Hubungan Karakterisrik Ibu Hamil Dengan Kejadian Anemia Di Puskesmas Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan Tahun 2016
Item
Title
Hubungan Karakterisrik Ibu Hamil Dengan Kejadian Anemia Di Puskesmas Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan Tahun 2016
list of authors
Arapatil Huda, Santi Agustina,Am.Keb,SKM,MKes
Date
Mei, 2016
Abstract
xv + 68 Halaman, + 8 tabel, + 3 Gambar, + 6 Lampiran
ABSTRAK
Anemia merupakan Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar hemoglobin < 10,5 gr% pada trimester II (Depkes RI, 2009). Pada tahun 2013, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1%. Pemberian tablet Fe di Indonesia pada tahun 2012 sebesar 85%. Presentase ini mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2011 yang sebesar 83,3%. Meskipun pemerintah sudah melakukan program penanggulangan anemia pada ibu hamil yaitu dengan memberikan 90 tablet Fe kepada ibu hamil selama periode kehamilan dengan tujuan menurunkan angka anemia ibu hamil, tetapi kejadian anemia masih tinggi. (Kementerian Kesehatan RI, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakterisik ibu hamil dengan kejadian anemia di puskesmas kecamatan setiabudi pada tahun 2016. Jenis penelitian ini menggunakan.penelitian kuantitaif dengan pendekatan penelitian secara Cross Sectional. Sampel penelitian adalah 190 ibu hamil. Hasil penelitian Ada hubungan antara umur, paritas dan pendidikan dengan kejadian anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kecamatan Setiabudi Tahun 2016. Dengan variabel umur di dapatkan hasil p value 0,000 < α (0,05), variable paritas didapat hasil p value 0,000 < α (0,05) dan variable pendidikan di dapatkan hasil p value 0,000 < α (0,05).
Kata Kunci : Kejadian Anemia, Umur, Paritas dan Pendidikan
Daftar Pustaka : 24 (2005-2015)
ABSTRAK
Anemia merupakan Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar hemoglobin < 10,5 gr% pada trimester II (Depkes RI, 2009). Pada tahun 2013, prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia sebesar 37,1%. Pemberian tablet Fe di Indonesia pada tahun 2012 sebesar 85%. Presentase ini mengalami peningkatan dibandingkan pada tahun 2011 yang sebesar 83,3%. Meskipun pemerintah sudah melakukan program penanggulangan anemia pada ibu hamil yaitu dengan memberikan 90 tablet Fe kepada ibu hamil selama periode kehamilan dengan tujuan menurunkan angka anemia ibu hamil, tetapi kejadian anemia masih tinggi. (Kementerian Kesehatan RI, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakterisik ibu hamil dengan kejadian anemia di puskesmas kecamatan setiabudi pada tahun 2016. Jenis penelitian ini menggunakan.penelitian kuantitaif dengan pendekatan penelitian secara Cross Sectional. Sampel penelitian adalah 190 ibu hamil. Hasil penelitian Ada hubungan antara umur, paritas dan pendidikan dengan kejadian anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Kecamatan Setiabudi Tahun 2016. Dengan variabel umur di dapatkan hasil p value 0,000 < α (0,05), variable paritas didapat hasil p value 0,000 < α (0,05) dan variable pendidikan di dapatkan hasil p value 0,000 < α (0,05).
Kata Kunci : Kejadian Anemia, Umur, Paritas dan Pendidikan
Daftar Pustaka : 24 (2005-2015)