Hubungan dan Pengaruh Besarnya Biaya Promosi terhadap Hasil Penjualan Keju Kraft Tahun 2006-2010

Item

Title

Hubungan dan Pengaruh Besarnya Biaya Promosi terhadap Hasil Penjualan Keju Kraft Tahun 2006-2010

Abstract

ABSTRAK

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
KONSENTRASI MANAJEMEN PEMASARAN
Skripsi, Agustus 2007

Y I T N O

Hubungan dan Pengaruh Besarnya Biaya Promosi terhadap Hasil Penjualan Keju Kraft Tahun 2006-2010

Promosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan program pemasaran PT. Kraft Foods Indonesia. Betapapun berkualitasnya suatu produk,, bila konsumen belum pernah mendengamya dan tidak yakin bahwa produk itu akan berguna bagi mereka, maka mereka tidak akan pernah membelinya. Pentingnya promosi dapat digambarkan lewat perumpamaan bahwa pemasaran tanpa promosi dapat diibaratkan seorang pria berkaca mata hitam yang dari tempat gelap pada malam kelam mengedipkan matanya pada seorang gadis cantik di kejauhan. Tak seorang pun yang tahu apa yang dilakukan pria tersebut, selain dirinya sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara besarnya biaya promosi dengan hasil penjualan keju Kraft pada PT.Kraft Foodas Indonesia tahun 2006-2010.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah "Penelitian Korelasi" yaitu penelitian yang melihat hubungan antara variabel besarnya biaya promosi dan hasil penjualan. Dengan metode penelitian korelasi kita dapat melihat perubahan nilai variabel biaya promosi akan diikuti oleh perubahan nilai variabel hasil penjualan. Untuk mengetahui hubungan yang terjadi bukanlah hubungan yang terjadi secara kebetulan belaka, maka dilakukan pengujian kemaknaan dengan menggunakan "uji-t" pada batas kemaknaan atau alpha 5%.
Gambaran tingkat penjualan keju Kraft yang dipasarkan PT. Kraft Foods Indonesia dari tahun 2006 hingga tahun 2010 menunjukkan rata-rata penjualan sebesar Rp 32.756.241.528,- Tingkat penjualan terendah terjadi pada tahun 2005 yakni sebesar Rp 29.739.083.180,- dan tingkat penjualan tertinggi terjadi pada tahun 2006 yaitu sebesar Rp 37.714.354.271,-

Hasil perhitungan koefisien korelasi antara besarnya biaya promosi dan hasil penjualan (r=0.91) menunjukkan adanya hubungan positif antara kedua variabel tersebut. Artinya makin tinggi biaya promosi akan diikuti oleh kenaikan hasil penjualan. Berdasarkan uji kemaknaan dengan uji-t menunjukkan ada hubungan signifikan antara besarnya biaya promosi dengan hasil penjualan pada alpha 5%. Persamaan regresi antara besarnya biaya promosi terhadap hasil penjualan adalah Y(hasil penjualan)=22.897,05 +6.148X (X=besarnya biaya promosi).
Pelaksanaan promosi harus tetap ditingkatkan baik frekuensi maupun anggaran biaya promosi. Jenis aktivitas bauran promosi seperti public relations dan personal selling agar lebih ditingkatkan lagi selain sales promotion. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan lingkup variabel yang lebih lengkap sehingga dapat diketahui lebih banyak lagi variabel apa saja yang berhubungan dan berpengaruh terhadap hasil penjualan.



Kata Kunci: biaya promosi, hasil penjualan, dan bauran promosi.

list of authors

Yitno, Tukiyat

Date

15 Maret 2019