Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Petugas Kesehatan Dalam Menangani Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Seluruh Puskesmas Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual
Item
Title
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kinerja Petugas Kesehatan Dalam Menangani Penyakit Demam Berdarah Dengue Di Seluruh Puskesmas Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual
Abstract
PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
IMELDA DRIA SONGUPNUAN
Tesis, Agustus 2016
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PETUGAS KESEHATAN DALAM MENANGANI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI SELURUH PUSKESMAS KABUPATEN MALUKU TENGGARA DAN KOTA TUAL
Xii + 97 halaman + 37 tabel + 2 skema/gambar, 8 lampiran
ABSTRAK
Puskesmas dalam usaha memberikan hak serta layanan yang prima bagi masyarakat, harus memiliki suatu standar pelayanan minimal. Standar pelayanan minimal juga digunakan untuk menangani pasien demam berdarah dengue. Penyakit demam berdarah dengue membutuhkan penanganan yang tepat dan cepat dari petugas kesehatan di puskesmas. Dibutuhkan kinerja dari petugas kesehatan yang handal melakukan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan dalam menangani penyakit Demam Berdarah Dengue di seluruh puskesmas Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas surveilans epidemiologi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) DBD sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat (distribusi frekuensi), bivariat (chi square), dan multivariat (uji regresi logistik). Hasil penelitian, sebagian besar petugas kesehatan berusia ≥ 30 tahun (60%), jenis kelamin perempuan (66,7%), pendidikan perguruan tinggi/PT (76,7%), pengalaman kerja > 10 tahun (53,3%), jarang mengikuti pelatihan (86,7%). Hasil analisis bivariat, variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan kinerja adalah usia (p = 0,034), pendidikan (p = 0,006), kompetensi (p = 0,006), lama kerja (p = 0,011), disiplin (p = 0,006), motivasi (p = 0,001), kepuasan kerja (p = 0,026) serta pelatihan (p = 0,035). Sedangkan pada variabel jenis kelamin (p = 0,398) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kinerja. Hasil analisis multivariat, Kompetensi (OR = 49,810) merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan dalam menangani penyakit DBD.
Kata kunci : Kinerja Petugas Kesehatan, Penanganan DBD
Daftar Pustaka : 40 (1997-2016)
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
IMELDA DRIA SONGUPNUAN
Tesis, Agustus 2016
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PETUGAS KESEHATAN DALAM MENANGANI PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI SELURUH PUSKESMAS KABUPATEN MALUKU TENGGARA DAN KOTA TUAL
Xii + 97 halaman + 37 tabel + 2 skema/gambar, 8 lampiran
ABSTRAK
Puskesmas dalam usaha memberikan hak serta layanan yang prima bagi masyarakat, harus memiliki suatu standar pelayanan minimal. Standar pelayanan minimal juga digunakan untuk menangani pasien demam berdarah dengue. Penyakit demam berdarah dengue membutuhkan penanganan yang tepat dan cepat dari petugas kesehatan di puskesmas. Dibutuhkan kinerja dari petugas kesehatan yang handal melakukan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan dalam menangani penyakit Demam Berdarah Dengue di seluruh puskesmas Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh petugas surveilans epidemiologi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) DBD sebanyak 30 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data secara univariat (distribusi frekuensi), bivariat (chi square), dan multivariat (uji regresi logistik). Hasil penelitian, sebagian besar petugas kesehatan berusia ≥ 30 tahun (60%), jenis kelamin perempuan (66,7%), pendidikan perguruan tinggi/PT (76,7%), pengalaman kerja > 10 tahun (53,3%), jarang mengikuti pelatihan (86,7%). Hasil analisis bivariat, variabel yang memiliki hubungan yang bermakna dengan kinerja adalah usia (p = 0,034), pendidikan (p = 0,006), kompetensi (p = 0,006), lama kerja (p = 0,011), disiplin (p = 0,006), motivasi (p = 0,001), kepuasan kerja (p = 0,026) serta pelatihan (p = 0,035). Sedangkan pada variabel jenis kelamin (p = 0,398) tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kinerja. Hasil analisis multivariat, Kompetensi (OR = 49,810) merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kinerja petugas kesehatan dalam menangani penyakit DBD.
Kata kunci : Kinerja Petugas Kesehatan, Penanganan DBD
Daftar Pustaka : 40 (1997-2016)
list of authors
Imelda Dria Songupnuan
Prof. Dr. drg. Budharto,. SKM
Dr. Budi Hartono, SE, M.Kes
Prof. Dr. drg. Budharto,. SKM
Dr. Budi Hartono, SE, M.Kes
Date
september 2016