Analisis Hubungan Umur, Paritas, dan Riwayat SC dengan Kejadian Plasenta Previa di RSUD “PR” Jakarta Timur Tahun 2015
Item
Title
Analisis Hubungan Umur, Paritas, dan Riwayat SC dengan Kejadian Plasenta Previa di RSUD “PR” Jakarta Timur Tahun 2015
Abstract
ABSTRAK
Kematian maternal adalah perdarahan obstretik (24,8%), infeksi (14,9%), eklampsia (12,9%), partus tidak maju/distosia (6,9%), abortus yang tidak aman (12,9%), dan sebab-sebab langsung lain (7,9/%). Berdasarkan data rekam medik di RSUD “PR” Jakarta Timur, kejadian plasenta previa tahun 2013 sebanyak 50 orang dari 822 ibu hamil (6,08%), meningkat pada tahun 2014 sebanyak 78 orang dari 765 ibu hamil (10,19%), dan meningkat lagi pada tahun 2015 sebanyak 98 orang dari 686 ibu hamil (14,28%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan Analisis Hubungan Umur, Paritas dan Riwayat SC dengan Kejadian Plasenta Previa di RSUD “PR” Jakarta Timur Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Survey Analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dan menggunakan data sekunder, populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang berjumlah 227 orang. Penelitian ini dilakukan pada periode Februari sampai Juni 2016 dimana dalam pengambilan sampel yang berjumlah 227 orang dengan menggunakan tekhnik total sampling, dengan nilai α=0.05 data yang diperoleh dari hasil catatan rekam medik dengan alat bantu lembar cheklist. Pengolahan data menggunakan komputer, analisa univariat dan analisa bivariat. Dari uji Chi Square didapat, ada hubungan yang bermakna antara umur dengan kejadian plasenta previa (P-value 0,004), ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian plasenta previa (P-value 0,002) dan ada pula hubungan yang bermakna antara riwayat SC dengan kejadian plasenta previa (P-value 0,001). Diharapkan dari hasil penelitian ini petugas kesehatan dapat lebih meningkatkan program Keluarga Berencana (KB), lalu memberikan penyuluhan mengenai resiko tinggi dalam kehamilan, bila tidak ada indikasi tidak harus dengan operasi Caesar.
Kata kunci : Umur, Paritas, Riwayat SC, Kejadian Plasenta Previa
Kematian maternal adalah perdarahan obstretik (24,8%), infeksi (14,9%), eklampsia (12,9%), partus tidak maju/distosia (6,9%), abortus yang tidak aman (12,9%), dan sebab-sebab langsung lain (7,9/%). Berdasarkan data rekam medik di RSUD “PR” Jakarta Timur, kejadian plasenta previa tahun 2013 sebanyak 50 orang dari 822 ibu hamil (6,08%), meningkat pada tahun 2014 sebanyak 78 orang dari 765 ibu hamil (10,19%), dan meningkat lagi pada tahun 2015 sebanyak 98 orang dari 686 ibu hamil (14,28%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan Analisis Hubungan Umur, Paritas dan Riwayat SC dengan Kejadian Plasenta Previa di RSUD “PR” Jakarta Timur Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Survey Analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional dan menggunakan data sekunder, populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang berjumlah 227 orang. Penelitian ini dilakukan pada periode Februari sampai Juni 2016 dimana dalam pengambilan sampel yang berjumlah 227 orang dengan menggunakan tekhnik total sampling, dengan nilai α=0.05 data yang diperoleh dari hasil catatan rekam medik dengan alat bantu lembar cheklist. Pengolahan data menggunakan komputer, analisa univariat dan analisa bivariat. Dari uji Chi Square didapat, ada hubungan yang bermakna antara umur dengan kejadian plasenta previa (P-value 0,004), ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian plasenta previa (P-value 0,002) dan ada pula hubungan yang bermakna antara riwayat SC dengan kejadian plasenta previa (P-value 0,001). Diharapkan dari hasil penelitian ini petugas kesehatan dapat lebih meningkatkan program Keluarga Berencana (KB), lalu memberikan penyuluhan mengenai resiko tinggi dalam kehamilan, bila tidak ada indikasi tidak harus dengan operasi Caesar.
Kata kunci : Umur, Paritas, Riwayat SC, Kejadian Plasenta Previa
list of authors
Rizka Febriani,
Nani Aisyiyah,SST,MKes
Nani Aisyiyah,SST,MKes
Date
Juli, 2016