Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan BBLR Pada Persalinan Aterm Di RSUD Bekasi Tahun 2016
Item
Title
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan BBLR Pada Persalinan Aterm Di RSUD Bekasi Tahun 2016
Abstract
XVII + 49 halaman + 8 tabel + 2 gambar + 48 lampiran
ABSTRAK
Berat badan bayi lahir rendah merupakan komplikasi pada bayi yang dapat menyebabkan kematian neonatus. Data yang ada di RSUD Bekasi kasus BBLR pada tahun 2016 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. berbagai faktor penyebab BBLR diantaranya adalah umur ibu, pendidikan ibu, anemia dan gizi ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur ibu, pendidikan ibu, anemia dan gizi ibu dengan kejadian BBLR pada bayi baru lahir.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis rancangan penelitian case control. Sampel dalam penelitian kelompok kasus sebanyak 100 orang bayi yang mengalami BBLR dan kontrol sebanyak 100 orang bayi yang tidak mengalami BBLR, yang ditentukan secara purposive sampling. Data-data tersebut diperoleh menggunakan format cheklist kemudian dianalisis secara bivariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kejadian bayi baru lahir dengan BBLR di RSUD Bekasi Tahun 2016 mencapai 50,0%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara umur ibu dengan BBLR dengan p value 0.003 dan OR 2,919 (1,468-5,805), tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian BBLR dengan p value 0.117 dan OR 1,725 (925-3,216), terdapat hubungan antara anemia dengan kejadian BBLR dengan p value 0.000 dan OR 3,930 (2,136-7,230), terdapat hubungan antara gizi ibu dengan kejadian BBLR dengan p value 0.000 dan OR 3,535 (1,835-6,811), .
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara umur ibu, anemia dan gizi ibu dengan BBLR dan tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan BBLR. Oleh karena itu ibu bidan sebaiknya dapat melakukan penanganan yang optimal pada bayi BBLR.
Daftar bacaan : Buku 15 (2006-2016)
Internet 5
Kata Kunci : BBLR, Umur Ibu, Pendidikan Ibu, Anemia dan Status Gizi.
ABSTRAK
Berat badan bayi lahir rendah merupakan komplikasi pada bayi yang dapat menyebabkan kematian neonatus. Data yang ada di RSUD Bekasi kasus BBLR pada tahun 2016 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. berbagai faktor penyebab BBLR diantaranya adalah umur ibu, pendidikan ibu, anemia dan gizi ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur ibu, pendidikan ibu, anemia dan gizi ibu dengan kejadian BBLR pada bayi baru lahir.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis rancangan penelitian case control. Sampel dalam penelitian kelompok kasus sebanyak 100 orang bayi yang mengalami BBLR dan kontrol sebanyak 100 orang bayi yang tidak mengalami BBLR, yang ditentukan secara purposive sampling. Data-data tersebut diperoleh menggunakan format cheklist kemudian dianalisis secara bivariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kejadian bayi baru lahir dengan BBLR di RSUD Bekasi Tahun 2016 mencapai 50,0%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan antara umur ibu dengan BBLR dengan p value 0.003 dan OR 2,919 (1,468-5,805), tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian BBLR dengan p value 0.117 dan OR 1,725 (925-3,216), terdapat hubungan antara anemia dengan kejadian BBLR dengan p value 0.000 dan OR 3,930 (2,136-7,230), terdapat hubungan antara gizi ibu dengan kejadian BBLR dengan p value 0.000 dan OR 3,535 (1,835-6,811), .
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara umur ibu, anemia dan gizi ibu dengan BBLR dan tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan BBLR. Oleh karena itu ibu bidan sebaiknya dapat melakukan penanganan yang optimal pada bayi BBLR.
Daftar bacaan : Buku 15 (2006-2016)
Internet 5
Kata Kunci : BBLR, Umur Ibu, Pendidikan Ibu, Anemia dan Status Gizi.
list of authors
Dewi Puspita Sari
Akhmad Muttaqin,M.Epid
Akhmad Muttaqin,M.Epid
Date
Agustus