Hubungan Pendidikan Asal Jurusan Di Sma Dengan Kepatuhan Pengisian Formulir Pengkajian Ibu Nifas Oleh Mahasiswa Semester IV Di Akademi Kebidanan Bi Kabupaten Bogor Tahun 2016
Item
Title
Hubungan Pendidikan Asal Jurusan Di Sma Dengan Kepatuhan Pengisian Formulir Pengkajian Ibu Nifas Oleh Mahasiswa Semester IV Di Akademi Kebidanan Bi Kabupaten Bogor Tahun 2016
Abstract
(VII + 71 Halaman , 10 Tabel, 6 Lampiran)
ABSTRAK
Berdasarkan survei pendahuluan di ruang perawatan ibu nifas ditemukan 9 dari 10 mahasiswa yang tidak melakukan pendokumentasian formulir pengkajian ibu nifas dengan lengkap sesuai SOP. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, cross sectional dan sampel sebanyak 30 responden. Instrumen dalam penelitian menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2016. Hasil penelitian didapatkan bahwa yang memiliki kepatuhan dalam pengisian formulir pengkajian ibu nifas berjumlah 14 orang (46,7%) dan yang tidak patuh berjumlah 16 orang (53,3%). Hubungan pendidikan asal jurusan di SMA dengan kepatuhan pengisian formulir ibu nifas diperoleh data yang patuh lebih banyak dicapai asal jurusan IPA yaitu 10 orang (90,9%). Hubungan ketersediaan formulir dengan kepatuhan pengisian formulir pengkajian ibu nifas diperoleh bahwa yang patuh adalah yang memiliki formulir yaitu 10 orang (76,9%). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pengisian formulir didapat yang lebih patuh memiliki pengetahuan tinggi yaitu 10 orang (71,4%). Hubungan bimbingan dosen dengan kepatuhan pengisian formulir pengkajian ibu nifas bahwa yang mendapatkan bimbingan dosen lebih patuh yaitu 8 orang (57,1%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa kepatuhan pengisian formulir pengkajian ibu nifas lebih banyak dicapai oleh asal jurusan IPA. Masukan kepada Akademi Kebidanan BI agar meningkatkan peran dalam memberikan bimbingan guna mencapai pemahaman yang maksimal mengenai pembelajaran khususnya pengisian formulir pengkajian ibu nifas.
Kata Kunci : Kepatuhan, Formulir pengkajian ibu nifas, Mahasiswa, Pendidikan
Daftar Bacaan: 21 (1998-2011)
ABSTRAK
Berdasarkan survei pendahuluan di ruang perawatan ibu nifas ditemukan 9 dari 10 mahasiswa yang tidak melakukan pendokumentasian formulir pengkajian ibu nifas dengan lengkap sesuai SOP. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, cross sectional dan sampel sebanyak 30 responden. Instrumen dalam penelitian menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2016. Hasil penelitian didapatkan bahwa yang memiliki kepatuhan dalam pengisian formulir pengkajian ibu nifas berjumlah 14 orang (46,7%) dan yang tidak patuh berjumlah 16 orang (53,3%). Hubungan pendidikan asal jurusan di SMA dengan kepatuhan pengisian formulir ibu nifas diperoleh data yang patuh lebih banyak dicapai asal jurusan IPA yaitu 10 orang (90,9%). Hubungan ketersediaan formulir dengan kepatuhan pengisian formulir pengkajian ibu nifas diperoleh bahwa yang patuh adalah yang memiliki formulir yaitu 10 orang (76,9%). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan pengisian formulir didapat yang lebih patuh memiliki pengetahuan tinggi yaitu 10 orang (71,4%). Hubungan bimbingan dosen dengan kepatuhan pengisian formulir pengkajian ibu nifas bahwa yang mendapatkan bimbingan dosen lebih patuh yaitu 8 orang (57,1%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa kepatuhan pengisian formulir pengkajian ibu nifas lebih banyak dicapai oleh asal jurusan IPA. Masukan kepada Akademi Kebidanan BI agar meningkatkan peran dalam memberikan bimbingan guna mencapai pemahaman yang maksimal mengenai pembelajaran khususnya pengisian formulir pengkajian ibu nifas.
Kata Kunci : Kepatuhan, Formulir pengkajian ibu nifas, Mahasiswa, Pendidikan
Daftar Bacaan: 21 (1998-2011)
list of authors
Vindri Apriliani Suciyantoro, dr. Sawitono Amin Singgih,DAF
Date
Agustus 2016