Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Klinik dan Praktik Bidan Berkala Bina Asih Husada Tangerang Tahun 2017
Item
Title
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Klinik dan Praktik
Bidan Berkala Bina Asih Husada Tangerang Tahun 2017
Bidan Berkala Bina Asih Husada Tangerang Tahun 2017
list of authors
Rosalia Septiawati
Dr. Priyo Hastono,MKes
Dr. Priyo Hastono,MKes
Date
Juli 2017
Abstract
XIII + 69 Hal + 9 Tabel + 3 Bagan + 9 Lampiran.
ABSTRAK
Angka kejadian diare pada balita di Klinik dan Praktik Bidan berkala Bina Asih Husada Tangerang Tahun 2017 dari 119 balita terdapat 58,8 % balita yang mengalami diare. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Klinik dan Praktik Bidan Berkala Bina Asih Husada Tangerang Tahun 2017. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan rancangan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel secara accidental sampeling. Objek penelitian yaitu seluruh ibu yang membawa balitanya melakukan pemeriksaan di Klinik dan Praktik Bidan Berkala Bina Asih Husada Tangerang yaitu sebanyak 119 balita. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan komputer, meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil analisis univariat sebanyak 58,8% balita yang mengalami diare dan 41,2 % tidak mengalami diare. Berdasarkan analisis bivariat dengan α=0,05 diperoleh tiga variabel yang berhubungan signifikan dengan kejadian diare pada balita yaitu ketersediaan air bersih (pv =0,0005), kondisi jamban (pv=0,009), kebiasaan mencuci tangan (pv=0,005). Sedangkan variabel pendidikan orangtua (pv=0,090), dan penghasilan keluarga (pv=0,173) tidak berhubungan signifikan dengan kejadian diare pada balita. Saran penelitian bagi orangtua yang memiliki balita disarankan untuk selalu menggunaka air bersih untuk keperluan sehari-hari, menjaga kebersihan jamban dan menggunakan jamban yang memenuhi syarat kesehatan serta membudayakan kebiasaan mencuci tangan yang baik dan benar agar angka kejadian diare pada balita tidak terulang kembali dan angka kejadian diare pada balita dapat menurun.
Kepustakaan : 21 (2012-2015)
Kata Kunci : Faktor lingkungan, Personal hygiene, Diare, Balita.
ABSTRAK
Angka kejadian diare pada balita di Klinik dan Praktik Bidan berkala Bina Asih Husada Tangerang Tahun 2017 dari 119 balita terdapat 58,8 % balita yang mengalami diare. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Klinik dan Praktik Bidan Berkala Bina Asih Husada Tangerang Tahun 2017. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan rancangan Cross Sectional dan teknik pengambilan sampel secara accidental sampeling. Objek penelitian yaitu seluruh ibu yang membawa balitanya melakukan pemeriksaan di Klinik dan Praktik Bidan Berkala Bina Asih Husada Tangerang yaitu sebanyak 119 balita. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan komputer, meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil analisis univariat sebanyak 58,8% balita yang mengalami diare dan 41,2 % tidak mengalami diare. Berdasarkan analisis bivariat dengan α=0,05 diperoleh tiga variabel yang berhubungan signifikan dengan kejadian diare pada balita yaitu ketersediaan air bersih (pv =0,0005), kondisi jamban (pv=0,009), kebiasaan mencuci tangan (pv=0,005). Sedangkan variabel pendidikan orangtua (pv=0,090), dan penghasilan keluarga (pv=0,173) tidak berhubungan signifikan dengan kejadian diare pada balita. Saran penelitian bagi orangtua yang memiliki balita disarankan untuk selalu menggunaka air bersih untuk keperluan sehari-hari, menjaga kebersihan jamban dan menggunakan jamban yang memenuhi syarat kesehatan serta membudayakan kebiasaan mencuci tangan yang baik dan benar agar angka kejadian diare pada balita tidak terulang kembali dan angka kejadian diare pada balita dapat menurun.
Kepustakaan : 21 (2012-2015)
Kata Kunci : Faktor lingkungan, Personal hygiene, Diare, Balita.