bahwa minat masih sangat di pengaruhi oleh dukungan keluarga dan pengaruh lingkungan social.
Kata Kunci : Minat, Dorongan Keluarga, Lingkungan Sosial.
Minat merupakan variabel penting yang mempengaruhi tercapainya prestasi belajar atau cita–cita yang diharapkan.Tidak banyak yang dapat diharapkan untuk menghasilkan prestasi belajar yang baik dari seorang anak didik yang tidak berminat untuk mempelajari sesuatu.Sedangkan motivasi berfungsi sebagai pendorong seseorang untuk berbuat, menentukan arah perbuatan, dan menyelesaikan perbuatan, selain itu juga sebagai pendorong untuk melakukan usaha dan pencapaian prestasi dan tanggung jawab terhadap pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan minat mahasiswi dalam memilih prodi dIII kebidanan di stikes “K” Karawang tahun 2015-2016.
Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional yang diperoleh secara bersamaan, data yang diperoleh adalah data primer yang diperoleh dengan menyebarka kuesioner. Lokasi penelitian ini di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan “K” Kota Karawang Jawa Barat. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari-Mei 2016. Cara pengambilan data adalah dengan tehnik random smpling dari sekuruh mahasiswi DIII Kebidanan STIKes “K” KArawang. Dari Hasil penelitian diketahui Mahasiswi yang berminat pada prodi DIII Kebidanan adalah 55,9%, sedangkan Mahasiswi yang berminat pada prodi DIII Kebidanan adalah sebanyak 44,1%. Hasil uji chi-square, didapatkan variabel yang berhubungan dengan minat < 0,05 adalah Dorongan Keluarga 0,043 dan Lingkungan Sosial 0,025, dan variabel yang tidak berhubungan dengan Minat (P value > 0,05) adalah Kuaitas Perguruan Tinggi.
Disimpulkan bahwa minat masih sangat di pengaruhi oleh dukungan keluarga dan pengaruh lingkungan social.
Kata Kunci : Minat, Dorongan Keluarga, Lingkungan Sosial.
list of authors
Suci Mulyati
Dr. Tri Suratmi,MPd
Dr. Tri Suratmi,MPd
Date
Agustus, 2016