Analisa Tingkat Risiko Ergonomi Pada TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) dengan Metode REBA (Repid Entrie Body Assesment) Di PT. DHL Supply Chain Muf Cimanggis, Jawa Barat Tahun 2016
Item
Title
Analisa Tingkat Risiko Ergonomi Pada TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) dengan Metode REBA (Repid Entrie Body Assesment) Di PT. DHL Supply Chain Muf Cimanggis, Jawa Barat Tahun 2016
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan pada proses kerja manual handling oleh TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) di PT. DHL Spply Chain Muf Cimanggis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menjelaskan tingkat resiko ergonomi pada aktivitas manual handling. Penelitian ini menggunakan metode semi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode REBA (Repid Entire Body Assesment). Terdapat 3 proses kerja yang diteliti, yaitu : proses inbound raw material 25 kg, proses inbound raw material 50 kg, dan proses outbound finish good 9,6 kg. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tahapan memiliki tingkat risiko ergonomi tinggi berdasarkan skor REBA akhir yang berkisar antara 5-12, dan dari seluruh kegiatan tingkat risiko yang paling tinggi ialah pada tahapan saat memindahkan raw marterial dalam proses inbound raw material 50 kg dengan skor 12. Tingkat resiko ergonomic yang paling rendah pada tahapan mengangkat finish good dari tumpukan pallet dalam proses onbound finish good 9,6 kg dengan skor 5, sehingga di butuhkan upaya perbaikan secepatnya dengan melakukan training tentang manual handling dan melakukaan peregagan otot sebelum dan seseudah bekerja.
Daftar bacaan : 2003- 2015 (34)
Kata kunci : Tingkat resiko, Ergonomi, manual handling REBA.PT. DHL Supply Chain Muf cimanggis, Jawa Barat
Penelitian ini dilakukan pada proses kerja manual handling oleh TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) di PT. DHL Spply Chain Muf Cimanggis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menjelaskan tingkat resiko ergonomi pada aktivitas manual handling. Penelitian ini menggunakan metode semi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan metode REBA (Repid Entire Body Assesment). Terdapat 3 proses kerja yang diteliti, yaitu : proses inbound raw material 25 kg, proses inbound raw material 50 kg, dan proses outbound finish good 9,6 kg. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar tahapan memiliki tingkat risiko ergonomi tinggi berdasarkan skor REBA akhir yang berkisar antara 5-12, dan dari seluruh kegiatan tingkat risiko yang paling tinggi ialah pada tahapan saat memindahkan raw marterial dalam proses inbound raw material 50 kg dengan skor 12. Tingkat resiko ergonomic yang paling rendah pada tahapan mengangkat finish good dari tumpukan pallet dalam proses onbound finish good 9,6 kg dengan skor 5, sehingga di butuhkan upaya perbaikan secepatnya dengan melakukan training tentang manual handling dan melakukaan peregagan otot sebelum dan seseudah bekerja.
Daftar bacaan : 2003- 2015 (34)
Kata kunci : Tingkat resiko, Ergonomi, manual handling REBA.PT. DHL Supply Chain Muf cimanggis, Jawa Barat
Date Modified
Agustus 2016
list of authors
Irmayanti Purba (145190016), Minarto Riyadi, SKM, M.Kes