Determinan Pengetahuan Remaja Terhadap Perilaku Seks Pranikah di SMKN X Jakarta Timur Tahun 2016
Item
Title
Determinan Pengetahuan Remaja Terhadap Perilaku Seks Pranikah di SMKN X Jakarta Timur Tahun 2016
list of authors
Lezi Yovita Sari, Zaenab,Dipl.Mw,MKes
Date
Juli 2016
Abstract
(xvii + 70 Halaman + 2 Bagan 14 Tabel + 5 Lampiran)
ABSTRAK
Posyandu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan di suatu wilayah kerja puskesmas, dimana program ini dapat dilaksanakan di balai dusun, balai kelurahan, maupun tempat-tempat lain yang mudah didatangi oleh masyarakat. Menurut SKDI angka kematian balita tahun 1998-2003 adalah 46 per 1000 kelahiran hidup, jauh menurun di bandingkan 216 per seribu kelahiran hidup tahun 1960. Angka kematian balita harus turun menjadi 23 per 1000 kelahiran hidup.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan Balita ke Posyandu Anyelir I di Puskesmas Lubang Buaya Kota Jakarta Timur Tahun 2016.
Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik desain penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang berkunjung ke Posyandu Anyelir I sebanyak 85 orang dengan Teknik Sampling yang digunakan adalah Non Random sampling dengan cara Accidental Sampling.
Berdasarkan analisis bivariat dengan uji statistik chi square didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara umur dengan nilai (p : 0,000, OR : 8,167) , pendidikan ( p : 0,000 OR : 19,500), Status pekerjaan (p : 0,000 OR: 21,091), dukungan keluarga (p : 0,000 OR : 92,250), dukungan kader kesehatan (p : 0,000 OR : 45,333), dukungan petugas kesehatan (p : 0,000 OR: 18,857).
Diharapkan para kader lebih aktif lagi dalam mengembangkan Posyandu Anyelir I dengan lebih giat dalam memberikan penyuluhan kesehatan.
Kata kunci : Kunjungan Posyandu, Program Posyandu, Manfaat posyandu.
Daftar bacaan : 16 (2006-20016)
ABSTRAK
Posyandu adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan di suatu wilayah kerja puskesmas, dimana program ini dapat dilaksanakan di balai dusun, balai kelurahan, maupun tempat-tempat lain yang mudah didatangi oleh masyarakat. Menurut SKDI angka kematian balita tahun 1998-2003 adalah 46 per 1000 kelahiran hidup, jauh menurun di bandingkan 216 per seribu kelahiran hidup tahun 1960. Angka kematian balita harus turun menjadi 23 per 1000 kelahiran hidup.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan Balita ke Posyandu Anyelir I di Puskesmas Lubang Buaya Kota Jakarta Timur Tahun 2016.
Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik desain penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi yang berkunjung ke Posyandu Anyelir I sebanyak 85 orang dengan Teknik Sampling yang digunakan adalah Non Random sampling dengan cara Accidental Sampling.
Berdasarkan analisis bivariat dengan uji statistik chi square didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara umur dengan nilai (p : 0,000, OR : 8,167) , pendidikan ( p : 0,000 OR : 19,500), Status pekerjaan (p : 0,000 OR: 21,091), dukungan keluarga (p : 0,000 OR : 92,250), dukungan kader kesehatan (p : 0,000 OR : 45,333), dukungan petugas kesehatan (p : 0,000 OR: 18,857).
Diharapkan para kader lebih aktif lagi dalam mengembangkan Posyandu Anyelir I dengan lebih giat dalam memberikan penyuluhan kesehatan.
Kata kunci : Kunjungan Posyandu, Program Posyandu, Manfaat posyandu.
Daftar bacaan : 16 (2006-20016)