Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cleaning service terhadap kesehatan kerja di RSUD Kramat Jati Tahun 2018
Item
Title
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku cleaning service terhadap kesehatan kerja di RSUD Kramat Jati Tahun 2018
Abstract
ABSTRAK
Survey awal yang dilakukan di bulan Mei 2018, diketahui petugas cleaning service Di RSUD Kramat Jati dari 10 petugas cleaning service, 7 petugas cleaning service (70%) memakai sarung tangan karet saat melakukan pembersihan kamar mandi, 3 petugas (30%) cleaning service yang tidak menggunakan sarung tangan karet saat melakukan pembersihan kamar mandi. Dari 10 petugas tersebut 6 petugas (60%) cleaning service sudah menggunakan lobby duster saat membersihkan lantai, 4 petugas (40%) cleaning service tidak menggunakan lobby duster saat membersihkan lantai sehingga dapat membahayakan kesehatan kerja dirinya serta pengunjung. Tujuan penelitian: ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Cleaning service Terhadap Kesehatan Kerja di RSUD Kramat Jati Tahun 2018. Metode penelitian: ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan study cross sectional. Hasil penelitian: diketahui yang berperilaku tidak baik yaitu 82.4% dan yang berprilaku baik 17.6%. Hasil anailisis bivariate pada variabel sikap dan perlaku diperoleh p value sebesar 0,010 (p<0,05) nilai OR=16.667 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan perilaku cleaning service di RSUD Kramat Jati Tahun 2018. Saran: Untuk RSUD Kramat Jati agar sering dilakukan sosialisasi kepada cleaning service tentang perilaku dan sikap ditingkatkan lagi agar cleaning service lebih paham pentingnya perilaku dan sikap terhadap kesehatan kerja. Karena dari hasil tersebut perilaku dan sikap memiliki hubungan yang bisa menyebabkan kesehatan kerja untuk dirinya serta pengunjung.
Daftar Bacaan : 16 (2003-2017)
Kata Kunci : Perilaku, Cleaning service, Kesehatan Kerja
Survey awal yang dilakukan di bulan Mei 2018, diketahui petugas cleaning service Di RSUD Kramat Jati dari 10 petugas cleaning service, 7 petugas cleaning service (70%) memakai sarung tangan karet saat melakukan pembersihan kamar mandi, 3 petugas (30%) cleaning service yang tidak menggunakan sarung tangan karet saat melakukan pembersihan kamar mandi. Dari 10 petugas tersebut 6 petugas (60%) cleaning service sudah menggunakan lobby duster saat membersihkan lantai, 4 petugas (40%) cleaning service tidak menggunakan lobby duster saat membersihkan lantai sehingga dapat membahayakan kesehatan kerja dirinya serta pengunjung. Tujuan penelitian: ini adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Cleaning service Terhadap Kesehatan Kerja di RSUD Kramat Jati Tahun 2018. Metode penelitian: ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan study cross sectional. Hasil penelitian: diketahui yang berperilaku tidak baik yaitu 82.4% dan yang berprilaku baik 17.6%. Hasil anailisis bivariate pada variabel sikap dan perlaku diperoleh p value sebesar 0,010 (p<0,05) nilai OR=16.667 yang berarti ada hubungan yang bermakna antara sikap dengan perilaku cleaning service di RSUD Kramat Jati Tahun 2018. Saran: Untuk RSUD Kramat Jati agar sering dilakukan sosialisasi kepada cleaning service tentang perilaku dan sikap ditingkatkan lagi agar cleaning service lebih paham pentingnya perilaku dan sikap terhadap kesehatan kerja. Karena dari hasil tersebut perilaku dan sikap memiliki hubungan yang bisa menyebabkan kesehatan kerja untuk dirinya serta pengunjung.
Daftar Bacaan : 16 (2003-2017)
Kata Kunci : Perilaku, Cleaning service, Kesehatan Kerja
list of authors
Rian Utama (165059075)
Dr. Hadi Siswanto, SKM., MPH
Dr. Hadi Siswanto, SKM., MPH
Date Modified
Agustus 2018