Hubungan Toilet Training, Pola Tidur, dan Konstipasi dengan Kejadian Enuresis pada Anak Usia Prasekolah di TK Dharma Wanita Adi Mulyo Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji Tahun 2016
Item
Title
Hubungan Toilet Training, Pola Tidur, dan Konstipasi dengan Kejadian Enuresis pada Anak Usia Prasekolah di TK Dharma Wanita Adi Mulyo Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji Tahun 2016
Abstract
ABSTRAK
xviii + 57 Halaman + 2 bagan + 8 tabel + 6 Lampiran
Survey yang dilakukan oleh Mercy Cup tahun 2005 di 4 provinsi, salah satunya di Provinsi Lampung, ditemukan bahwa anak usia prasekolah yang mengalami enuresis di Lampung ada sebanyak 35,31% (Maryani, 2012). Toilet training untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam buang air kecil dan buang air besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan toilet training, pola tidur, dan konstipasi dengan kejadian enuresis. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey analitik cross sectional. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 41 anak, 23 anak (56.1%) mengalamai enuresis, dan 18 anak (43.9%) yang tidak mengalami enuresis. Anak yang tidak dilakukan toilet training lebih banyak mengalami enuresis yaitu 17 anak (77.3%), pada anak yang pola tidurnya > 11 jam sebanyak 16 anak (69.6%), pada anak yang konstipasi yaitu 20 anak (74.1%) yang mengalami enuresis. Uji chi square menunjukkan p=0,009 untuk toilet training, p=0,019 untuk pola tidur , p=0,004 untuk konstipasi..Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan toilet training, pola tidur, dan konstipasi dengan kejadian enuresis pada anak usia prasekolah. Dari hasil penelitian ini diharapkan peran orang tua khususnya ibu agar dapat melaksanakan toilet training, pengaturan pola tidur secara benar agar anak tidak mengalami enuresis.
Kata Kunci : Enuresis, toilet training, pola tidur dan konstipasi
Kepustakaan : 25 buku, ( 2001-2013
xviii + 57 Halaman + 2 bagan + 8 tabel + 6 Lampiran
Survey yang dilakukan oleh Mercy Cup tahun 2005 di 4 provinsi, salah satunya di Provinsi Lampung, ditemukan bahwa anak usia prasekolah yang mengalami enuresis di Lampung ada sebanyak 35,31% (Maryani, 2012). Toilet training untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam buang air kecil dan buang air besar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan toilet training, pola tidur, dan konstipasi dengan kejadian enuresis. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey analitik cross sectional. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 41 anak, 23 anak (56.1%) mengalamai enuresis, dan 18 anak (43.9%) yang tidak mengalami enuresis. Anak yang tidak dilakukan toilet training lebih banyak mengalami enuresis yaitu 17 anak (77.3%), pada anak yang pola tidurnya > 11 jam sebanyak 16 anak (69.6%), pada anak yang konstipasi yaitu 20 anak (74.1%) yang mengalami enuresis. Uji chi square menunjukkan p=0,009 untuk toilet training, p=0,019 untuk pola tidur , p=0,004 untuk konstipasi..Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan toilet training, pola tidur, dan konstipasi dengan kejadian enuresis pada anak usia prasekolah. Dari hasil penelitian ini diharapkan peran orang tua khususnya ibu agar dapat melaksanakan toilet training, pengaturan pola tidur secara benar agar anak tidak mengalami enuresis.
Kata Kunci : Enuresis, toilet training, pola tidur dan konstipasi
Kepustakaan : 25 buku, ( 2001-2013
list of authors
Widya Pangestika, Yuna Trisuci Aprilia,SST,M.Kes
Date
agustus 2016