Analisis Karakteristik Ibu Yang Melahirkan Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dan Berat Badan Lahir Sangat Rendah (BBLSR) Di RSUD Cibinong Tahun 2016
Item
Title
Analisis Karakteristik Ibu Yang Melahirkan Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dan Berat Badan Lahir Sangat Rendah (BBLSR) Di RSUD Cibinong Tahun 2016
Abstract
viii + 64 halaman, 11 tabel, 1 gambar, 1 bagan, 7 lampiran
ABSTRAK
Di Indonesia, menurut survei ekonomi nasional (Depkes) 2005, kematian neonatus yang disebabkan oleh BBLR saja sebesar 38,85%. Pada tahun 2016 sebanyak 255 kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Tujuan penelittian untuk mengetahui analisis karakteristik ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Cibinong tahun 2015. Metode Penelitian desain penelitian yang digunakan adalah jenis deskritif analitik dengan menggunakan pendekatan desain Cross Sectional. Cara pengambilan data dengan mengunakan random sampling sebanyak 165 responden. Hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitian analisa univariat menunjukkan bahwa dari 165 berat badan lahir rendah yang mengalami kejadian BBLR ada 61,2%, Dari hasil analisa bivariat ternyata variabel indepen umur didapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05, paritas didapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05 , pekerjaan ibu dapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05, kadar hb ibu menjelang persalinan didapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05status gizi, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara umur, paritas, pekerjaan ibu, kadar hb menjelang persalinan dengan kejadian BBLR di RSUD Cibinong tahun 2015. Kesimpulan dari 4 variabel tersebut maka dapar disimpulkan bahwa umur, paritas, pekerjaan ibu, kadar hb ibu menjelang persalinan ada hubungan dengan kejadian BBLR . Kejadian BBLR dapat dicegah dengan persiapan persalinan dengan melakukan antenatal care yang baik dan pemberian pelayanan bermutu sesuai kebutuhan ibu hamil dan bersalin dapat menurunkan angka kejadian bayi berat lahir rendah.
Kata kunci : Analisis Karakteristik, Ibu Yang Melahirkan Bayi Rendah (BBLR) dan (BBLSR)
Daftar pustaka : 18 ( 2009 – 2012 )
ABSTRAK
Di Indonesia, menurut survei ekonomi nasional (Depkes) 2005, kematian neonatus yang disebabkan oleh BBLR saja sebesar 38,85%. Pada tahun 2016 sebanyak 255 kejadian berat badan lahir rendah (BBLR). Tujuan penelittian untuk mengetahui analisis karakteristik ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) di RSUD Cibinong tahun 2015. Metode Penelitian desain penelitian yang digunakan adalah jenis deskritif analitik dengan menggunakan pendekatan desain Cross Sectional. Cara pengambilan data dengan mengunakan random sampling sebanyak 165 responden. Hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitian analisa univariat menunjukkan bahwa dari 165 berat badan lahir rendah yang mengalami kejadian BBLR ada 61,2%, Dari hasil analisa bivariat ternyata variabel indepen umur didapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05, paritas didapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05 , pekerjaan ibu dapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05, kadar hb ibu menjelang persalinan didapatkan nilai p value=0,00<α = 0,05status gizi, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara umur, paritas, pekerjaan ibu, kadar hb menjelang persalinan dengan kejadian BBLR di RSUD Cibinong tahun 2015. Kesimpulan dari 4 variabel tersebut maka dapar disimpulkan bahwa umur, paritas, pekerjaan ibu, kadar hb ibu menjelang persalinan ada hubungan dengan kejadian BBLR . Kejadian BBLR dapat dicegah dengan persiapan persalinan dengan melakukan antenatal care yang baik dan pemberian pelayanan bermutu sesuai kebutuhan ibu hamil dan bersalin dapat menurunkan angka kejadian bayi berat lahir rendah.
Kata kunci : Analisis Karakteristik, Ibu Yang Melahirkan Bayi Rendah (BBLR) dan (BBLSR)
Daftar pustaka : 18 ( 2009 – 2012 )
list of authors
Mujiati Kusdamayanti, Yenni Ariestanti,SST,MKes
Date
Juni, 2016