Pengaruh Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSUD dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Tahun 2016
Item
Title
Pengaruh Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 Di RSUD dr. Doris Sylvanus Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Tahun 2016
Abstract
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Triselia Monika,
NPM :1405 100 28
Tesis, 24 Agustus 2016
PENGARUH POLA MAKAN DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD DR. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA TAHUN 2016
Xvi + 111 halaman+27 tabel,3 gambar,19 lampiran
ABSTRAK
Diabetes mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan di Indonesia dan di beberapa Negara berkembang. Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit hiperglikemi akibat insensivitas sel terhadap insulin. Karena insulin tetap dihasilkan oleh sel-sel beta pankreas, maka diabetes mellitus tipe 2 dianggap sebagai non insulin dependen diabetes melitus. Prevelensi diabetes melitus di Indonesia yang di diagnosis dokter atau gejala sebesar 2,1% yaitu merupakan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita diabetes mellitus di dunia yaitu 5,6%. Tujuannya menganalisis dan menjelaskan pengaruh pola makan dan aktifitas fisik terhadap kejadian diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain case control study dengan jumlah sampel 70 orang yaitu 35 responden kasus menderita DM tipe 2 dan 35 responden yang control/bukan penderita DM tipe 2. Analisis data pada penelitian ini menggunakan 3 tahapan yaitu analisis univariat, analisis bivariat menggunakan chi square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil analisis bivariat yang tidak berhubungan adalah umur nilai p 0,806 (p>0,05), jenis kelamin nilai p 1,000 (p>0,05), pendidikan nilai p 0,629 (p>0,05), kegemukan nilai p 0,811 (p>0,05), tekanan darah nilai p 0,473 (p>0,05) dan riwayat keluarga nilai p 0,621 (p>0,05).
Variabel yang berhubungan signifikan dengan kejadian DM tipe 2 adalah pola makan nilai p 0,016 (OR=3,33; CI95%=1,235-8,997) dan aktivitas fisik nilai p 0,006 (OR=5,16; CI95%=1,493-17,883). Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian DM tipe 2 adalah aktivitas fisik (OR= 5,244; 95% CI= 1,446 – 19,015).
Kata Kunci :Diabetes mellitus tipe 2, pola makan, aktivitas fisik
Daftar Pustaka : 60 (2005-2016)
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Triselia Monika,
NPM :1405 100 28
Tesis, 24 Agustus 2016
PENGARUH POLA MAKAN DAN AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD DR. DORIS SYLVANUS PALANGKA RAYA TAHUN 2016
Xvi + 111 halaman+27 tabel,3 gambar,19 lampiran
ABSTRAK
Diabetes mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan di Indonesia dan di beberapa Negara berkembang. Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit hiperglikemi akibat insensivitas sel terhadap insulin. Karena insulin tetap dihasilkan oleh sel-sel beta pankreas, maka diabetes mellitus tipe 2 dianggap sebagai non insulin dependen diabetes melitus. Prevelensi diabetes melitus di Indonesia yang di diagnosis dokter atau gejala sebesar 2,1% yaitu merupakan ke-4 terbesar dalam jumlah penderita diabetes mellitus di dunia yaitu 5,6%. Tujuannya menganalisis dan menjelaskan pengaruh pola makan dan aktifitas fisik terhadap kejadian diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain case control study dengan jumlah sampel 70 orang yaitu 35 responden kasus menderita DM tipe 2 dan 35 responden yang control/bukan penderita DM tipe 2. Analisis data pada penelitian ini menggunakan 3 tahapan yaitu analisis univariat, analisis bivariat menggunakan chi square dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil analisis bivariat yang tidak berhubungan adalah umur nilai p 0,806 (p>0,05), jenis kelamin nilai p 1,000 (p>0,05), pendidikan nilai p 0,629 (p>0,05), kegemukan nilai p 0,811 (p>0,05), tekanan darah nilai p 0,473 (p>0,05) dan riwayat keluarga nilai p 0,621 (p>0,05).
Variabel yang berhubungan signifikan dengan kejadian DM tipe 2 adalah pola makan nilai p 0,016 (OR=3,33; CI95%=1,235-8,997) dan aktivitas fisik nilai p 0,006 (OR=5,16; CI95%=1,493-17,883). Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian DM tipe 2 adalah aktivitas fisik (OR= 5,244; 95% CI= 1,446 – 19,015).
Kata Kunci :Diabetes mellitus tipe 2, pola makan, aktivitas fisik
Daftar Pustaka : 60 (2005-2016)
list of authors
Triselia Monika
Dr. Atik Kridawati, ST, M.Kes
Laila Ulfa, SKM.,M.Kes
Dr. Atik Kridawati, ST, M.Kes
Laila Ulfa, SKM.,M.Kes
Date
september 2016