Determinan Kejadian Preeklamsia Berat (PEB) Di Puskesmas PONED Cikembar Kabupaten Sukabumi Tahun 2016
Item
Title
Determinan Kejadian Preeklamsia Berat (PEB) Di Puskesmas PONED Cikembar Kabupaten Sukabumi Tahun 2016
Abstract
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Tesis, 29 Agustus 2016
FITRI PUSPITASARI
DETERMINAN KEJADIAN PREEKLAMSIA BERAT (PEB) DI PUSKESMAS PONED CIKEMBAR KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2016
xx + 87 halaman + 20 tabel, 1 gambar, 15 lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang : Kehamilan yang disertai preeklampsia tergolong kehamilan yang berisiko tinggi karena preeklampsia merupakan penyebab dari 30% - 40% kematian maternal dan 30% - 50% kematian perinatal.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan yang berhubungan dengan kejadian PEB.
Metode :
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan case control. Jumlah kasus preeklamsia berat sebanyak 63 responden dan 126 kontrol tidak preeklasmsia berat. Pengambilan sampel dilakukan dengan observasi rekam medik. Analisis yang digunakan secara deskriptif, analitik chi square dan regresi logistik ganda.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian preeklamsia berat di Puskesmas Poned Cikembar dengan kontribusi 4,1%.
Kesimpulan : variabel yang berhubungan dengan preeklamsia berat adalah paritas. ANC meskipun tidak berhubungan namun nilai p nya > 0,05 (0,103) namun tidak boleh dihilangkan karena secara substansi ANC itu penting untuk mengurangi resiko tidak preeklamsia sebesar 2 kali lipat dibandingkan dengan ANC tidak patuh. Kontribusi ANC terhadap preeklamsia sebesar 2,5%.
Saran : melakukan penyuluhan agar ber KB dan meningkatkan pemeriksaan ANC.
Kata kunci : paritas, preeklamsia berat.
Referensi : (1998-2016)
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Tesis, 29 Agustus 2016
FITRI PUSPITASARI
DETERMINAN KEJADIAN PREEKLAMSIA BERAT (PEB) DI PUSKESMAS PONED CIKEMBAR KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2016
xx + 87 halaman + 20 tabel, 1 gambar, 15 lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang : Kehamilan yang disertai preeklampsia tergolong kehamilan yang berisiko tinggi karena preeklampsia merupakan penyebab dari 30% - 40% kematian maternal dan 30% - 50% kematian perinatal.
Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk menganalisis determinan yang berhubungan dengan kejadian PEB.
Metode :
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan case control. Jumlah kasus preeklamsia berat sebanyak 63 responden dan 126 kontrol tidak preeklasmsia berat. Pengambilan sampel dilakukan dengan observasi rekam medik. Analisis yang digunakan secara deskriptif, analitik chi square dan regresi logistik ganda.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian preeklamsia berat di Puskesmas Poned Cikembar dengan kontribusi 4,1%.
Kesimpulan : variabel yang berhubungan dengan preeklamsia berat adalah paritas. ANC meskipun tidak berhubungan namun nilai p nya > 0,05 (0,103) namun tidak boleh dihilangkan karena secara substansi ANC itu penting untuk mengurangi resiko tidak preeklamsia sebesar 2 kali lipat dibandingkan dengan ANC tidak patuh. Kontribusi ANC terhadap preeklamsia sebesar 2,5%.
Saran : melakukan penyuluhan agar ber KB dan meningkatkan pemeriksaan ANC.
Kata kunci : paritas, preeklamsia berat.
Referensi : (1998-2016)
list of authors
Fitri Puspitasari
Dr. Tri Suratmi, M.Pd
Dr. Cicilia Windiyaningsih, SKM, M.Kes
Dr. Tri Suratmi, M.Pd
Dr. Cicilia Windiyaningsih, SKM, M.Kes
Date
september 2016