Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Dengan Status Kelengkapan Imunisasi Booster Pada Balita Usia 13 Bulan-5 Tahun Di Posyandu S Wilayah Kerja Puskesmas C Kabupaten Karawang Tahun 2016
Item
Title
Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Dengan Status Kelengkapan Imunisasi Booster Pada Balita Usia 13 Bulan-5 Tahun Di Posyandu S Wilayah Kerja Puskesmas C Kabupaten Karawang Tahun 2016
Abstract
xxi + vii bab + 99 halaman + 13 tabel + 2 bagan + 6 lampiran
ABSTRAK
Imunisasi lanjutan (booster) diberikan pada anak usia dibawah tiga tahun (Batita). Setiap tahun lebih 1,4 juta anak meninggal karena berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, tingkat pendidikan, sumber informasi yang diperoleh melalui tenaga medis, sumber tinformasi yang diperoleh melalui non tenaga medis dengan status kelengkapan imunisasi booster pada balita usia 13 bulan - 5 tahun di Posyandu S wilayah kerja Puskesmas C Kabupaten Karawang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 39 responden yaitu seluruh ibu yang memiliki balita usia 13 bulan – 5 tahun. Analisis data menggunakan uji Chi Square.
Hasil penelitian didapatkan balita dengan status imunisasi booster lengkap sebanyak 43,6 %, balita dengan status imunisasi booster tidak lengkap sebanyak 56,4 %. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa ada hubungan antara pendidikan ibu dengan status kelengkapan imunisasi booster (p=0,018), ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan status kelengkapan imunisasi booster (p=0,003), ada hubungan antara sumber informasi yang diperoleh melalui tenaga medis dengan status kelengkapan imunisasi booster (p=0,007), ada hubungan antara sumber informasi yang diperoleh melalui non tenaga medis dengan status kelengkapan imunisasi booster (p=0,015).
Kesimpulan hasil penelitian ini ada empat variabel yang berhubungan dengan status kelengkapan imunisasi booster yaitu pendidikan ibu, tingkat pengetahuan ibu, sumber informasi yang diperoleh melalui tenaga medis dan sumber informasi yang diperoleh melalui non tenaga medis. Disarankan perlunya kerjasama antara petugas kesehatan (bidan, perawat, dokter) dengan kader posyandu dan pemerintah dalam memberikan pendidikan kesehatan secara intensif.
Kata Kunci : Kelengkapan Imunisasi Booster, Pendidikan dan Pengetahuan Ibu, Posyandu
Daftar Pustaka : 37 Sumber (2006-2016)
ABSTRAK
Imunisasi lanjutan (booster) diberikan pada anak usia dibawah tiga tahun (Batita). Setiap tahun lebih 1,4 juta anak meninggal karena berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, tingkat pendidikan, sumber informasi yang diperoleh melalui tenaga medis, sumber tinformasi yang diperoleh melalui non tenaga medis dengan status kelengkapan imunisasi booster pada balita usia 13 bulan - 5 tahun di Posyandu S wilayah kerja Puskesmas C Kabupaten Karawang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 39 responden yaitu seluruh ibu yang memiliki balita usia 13 bulan – 5 tahun. Analisis data menggunakan uji Chi Square.
Hasil penelitian didapatkan balita dengan status imunisasi booster lengkap sebanyak 43,6 %, balita dengan status imunisasi booster tidak lengkap sebanyak 56,4 %. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa ada hubungan antara pendidikan ibu dengan status kelengkapan imunisasi booster (p=0,018), ada hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan status kelengkapan imunisasi booster (p=0,003), ada hubungan antara sumber informasi yang diperoleh melalui tenaga medis dengan status kelengkapan imunisasi booster (p=0,007), ada hubungan antara sumber informasi yang diperoleh melalui non tenaga medis dengan status kelengkapan imunisasi booster (p=0,015).
Kesimpulan hasil penelitian ini ada empat variabel yang berhubungan dengan status kelengkapan imunisasi booster yaitu pendidikan ibu, tingkat pengetahuan ibu, sumber informasi yang diperoleh melalui tenaga medis dan sumber informasi yang diperoleh melalui non tenaga medis. Disarankan perlunya kerjasama antara petugas kesehatan (bidan, perawat, dokter) dengan kader posyandu dan pemerintah dalam memberikan pendidikan kesehatan secara intensif.
Kata Kunci : Kelengkapan Imunisasi Booster, Pendidikan dan Pengetahuan Ibu, Posyandu
Daftar Pustaka : 37 Sumber (2006-2016)
list of authors
Dewi Sri Haryati, dr. Sawitono Amin Singgih,DAF
Date
Agustus, 2016