PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS 1 BOGOR
Item
Title
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI KANTOR IMIGRASI KELAS 1 BOGOR
Description
Jennudin, 〖Dr. Ir.Mariati Tamba,MM〗^1, 〖Dr.Nurminingsih,S.Sos.,M.Si〗^2
Program Studi Administrasi Bisnis, Program Magister
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia
Email: [email protected]
Abstrak
Peningkatan kualitas pelayanan publik di era globalisasi menuntut pengelolaan SDM yang efektif, khususnya di sektor keimigrasian yang menjadi ujung tombak administrasi negara. Rendahnya kepuasan kerja pegawai Imigrasi akibat masalah kompensasi, budaya organisasi, dan gaya kepemimpinan berdampak pada produktivitas dan kualitas layanan. Hal ini menyebabkan kepuasan kerja yang kurang terukur di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 126 orang. Sampel yang diambil berdasarkan kriteria, yaitu: karyawan tetap dan memiliki masa kerja lebih dari 1 tahun. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode total sampling atau sampling jenuh, sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 126 karyawan yang bekerja di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja karyawan, (2) untuk menganalisis pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja karyawan, (3) untuk menganalisis pengaruh Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja karyawan, serta (4) untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kep-emimpinan, dan Kompensasi secara bersama-sama terhadap Kepuasan Kerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui survei. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner melalui Googleform. Hasil Uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi (X1), gaya kepemimpinan (X2), dan kompensasi (X3) terhadap kepuasan kerja (Y). Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, koefisien determinasi menunjukkan hasil yang cukup tinggi, yaitu sebesar 78,5%. Temuan ini menegaskan peran sinergis ketiga faktor sebagai sumber daya strategis. Implikasi praktis bagi organisasi adalah merekomendasikan program workshop penguatan nilai organisasi, pelatihan kepemimpinan, dan evaluasi sistem kompensasi berkala untuk optimalisasi kepuasan kerja di instansi pemerintah.
Kata kunci: Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Kompensasi dan Kepuasan Kerja.
Abstract
The demand for improved public service quality in the globalization era requires effective human resource management, particularly in the immigration sector which serves as the frontline of state administration. Low job satisfaction among immigration employees due to compensation issues, organizational culture, and leadership style has impacted productivity and service quality at Bogor Class 1 Immigration Office. This study population comprised 126 subjects The sample was selected based on specific criteria, namely permanent employees with a tenure of more than one year. The sampling was carried out using the total sampling or census method, resulting in a total of 126 employees from the Class 1 Immigration Office in Bogor being included as respondents in this study. The research objectives were to: (1) analyze the influence of Organizational Culture on employee Job Satisfaction, (2) examine the impact of Leadership Style on employee Job Satisfaction, (3) assess the effect of Compensation on employee Job Satisfaction, and (4) evaluate the combined influence of Organizational Culture, Leadership Style and Compensation on Job Satisfaction. This quantitative research employed survey methodology with data collected through Google Forms questionnaires. T-test results indicated significant positive effects of organizational culture (X1), leadership style (X2), and compensation (X3) on job satisfaction (Y). F-test results demonstrated that these three variables collectively had significant positive impact on job satisfaction. Furthermore, the coefficient of determination showed relatively high results at 78.5%. These findings confirm the synergistic role of these three factors as strategic resources. Practical implications suggest organizations should implement organizational values reinforcement workshops, leadership training programs, and regular compensation system evaluations to optimize job satisfaction in government institutions.
Keywords: Organizational Culture, Leadership Style, Compensation and Job Satisfaction
Program Studi Administrasi Bisnis, Program Magister
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Respati Indonesia
Email: [email protected]
Abstrak
Peningkatan kualitas pelayanan publik di era globalisasi menuntut pengelolaan SDM yang efektif, khususnya di sektor keimigrasian yang menjadi ujung tombak administrasi negara. Rendahnya kepuasan kerja pegawai Imigrasi akibat masalah kompensasi, budaya organisasi, dan gaya kepemimpinan berdampak pada produktivitas dan kualitas layanan. Hal ini menyebabkan kepuasan kerja yang kurang terukur di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 126 orang. Sampel yang diambil berdasarkan kriteria, yaitu: karyawan tetap dan memiliki masa kerja lebih dari 1 tahun. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode total sampling atau sampling jenuh, sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 126 karyawan yang bekerja di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja karyawan, (2) untuk menganalisis pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kepuasan Kerja karyawan, (3) untuk menganalisis pengaruh Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja karyawan, serta (4) untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi, Gaya Kep-emimpinan, dan Kompensasi secara bersama-sama terhadap Kepuasan Kerja karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui survei. Pengambilan data dilakukan dengan membagikan kuesioner melalui Googleform. Hasil Uji t menunjukkan bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi (X1), gaya kepemimpinan (X2), dan kompensasi (X3) terhadap kepuasan kerja (Y). Uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, koefisien determinasi menunjukkan hasil yang cukup tinggi, yaitu sebesar 78,5%. Temuan ini menegaskan peran sinergis ketiga faktor sebagai sumber daya strategis. Implikasi praktis bagi organisasi adalah merekomendasikan program workshop penguatan nilai organisasi, pelatihan kepemimpinan, dan evaluasi sistem kompensasi berkala untuk optimalisasi kepuasan kerja di instansi pemerintah.
Kata kunci: Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan, Kompensasi dan Kepuasan Kerja.
Abstract
The demand for improved public service quality in the globalization era requires effective human resource management, particularly in the immigration sector which serves as the frontline of state administration. Low job satisfaction among immigration employees due to compensation issues, organizational culture, and leadership style has impacted productivity and service quality at Bogor Class 1 Immigration Office. This study population comprised 126 subjects The sample was selected based on specific criteria, namely permanent employees with a tenure of more than one year. The sampling was carried out using the total sampling or census method, resulting in a total of 126 employees from the Class 1 Immigration Office in Bogor being included as respondents in this study. The research objectives were to: (1) analyze the influence of Organizational Culture on employee Job Satisfaction, (2) examine the impact of Leadership Style on employee Job Satisfaction, (3) assess the effect of Compensation on employee Job Satisfaction, and (4) evaluate the combined influence of Organizational Culture, Leadership Style and Compensation on Job Satisfaction. This quantitative research employed survey methodology with data collected through Google Forms questionnaires. T-test results indicated significant positive effects of organizational culture (X1), leadership style (X2), and compensation (X3) on job satisfaction (Y). F-test results demonstrated that these three variables collectively had significant positive impact on job satisfaction. Furthermore, the coefficient of determination showed relatively high results at 78.5%. These findings confirm the synergistic role of these three factors as strategic resources. Practical implications suggest organizations should implement organizational values reinforcement workshops, leadership training programs, and regular compensation system evaluations to optimize job satisfaction in government institutions.
Keywords: Organizational Culture, Leadership Style, Compensation and Job Satisfaction