Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Anemia pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi Tahun 2016
Item
Title
Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Anemia pada Ibu Hamil
Di Wilayah Kerja Puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi Tahun 2016
Di Wilayah Kerja Puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi Tahun 2016
Abstract
ABSTRAK
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Tesis Juli
Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Anemia pada Ibu Hamil
Di Wilayah Kerja Puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi Tahun 2016
Kejadian anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan yang mengakibatkan risiko kematian maternal, angka prematuritas, berat bayi lahir rendah, dan angka kematian perinatal meningkat. Di Indonesia, 63,5 % ibu hamil dengan anemia, Angka prevalensi anemia ibu hamil di Jawa Barat adalah sebesar 13,5% tahun 2013. Tujuan penelitian ini mempelajari dan menjelaskan hubungan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan desain penelitian Cross Sectional dan pengolahan data dengan menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat (regresi logistik ganda). Penelitian ini dilaksanakan di wilayah puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi pada bulan Mei-Juni 2016. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil anemia 84 responden. Hasil penelitian terdapat 65% ibu hamil mengalami anemia, Variabel yang mempunyai hubungan dengan anemia pada ibu hamil yaitu paritas, kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, pekerjaan dan ANC menujukkan p-value 0,05, sedangkan variabel yang tidak mempunyai hubungan dengan anemia yaitu jarak kehamilan, umur ibu hamil, pendidikan dan pengetahuan. variabel dominan yaitu paritas (OR= 47,706). Saran pada penelitian ini perlu diadakan penyuluhan atau kegiatan tentang anemia pada ibu hamil di puskesmas maupun di posyandu, di adakan nya pemeriksaan darah rutin di puskesmas maupun di tenaga kesehatan lainnya.
Kata kunci : Anemia, Paritas, ANC
Referensi : 71 (1998-2013)
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Tesis Juli
Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Anemia pada Ibu Hamil
Di Wilayah Kerja Puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi Tahun 2016
Kejadian anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan yang mengakibatkan risiko kematian maternal, angka prematuritas, berat bayi lahir rendah, dan angka kematian perinatal meningkat. Di Indonesia, 63,5 % ibu hamil dengan anemia, Angka prevalensi anemia ibu hamil di Jawa Barat adalah sebesar 13,5% tahun 2013. Tujuan penelitian ini mempelajari dan menjelaskan hubungan anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi pada tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan desain penelitian Cross Sectional dan pengolahan data dengan menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat (regresi logistik ganda). Penelitian ini dilaksanakan di wilayah puskesmas Pabuaran Kota Sukabumi pada bulan Mei-Juni 2016. Subjek penelitian ini adalah ibu hamil anemia 84 responden. Hasil penelitian terdapat 65% ibu hamil mengalami anemia, Variabel yang mempunyai hubungan dengan anemia pada ibu hamil yaitu paritas, kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, pekerjaan dan ANC menujukkan p-value 0,05, sedangkan variabel yang tidak mempunyai hubungan dengan anemia yaitu jarak kehamilan, umur ibu hamil, pendidikan dan pengetahuan. variabel dominan yaitu paritas (OR= 47,706). Saran pada penelitian ini perlu diadakan penyuluhan atau kegiatan tentang anemia pada ibu hamil di puskesmas maupun di posyandu, di adakan nya pemeriksaan darah rutin di puskesmas maupun di tenaga kesehatan lainnya.
Kata kunci : Anemia, Paritas, ANC
Referensi : 71 (1998-2013)
list of authors
Kusuma Putri Pratiw
Prof. Dr. dr. Kusharisupeni, M.Sc
dr. Luknis Sabri, M.Kes
Prof. Dr. dr. Kusharisupeni, M.Sc
dr. Luknis Sabri, M.Kes
Date
Septmber 2016