Faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Siswa tentang Kesehatan Reproduksi Remaja di SMA X Tasikmalaya Tahun 2016
Item
Title
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Pengetahuan Siswa tentang Kesehatan Reproduksi Remaja di SMA X Tasikmalaya Tahun 2016
list of authors
Kamilawati Nur Febriyani, Zainal Abidin,MSc
Date
Juni, 2016
Abstract
xv + 78 Halaman + 12 Tabel + 2 Bagan + 4 Lampiran
ABSTRAK
Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Lokasi penelitian ini di SMA X Kota Tasikmalaya. Waktu penelitian pada bulan Juni-Juli 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMA X sebanyak 797 orang dan sampel adalah siswa kelas XI IPA sebanyak 82 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan mengunakan uji chi square
Hasil penelitian diketahui responden yang memiliki pengetahuan baik tentang kesehatan reproduksi sebanyak 36 orang (43,9%), sedangkan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 46 orang (56,1%). Variabel yang berhubungan secara signifikan (Pvalue ≤ 0,05) adalah motivasi, sumber informasi, dan peran sekolah. Variabel yang tidak berhubungan secara signifikan (Pvalue > 0,05) adalah peran teman sebaya dan peran orang tua.
Simpulan penelitian ini adalah sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (56,1%) tentang kesehatan reproduksi remaja, maka diharapkan diharapkan kepada guru untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi remaja sehingga siswa mendapatkan informasi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhanya.
Kata Kunci : Pengetahuan, Kesehatan reproduksi remaja, SMA X Tasikmalaya
Daftar Pustaka : 22 (2002-2016)
ABSTRAK
Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Lokasi penelitian ini di SMA X Kota Tasikmalaya. Waktu penelitian pada bulan Juni-Juli 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMA X sebanyak 797 orang dan sampel adalah siswa kelas XI IPA sebanyak 82 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan mengunakan uji chi square
Hasil penelitian diketahui responden yang memiliki pengetahuan baik tentang kesehatan reproduksi sebanyak 36 orang (43,9%), sedangkan yang memiliki pengetahuan kurang baik sebanyak 46 orang (56,1%). Variabel yang berhubungan secara signifikan (Pvalue ≤ 0,05) adalah motivasi, sumber informasi, dan peran sekolah. Variabel yang tidak berhubungan secara signifikan (Pvalue > 0,05) adalah peran teman sebaya dan peran orang tua.
Simpulan penelitian ini adalah sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (56,1%) tentang kesehatan reproduksi remaja, maka diharapkan diharapkan kepada guru untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai kesehatan reproduksi remaja sehingga siswa mendapatkan informasi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhanya.
Kata Kunci : Pengetahuan, Kesehatan reproduksi remaja, SMA X Tasikmalaya
Daftar Pustaka : 22 (2002-2016)