Faktor-faktor yang berhubungan dengan kontaminasi coliform dalam air minum isi ulang pada depot air minum wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pulogadung Tahun 2018
Item
Title
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kontaminasi coliform dalam air minum isi ulang pada depot air minum wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pulogadung Tahun 2018
Abstract
ABSTRAK
Kontaminasi coliform bersumber dari feses manusia yang dapat mencemari kualitas air minum isi ulang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, sebesar 56,3% sampel air minum isi ulang dari seluruh depot air minum di Kecamatan Pulogadung terkontaminasi oleh bakteri Eschericia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kontaminasi bakteriologi E.coli dari variabel independen (hygiene sanitasi tempat, hygiene sanitasi peralatan, fasilitas sanitasi, hygiene karyawan dan perilaku penjamah) variabel dependen yaitu kontaminasi bakteriologi E.coli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian merupakan seluruh depot air minum binaan Puskesmas Kecamatan Pulogadung yang berjumlah 33. Hasil penelitian didapatkan bahwa 66,7% sampel AMIU tidak memenuhi syarat kualitas bakterologi sedangkan yang memenuhi syarat sebesar 33,3% dan terdapat hubungan yang bermakna antara hygiene sanitasi tempat (p=0,027), hygiene sanitasi peralatan (p=0,001), fasilitas sanitasi (p=0,002), hygiene karyawan (p=0,005) dengan kontaminasi bakteriologi E.coli dalam air minum isi ulang. Untuk mencegah terjadinya kontaminasi bakteriologi peneliti menyarankan agar pengusaha DAMIU melengkapi sarana dan prasarana sanitasi serta menjaga kebersihannya.
Kata Kunci : AMIU, Kontaminasi Bakteriologi, Eschericia coli, DAMIU
Daftar bacaan : 21 (2001– 2017)
Kontaminasi coliform bersumber dari feses manusia yang dapat mencemari kualitas air minum isi ulang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan, sebesar 56,3% sampel air minum isi ulang dari seluruh depot air minum di Kecamatan Pulogadung terkontaminasi oleh bakteri Eschericia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor kontaminasi bakteriologi E.coli dari variabel independen (hygiene sanitasi tempat, hygiene sanitasi peralatan, fasilitas sanitasi, hygiene karyawan dan perilaku penjamah) variabel dependen yaitu kontaminasi bakteriologi E.coli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Sampel penelitian merupakan seluruh depot air minum binaan Puskesmas Kecamatan Pulogadung yang berjumlah 33. Hasil penelitian didapatkan bahwa 66,7% sampel AMIU tidak memenuhi syarat kualitas bakterologi sedangkan yang memenuhi syarat sebesar 33,3% dan terdapat hubungan yang bermakna antara hygiene sanitasi tempat (p=0,027), hygiene sanitasi peralatan (p=0,001), fasilitas sanitasi (p=0,002), hygiene karyawan (p=0,005) dengan kontaminasi bakteriologi E.coli dalam air minum isi ulang. Untuk mencegah terjadinya kontaminasi bakteriologi peneliti menyarankan agar pengusaha DAMIU melengkapi sarana dan prasarana sanitasi serta menjaga kebersihannya.
Kata Kunci : AMIU, Kontaminasi Bakteriologi, Eschericia coli, DAMIU
Daftar bacaan : 21 (2001– 2017)
list of authors
Siti Nursanti Permata (165059083)
Dr. Hadi Siswanto, SKM, MPH
Dr. Hadi Siswanto, SKM, MPH
Date Modified
Agustus 2018