Hubungan antara Paritas dengan Kejadian Inersia Uteri pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Dradjat Prawiranegara Kabupaten Serang Tahun 2015
Item
Title
Hubungan antara Paritas dengan Kejadian Inersia Uteri pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Dradjat Prawiranegara Kabupaten Serang Tahun 2015
Abstract
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT
Tesis, Agustus 2016
HUBUNGAN ANTARA PARITAS DENGAN KEJADIAN INERSIA UTERI PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. DRADJAT PRAWIRANEGARA KABUPATEN SERANG TAHUN 2015
xviii+ 74 halaman+ 10 tabel+ 3 gambar+ 2 lampiran
ABSTRAK
Tingginya angka kematian ibu di Indonesia disebabkan oleh timbulnya penyulit persalinan, angka kematian ibu (AKI) masih cukup tinggi, yaitu mencapai 359 per 100ribu kelahiran hidup (SDKI, 2012),di Banten AKI 264 kasus, dengan angka tertinggi di kabupaten Serang 62 kasus pada tahun 2015, adapun penyebabnya adalah perdarahan 22,5%. Salah satu penyebab perdarahan adalah gangguan kelemahan kontraksi otot rahim/inersia uteri. Kejadian inersia uteri banyak terjadi di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara kabupaten Serang sebesar 1.770 ibu bersalin. Adapun penyebab inersia uteri sebagian besar ditemukan pada primiparaa dan grandemultipara.
Tujuan penelitian ini menjelaskan hubungan antara paritas dengan kejadian inersia uteri pada ibu bersalin di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara kabupaten Serang tahun 2015.
Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan metode cross sectional. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dan intrumen penelitiannya menggunakan lembar observasi dari rekam medik. Populasi penelitian adalah semua ibu bersalin tahun 2015 sebanyak 2.178 orang. Sampel sebanyak 288 orang. Metode analisa data menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik.
Berdasarkan hasil statistik kejadian inersia uteri sebesar 189 (65.6%), ada hubungan yang signifikan antara paritas ibu dengan anak 1 dan >4, serta 2-4 dengan kejadian inersia uteri (p=0,000; or = 3,400).
Pengawasan bidan yang intensif sangat diperlukan pada setiap proses persalinan, dan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian mengenai inersia uteri dan pengaruhnya pada bayi yang dilahirkan, yang nantinya akan berdampak positif pada penanganan kegawatdaruratan pada umumnya dimasa yang akan datang
Kata Kunci : paritas, dan inersia uteri
Daftar Pustaka : 40 (1980-2015)
PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT
Tesis, Agustus 2016
HUBUNGAN ANTARA PARITAS DENGAN KEJADIAN INERSIA UTERI PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. DRADJAT PRAWIRANEGARA KABUPATEN SERANG TAHUN 2015
xviii+ 74 halaman+ 10 tabel+ 3 gambar+ 2 lampiran
ABSTRAK
Tingginya angka kematian ibu di Indonesia disebabkan oleh timbulnya penyulit persalinan, angka kematian ibu (AKI) masih cukup tinggi, yaitu mencapai 359 per 100ribu kelahiran hidup (SDKI, 2012),di Banten AKI 264 kasus, dengan angka tertinggi di kabupaten Serang 62 kasus pada tahun 2015, adapun penyebabnya adalah perdarahan 22,5%. Salah satu penyebab perdarahan adalah gangguan kelemahan kontraksi otot rahim/inersia uteri. Kejadian inersia uteri banyak terjadi di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara kabupaten Serang sebesar 1.770 ibu bersalin. Adapun penyebab inersia uteri sebagian besar ditemukan pada primiparaa dan grandemultipara.
Tujuan penelitian ini menjelaskan hubungan antara paritas dengan kejadian inersia uteri pada ibu bersalin di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara kabupaten Serang tahun 2015.
Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan metode cross sectional. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder dan intrumen penelitiannya menggunakan lembar observasi dari rekam medik. Populasi penelitian adalah semua ibu bersalin tahun 2015 sebanyak 2.178 orang. Sampel sebanyak 288 orang. Metode analisa data menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik.
Berdasarkan hasil statistik kejadian inersia uteri sebesar 189 (65.6%), ada hubungan yang signifikan antara paritas ibu dengan anak 1 dan >4, serta 2-4 dengan kejadian inersia uteri (p=0,000; or = 3,400).
Pengawasan bidan yang intensif sangat diperlukan pada setiap proses persalinan, dan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian mengenai inersia uteri dan pengaruhnya pada bayi yang dilahirkan, yang nantinya akan berdampak positif pada penanganan kegawatdaruratan pada umumnya dimasa yang akan datang
Kata Kunci : paritas, dan inersia uteri
Daftar Pustaka : 40 (1980-2015)
list of authors
Sandy Nurlaela Rachman
Prof. Dr. dr. Rachmadhi Purwana, SKM
Dr. Siti Masyitah, SKM, M.Kes
Prof. Dr. dr. Rachmadhi Purwana, SKM
Dr. Siti Masyitah, SKM, M.Kes
Date
September 2016