Faktor – faktor yang berhubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan pada Ibu Bersalin diwilayah kerja Puskesmas Caringin Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi Tahun 2015
Item
Title
Faktor – faktor yang berhubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan pada Ibu Bersalin diwilayah kerja Puskesmas Caringin Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi Tahun 2015
Abstract
PROGRAM PASCASARJANA PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT TESIS, …. Agustus 2016
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN TENAGA PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CARINGIN KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2015
Xiv +105 halaman + 46 tabel + 2 bagan + 8 attacments ABSTRAK
Puskesmas Caringin Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu kecamatan yang masih ada yang lolos atau pertolongan persalinannya oleh paraji. Oleh karena itu perlu diketahui Faktor apa saja yang berhubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan pada ibu bersalin khususnya di wilayah kerja Puskesmas Caringin Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian “Case Control” Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Caringin yakni 66 responden adapun sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dikumpulkan dengan melakukan wawancara untuk mengisi kuesioner yang telah dibuat terhadap responden. Dan dianalisis secara univaraiat, bivariat, multivariate, rumus yang digunakan adalah chi square dan analisis eregresi logistic berganda. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan bermakna antara, faktor pekerjaan, pendidikan, jarak, pengetahuan, ekonomi, transportasi, dukungan petugas kesehatan, dukungan, paraji, dukungan tokoh agama, masyarakat dengan pemilihan tenaga penolong persalinan. Namu untuk fariabel umur dan budaya tidak terdapat hubungan yang bermakna. Pada analisis univariat dikteahui bahwa hanya umur,pendidikan dan ransportasi yang secara bersama-sama berhubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan dimana yang menjadi variabel dominan adalan transportasi. Dengan masih ditemukannya responden yang memilih nonakes sebagai tenaga penolong persalinan. Tentunya perlu menggalang kerjasama pada lintas sektor, Mengadakan kerjasama lintas program dan memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang dimiliki.
Keywords : Umur, pekerjaan, pendidikan, jarak, pengetahuan, ekonomi, budaya, transportasi, dukungan petugas kesehatan, dukungan, paraji, dukungan tokoh agama, masyarakat,pemilihan tenaga penolong persalinan References :
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN TENAGA PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CARINGIN KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN SUKABUMI TAHUN 2015
Xiv +105 halaman + 46 tabel + 2 bagan + 8 attacments ABSTRAK
Puskesmas Caringin Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu kecamatan yang masih ada yang lolos atau pertolongan persalinannya oleh paraji. Oleh karena itu perlu diketahui Faktor apa saja yang berhubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan pada ibu bersalin khususnya di wilayah kerja Puskesmas Caringin Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian “Case Control” Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Caringin yakni 66 responden adapun sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dikumpulkan dengan melakukan wawancara untuk mengisi kuesioner yang telah dibuat terhadap responden. Dan dianalisis secara univaraiat, bivariat, multivariate, rumus yang digunakan adalah chi square dan analisis eregresi logistic berganda. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan bermakna antara, faktor pekerjaan, pendidikan, jarak, pengetahuan, ekonomi, transportasi, dukungan petugas kesehatan, dukungan, paraji, dukungan tokoh agama, masyarakat dengan pemilihan tenaga penolong persalinan. Namu untuk fariabel umur dan budaya tidak terdapat hubungan yang bermakna. Pada analisis univariat dikteahui bahwa hanya umur,pendidikan dan ransportasi yang secara bersama-sama berhubungan dengan pemilihan tenaga penolong persalinan dimana yang menjadi variabel dominan adalan transportasi. Dengan masih ditemukannya responden yang memilih nonakes sebagai tenaga penolong persalinan. Tentunya perlu menggalang kerjasama pada lintas sektor, Mengadakan kerjasama lintas program dan memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang dimiliki.
Keywords : Umur, pekerjaan, pendidikan, jarak, pengetahuan, ekonomi, budaya, transportasi, dukungan petugas kesehatan, dukungan, paraji, dukungan tokoh agama, masyarakat,pemilihan tenaga penolong persalinan References :
list of authors
Deni Iskandar
dr. Zulazmi Mamdy, MPH
Dr. Tri Krianto, M.Kes
dr. Zulazmi Mamdy, MPH
Dr. Tri Krianto, M.Kes
Date
september 2016