Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemerikaan Antenatal Care Di Polindes Margaluyu Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2017
Item
Title
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemerikaan Antenatal Care Di Polindes Margaluyu Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2017
Abstract
xiv bagian awal + 78 hal + 12 tabel + 2 gambar + 6 Lampiran
ABSTRAK
Hasil studi pendahuluan yang dilakukan kepada 10 orang ibu hamil di PolindesMargaluyu Kecamatan Pancatengah diperoleh keterangan bahwasebanyak 4 orang ibu hamil tidak rutin setiap bulan memeriksakan kehamilannya, dari jumlah tersebut sebanyak 2 orang mengatakan tidak mengetahui pentingnya pemeriksaan kehamilan 2 orang mengetahui pentingnya pemeriksaan kehamilan. Sebanyak 6 orang melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, 4 orang diantaranya mendapat dukungan dari suami seperti mengantar ke tempat pemeriksaan, sedangkan 2 orang ibu hamil mengatakan tidak mendapat dukungan dari suami
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini ibu hamil sebanyak 51 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan secara langsung kepada ibu hamil melalui kunjungan rumah dan dalam kegiatan Posyandu kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensidan uji chi square.
Hasil penelitian didapatkan pemeriksaan kehamilan di Polindes Margaluyu sebagian besar termasuk sesuai standar (62.7%), Pendidikan termasuk rendah (80.4%), Pengetahuan termasuk baik (80.4%), jarak ke fasilitas kesehatan termasuk dekat (64.7%), mendapat dukungan suami (58.8%), bidan kurang berperan (52.9%). Hasil uji statistik menunjukan faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan kehamilan adalah pengetahuan (0.000), letak geografis (0,004), dukungan suami (0.001), peran bidan (0.000) dan yang tidak ada terdapat hubungan adalah pendidikan (0,104).
Kesimpulan dari penelitian ini faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan kehamilan adalah pengetahuan, letak geografis, dukungan suami dan peran bidan. Oleh karena itu Ibu hamil disarankan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan, sehingga ibu dapat memiliki motivasi untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya.
Kata Kunci : Pemeriksaan Antenatal Care (ANC)
Kepustakaan : 29 (2003-2017)
ABSTRAK
Hasil studi pendahuluan yang dilakukan kepada 10 orang ibu hamil di PolindesMargaluyu Kecamatan Pancatengah diperoleh keterangan bahwasebanyak 4 orang ibu hamil tidak rutin setiap bulan memeriksakan kehamilannya, dari jumlah tersebut sebanyak 2 orang mengatakan tidak mengetahui pentingnya pemeriksaan kehamilan 2 orang mengetahui pentingnya pemeriksaan kehamilan. Sebanyak 6 orang melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur, 4 orang diantaranya mendapat dukungan dari suami seperti mengantar ke tempat pemeriksaan, sedangkan 2 orang ibu hamil mengatakan tidak mendapat dukungan dari suami
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel dalam penelitian ini ibu hamil sebanyak 51 orang yang diperoleh dengan teknik total sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang diberikan secara langsung kepada ibu hamil melalui kunjungan rumah dan dalam kegiatan Posyandu kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensidan uji chi square.
Hasil penelitian didapatkan pemeriksaan kehamilan di Polindes Margaluyu sebagian besar termasuk sesuai standar (62.7%), Pendidikan termasuk rendah (80.4%), Pengetahuan termasuk baik (80.4%), jarak ke fasilitas kesehatan termasuk dekat (64.7%), mendapat dukungan suami (58.8%), bidan kurang berperan (52.9%). Hasil uji statistik menunjukan faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan kehamilan adalah pengetahuan (0.000), letak geografis (0,004), dukungan suami (0.001), peran bidan (0.000) dan yang tidak ada terdapat hubungan adalah pendidikan (0,104).
Kesimpulan dari penelitian ini faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan kehamilan adalah pengetahuan, letak geografis, dukungan suami dan peran bidan. Oleh karena itu Ibu hamil disarankan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan, sehingga ibu dapat memiliki motivasi untuk melakukan pemeriksaan kehamilannya.
Kata Kunci : Pemeriksaan Antenatal Care (ANC)
Kepustakaan : 29 (2003-2017)
list of authors
Lilis Siti Nurlaelah
Wasnidar,Dipl.Mw,M.kes
Wasnidar,Dipl.Mw,M.kes
Date
Juli