Determinan Kejadian Abortus pada Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Ibu Anak Restu Kasih Jakarta Timur Periode Januari Sampai Dengan April Tahun 2017.
Item
Title
Determinan Kejadian Abortus pada Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Ibu Anak Restu Kasih Jakarta Timur Periode Januari Sampai Dengan April Tahun 2017.
Abstract
ABSTRAK
merupakan salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Kejadiannya di RSIA Restu Kasih cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian abortus dan mempelajari faktor-faktor risiko yang menyebabkan terjadinya abortus pada ruang rawat inap RSIA Restu Kasih. Metode penelitian analitik observasional dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional.
Populasi adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di medical record RSIA Restu Kasih, sedangkan sampel adalah seluruh ibu hamil yang didiagnosa abortus oleh dokter, dan tercatat sebagai pasien pada Ruang Rawat Inap RSIA Restu Kasih bulan Januari sampai dengan April 2017. Pengumpulan data diperoleh dari medical record, dengan jumlah ibu hamil dirawat 176. Dari uji univariat didapat sebanyak 41 (23,3%) ibu yang mengalami abortus dan 135 tidak abortus.
Analisa data dengan uji chi square menunjukkan hasil bahwa ada hubungan yang bermakna antara kejadian abortus dengan umur ibu (p= 0,000, OR= 3,611), paritas (p=0,03, OR= 3,576) riwayat abortus (p= 0,04, OR= 2,82), pendidikan (p= 0,025 OR= 3,268) di RSIA Restu Kasih. Sedangkan pekerjaan ibu tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan kejadian abortus di RSIA Restu Kasih (p=0,318).
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa angka kejadian abortus cukup tinggi, dan banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya abortus. Disarankan untuk meningkatkan upaya pencegahan terjadinya abortus baik oleh ibu hamil, rumah sakit, maupun oleh masyarakat.
Daftar Bacaan : 26 (tahun 1998-2016)
Kata Kunci : abortus,Rumah Sakit Ibu Anak Restu Kasih
merupakan salah satu faktor yang menyebabkan tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Kejadiannya di RSIA Restu Kasih cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kejadian abortus dan mempelajari faktor-faktor risiko yang menyebabkan terjadinya abortus pada ruang rawat inap RSIA Restu Kasih. Metode penelitian analitik observasional dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional.
Populasi adalah seluruh ibu hamil yang tercatat di medical record RSIA Restu Kasih, sedangkan sampel adalah seluruh ibu hamil yang didiagnosa abortus oleh dokter, dan tercatat sebagai pasien pada Ruang Rawat Inap RSIA Restu Kasih bulan Januari sampai dengan April 2017. Pengumpulan data diperoleh dari medical record, dengan jumlah ibu hamil dirawat 176. Dari uji univariat didapat sebanyak 41 (23,3%) ibu yang mengalami abortus dan 135 tidak abortus.
Analisa data dengan uji chi square menunjukkan hasil bahwa ada hubungan yang bermakna antara kejadian abortus dengan umur ibu (p= 0,000, OR= 3,611), paritas (p=0,03, OR= 3,576) riwayat abortus (p= 0,04, OR= 2,82), pendidikan (p= 0,025 OR= 3,268) di RSIA Restu Kasih. Sedangkan pekerjaan ibu tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan kejadian abortus di RSIA Restu Kasih (p=0,318).
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa angka kejadian abortus cukup tinggi, dan banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya abortus. Disarankan untuk meningkatkan upaya pencegahan terjadinya abortus baik oleh ibu hamil, rumah sakit, maupun oleh masyarakat.
Daftar Bacaan : 26 (tahun 1998-2016)
Kata Kunci : abortus,Rumah Sakit Ibu Anak Restu Kasih
list of authors
Sri Harmini (155190106)
Samingan, SE,M Kes
Samingan, SE,M Kes
Date Modified
Agustus 2017