Determinan Rendahnya Pemakaian KB IUD Pada Ibu Di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Angus Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang Tahun 2016
Item
Title
Determinan Rendahnya Pemakaian KB IUD Pada Ibu Di Wilayah Kerja Puskesmas Tegal Angus Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang Tahun 2016
Abstract
PROGRAM PASCASARJANA PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
Tesis, Agustus 2016
DETERMINAN RENDAHNYA PEMAKAIAN KB IUD PADA IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEGAL ANGUS KECAMATAN TELUK NAGA KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2016
xix + 102 halaman + 25 tabel + 4 gambar, 8 lampiran
ABSTRAK
Gerakan KB Nasional selama ini telah berhasil mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam membangun keluarga kecil yang makin mandiri. Namun kegiatan Keluarga Berencana masih kurangnya dalam pengunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), terbukti dari data BKKBN (2013) bahwa 51,1% akseptor KB memilih Suntikan sebagai alat kontrasepsi, 40,3 % memilih Pil, 4,3% memilih Implant 2,5% memilih IUD dan lainnya 1,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan penggunaan KB IUD di kalangan Ibu di wilayah Kerja Puskesmas Tegal Angus Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua akseptor KB sebanyak 350 akseptor. Sampel diambil menggunakan rumus Solvin, dan diperoleh jumlah sampel 187 orang secara stratified proporsional. Data penelitian adalah data primer kemudian di olah menggunakan uji frekuensi, uji chi-square dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian diperoleh, variabel yang berhubungan dengan pemakaian IUD adalah pendidikan (p value 0,000), ketersediaan pelayanan KB (p value 0,005), dukungan suami (p value 0,012), dan variabel yang tidak berhubungan adalah pengetahuan (p value 0,485), usia (p value 0,430), sikap (p value 0,724), sosial budaya (p value 0,621), paparan media (p value 0,197. Dari 8 variabel ini pendidikan merupakan faktor paling dominan terhadap pemakaian IUD dengan OR 3,701. Diharapkan dinas kesehatan agar terus melakukan penyuluhan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) bagi masyarakat, khususnya akseptor KB, sehingga kontra-sepsi IUD lebih diminati sebagai kontrasepsi yang efektif dan aman. Diharapkan juga dapat memfasilitasi dan memotivasi pasangan suami istri yang ingin ber-KB
Kata kunci : Karakteristik, IUD. Daftar Pustaka : 52 (2002 -2016)
Tesis, Agustus 2016
DETERMINAN RENDAHNYA PEMAKAIAN KB IUD PADA IBU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEGAL ANGUS KECAMATAN TELUK NAGA KABUPATEN TANGERANG TAHUN 2016
xix + 102 halaman + 25 tabel + 4 gambar, 8 lampiran
ABSTRAK
Gerakan KB Nasional selama ini telah berhasil mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam membangun keluarga kecil yang makin mandiri. Namun kegiatan Keluarga Berencana masih kurangnya dalam pengunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP), terbukti dari data BKKBN (2013) bahwa 51,1% akseptor KB memilih Suntikan sebagai alat kontrasepsi, 40,3 % memilih Pil, 4,3% memilih Implant 2,5% memilih IUD dan lainnya 1,7%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan penggunaan KB IUD di kalangan Ibu di wilayah Kerja Puskesmas Tegal Angus Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua akseptor KB sebanyak 350 akseptor. Sampel diambil menggunakan rumus Solvin, dan diperoleh jumlah sampel 187 orang secara stratified proporsional. Data penelitian adalah data primer kemudian di olah menggunakan uji frekuensi, uji chi-square dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian diperoleh, variabel yang berhubungan dengan pemakaian IUD adalah pendidikan (p value 0,000), ketersediaan pelayanan KB (p value 0,005), dukungan suami (p value 0,012), dan variabel yang tidak berhubungan adalah pengetahuan (p value 0,485), usia (p value 0,430), sikap (p value 0,724), sosial budaya (p value 0,621), paparan media (p value 0,197. Dari 8 variabel ini pendidikan merupakan faktor paling dominan terhadap pemakaian IUD dengan OR 3,701. Diharapkan dinas kesehatan agar terus melakukan penyuluhan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) bagi masyarakat, khususnya akseptor KB, sehingga kontra-sepsi IUD lebih diminati sebagai kontrasepsi yang efektif dan aman. Diharapkan juga dapat memfasilitasi dan memotivasi pasangan suami istri yang ingin ber-KB
Kata kunci : Karakteristik, IUD. Daftar Pustaka : 52 (2002 -2016)
list of authors
Eka Gusmanti
dr. Zarfiel Tafal, MPH
Dr. Tri Suratmi, M.Pd
dr. Zarfiel Tafal, MPH
Dr. Tri Suratmi, M.Pd
Date
september 2016