Hubungan Keteraturan Kunjungan Antenatal Dengan Kejadian Pre Eklamsia di RSUD Karawang Jawa Barat Tahun 2016
Item
Title
Hubungan Keteraturan Kunjungan Antenatal Dengan Kejadian Pre Eklamsia di RSUD Karawang Jawa Barat Tahun 2016
Abstract
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Tesis, Agustus 2016
HUBUNGAN KETERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMSIA DI RSUD KARAWANG JAWA BARAT TAHUN 2016
xx + 71 halaman + 40 tabel, 3 skema/gambar, 6 Lampiran
ABSTRAK
Berdasarkan laporan rutin program kesehatan ibu tahun 2013, Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat tertinggi dalam AKI. Kasus kematian ibu diantaranya akibat penyakit saat kehamilan yaitu Pre Eklamsia. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti dari pre eklamsia. Faktor yang berhubungan dengan pre eklamsia antara lain paritas, adanya riwayat pre eklamsia / eklamsia di dalam keluarga, kehamilan kembar, diabetes, usia ibu, penyakit vaskuler penyakit ginjal, molahidatidosa, dan hidropfetalis. Untuk mendeteksi dini kejadian pre eklamsia dalam kehamilan serta mencegah agar pre eklamsia tidak menjadi eklamsia maka diperlukan kunjungan pemeriksaan antenatal yang teratur. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan keteraturan kunjungan antenatal dengan kejadian pre eklamsia di RSUD Karawang Jawa Barat Tahun 2016. Rancangan penelitian menggunakan desain penelitian case control, data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yaitu dari buku KIA. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memeriksakan kehamilannya di RSUD Karawang, dengan sampel 93 kasus dan 93 kontrol. Analisa statistik yang digunakan yaitu analisa univariat, analisa bivariat dan analisa multivariat. Variabel yang diteliti adalah keteraturan kunjungan antenatal, usia ibu hamil, pendidikan, paritas, pekerjaan, riwayat hipertensi, dan pengetahuan. Variabel yang paling dominan terhadap kejadian pre eklamsia adalah variabel pengetahuan. Saran : Pemeriksaan antenatal yang teratur dan teliti perlu dilakukan agar dapat mendeteksi dini kejadian pre eklamsia. Perlu diwaspadai akan timbulnya pre eklamsia dengan adanya faktor predisposisi. Walaupun timbulnya pre eklamsia tidak dapat dicegah sepenuhnya, namun frekuensinya dapat dikurangi dengan pemberian pengetahuan tentang pre eklamsia dan pelaksanaan pengawasan yang baik saat kehamilan.
Kata Kunci : keteraturan kunjungan antenatal, pre eklamsia
Daftar Bacaan : 60 (1994 - 2015)
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Tesis, Agustus 2016
HUBUNGAN KETERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMSIA DI RSUD KARAWANG JAWA BARAT TAHUN 2016
xx + 71 halaman + 40 tabel, 3 skema/gambar, 6 Lampiran
ABSTRAK
Berdasarkan laporan rutin program kesehatan ibu tahun 2013, Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat tertinggi dalam AKI. Kasus kematian ibu diantaranya akibat penyakit saat kehamilan yaitu Pre Eklamsia. Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti dari pre eklamsia. Faktor yang berhubungan dengan pre eklamsia antara lain paritas, adanya riwayat pre eklamsia / eklamsia di dalam keluarga, kehamilan kembar, diabetes, usia ibu, penyakit vaskuler penyakit ginjal, molahidatidosa, dan hidropfetalis. Untuk mendeteksi dini kejadian pre eklamsia dalam kehamilan serta mencegah agar pre eklamsia tidak menjadi eklamsia maka diperlukan kunjungan pemeriksaan antenatal yang teratur. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan keteraturan kunjungan antenatal dengan kejadian pre eklamsia di RSUD Karawang Jawa Barat Tahun 2016. Rancangan penelitian menggunakan desain penelitian case control, data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yaitu dari buku KIA. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memeriksakan kehamilannya di RSUD Karawang, dengan sampel 93 kasus dan 93 kontrol. Analisa statistik yang digunakan yaitu analisa univariat, analisa bivariat dan analisa multivariat. Variabel yang diteliti adalah keteraturan kunjungan antenatal, usia ibu hamil, pendidikan, paritas, pekerjaan, riwayat hipertensi, dan pengetahuan. Variabel yang paling dominan terhadap kejadian pre eklamsia adalah variabel pengetahuan. Saran : Pemeriksaan antenatal yang teratur dan teliti perlu dilakukan agar dapat mendeteksi dini kejadian pre eklamsia. Perlu diwaspadai akan timbulnya pre eklamsia dengan adanya faktor predisposisi. Walaupun timbulnya pre eklamsia tidak dapat dicegah sepenuhnya, namun frekuensinya dapat dikurangi dengan pemberian pengetahuan tentang pre eklamsia dan pelaksanaan pengawasan yang baik saat kehamilan.
Kata Kunci : keteraturan kunjungan antenatal, pre eklamsia
Daftar Bacaan : 60 (1994 - 2015)
list of authors
Septilia
Prof. Dr. dr. Rachmadhi Purwana, SKM
Dr. Atik Kridawati, ST, M.Kes
Prof. Dr. dr. Rachmadhi Purwana, SKM
Dr. Atik Kridawati, ST, M.Kes
Date
september 2016