Faktor-Faktor Yang Berhubungan Ibu Bersalin Dengan Kejadian Induksi Di Rumah Sakit Umum Daerah X Jawa Barat Tahun 2015

Item

Title

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Ibu Bersalin Dengan Kejadian Induksi Di Rumah Sakit Umum Daerah X Jawa Barat Tahun 2015

Abstract

ABSTRAK
Induksi persalinan merupakan tindakan yang banyak dilakukan untuk mempercepat persalinan. Induksi partus dengan menambah kekuatan dari luar tidak boleh merugikan ibu dan janinnya dalam usaha menuju kesehatan ibu dan tindaakan lebih lanjut induksi partus harus dilakukan dirumah sakit yang memiliki fasilitas tindakan lebih lanjut Induksi partus merupakan tindakan yang berkelanjutan menuju operatif pervaginam dan seksio caesaria, (Manuaba 2010).
Penelitian menggunakan data sekunder dengan metode deskriptif dan tehnik pengambilan sample secara total sampling yaitu sample terdiri dari total keseluruhan populasi. Objek penelitian yaitu seluruh ibu bersalin di RSUD Cibinong Bogor Tahun 2015 ibu bersalin berjumlah 269 persalinan dengan kasus induksi persalinan sebanyak 247 orang. Instrumen menggunakan tabel chek list. Analisa data menggunakan komputer, meliputi analisa univariat dan analisa bivariat.
Hasil penelitian bivariat berdasarkan kejadian induksi persalinan dengan kehamilan lewat waktu chi square didapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05 berarti ada hubungan antara kehamilan lewat waktu dengan kejadianinduksi persalinan. Berdasarkan ketuban pecah dini terhadap induksi persalinan didapatkan nilai p value = 0,00 < α = 0,05 berarti ada hubungan antara umur ibu dengan kejadian rupture perineum.
Saran penelitian kepada ibu yang sedang hamil untuk rajin melakukan melakukan pemeriksaan kehamilan untuk mencegah terjadinya induksi persalinan secara dini.
Kata Kunci : KEJADIAN INDUKSI PERSALINAN, KEHAMILAN LEWAT WAKTU, KETUBAN PECAH DINI

list of authors

Sesilia Helvi, Santi Agustina,Am.Keb,SKM,MKes

Date

Juli, 2016

Item sets