FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD KABUPATEN BEKASI TAHUN 2015
Item
Title
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU BERSALIN DI RSUD KABUPATEN BEKASI TAHUN 2015
Abstract
ABSTRAK
Preeklampsia masih merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas ibu apabila tidak ditangani secara adekuat. Ada banyak hal yang mempengaruhi terjadinya preeklampsia, beberapa diantaranya adalah umur, paritas, kunjungan Antenatal Care dan tingkat pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2015 dengan pendekatan kuantitatif desain cross sectional. Populasi dan sampel pada penelitian ini sama, yaitu semua ibu bersalin di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2015 yang mengalami preeklampsia ringan dan preeklampsia berat sebanyak 253. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 253 sampel ibu bersalin, yang mengalami preeklampsia berat sebanyak 173 kasus (68,4 %) dan yang mengalami preeklampsia ringan sebanyak 80 kasus (31,6 %). Dari keempat variabel independen yang diteliti, yaitu umur (Pvalue = 0,006), paritas (Pvalue = 0,025), kunjungan Antenatal Care (Pvalue = 0,026) dan tingkat pendidikan (Pvalue = 0,037), semua variabel menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian preeklampsia. Saran penulis yaitu perlu direkomendasikan pada tenaga pelayanan kesehatan untuk memberikan motivasi kepada ibu hamil agar melakukan kunjungan Antenatal Care secara teratur sehingga kejadian preeklampsia dapat di minimalisasikan.
Kata kunci : Persalinan, Preeklampsia, Umur, Paritas, Kunjungan Antenatal Care, Tingkat Pendidikan
Daftar Pustaka : 15 buku (2003 - 2010)
Preeklampsia masih merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas ibu apabila tidak ditangani secara adekuat. Ada banyak hal yang mempengaruhi terjadinya preeklampsia, beberapa diantaranya adalah umur, paritas, kunjungan Antenatal Care dan tingkat pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2015 dengan pendekatan kuantitatif desain cross sectional. Populasi dan sampel pada penelitian ini sama, yaitu semua ibu bersalin di RSUD Kabupaten Bekasi tahun 2015 yang mengalami preeklampsia ringan dan preeklampsia berat sebanyak 253. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 253 sampel ibu bersalin, yang mengalami preeklampsia berat sebanyak 173 kasus (68,4 %) dan yang mengalami preeklampsia ringan sebanyak 80 kasus (31,6 %). Dari keempat variabel independen yang diteliti, yaitu umur (Pvalue = 0,006), paritas (Pvalue = 0,025), kunjungan Antenatal Care (Pvalue = 0,026) dan tingkat pendidikan (Pvalue = 0,037), semua variabel menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian preeklampsia. Saran penulis yaitu perlu direkomendasikan pada tenaga pelayanan kesehatan untuk memberikan motivasi kepada ibu hamil agar melakukan kunjungan Antenatal Care secara teratur sehingga kejadian preeklampsia dapat di minimalisasikan.
Kata kunci : Persalinan, Preeklampsia, Umur, Paritas, Kunjungan Antenatal Care, Tingkat Pendidikan
Daftar Pustaka : 15 buku (2003 - 2010)
list of authors
Desmiyati Nazar, Yuna Trisuci Aprillia,SST,MKes
Date
Juni, 2016