Analisis Hubungan Waktu Tunggu Dan Mutu Layanan Dengan Loyalitas Pasien Di Poli Kia Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak Jakarta Tahun 2018
Item
Title
Analisis Hubungan Waktu Tunggu Dan Mutu Layanan Dengan Loyalitas Pasien Di Poli Kia Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak Jakarta Tahun 2018
Abstract
ABSTRAK
Rumah sakit saat ini diharapkan dapat menyediakan pelayanan kesehatan yang
memiliki standar yang optimal. Merupakan upaya yang akuntabilitas bagi tiap Rumah Sakit
agar mampu berkompetisi dengan rumah sakit lain agar mendapatkan sikap loyalitas
konsumen.
Faktor yang sering mengganggu performa dari rumah sakit adalah berkaitan dengan
waktu tunggu layanan. Kelambatan penanganan merupakan isu yang penting dalam jasa
pelayanan. Akhir akhir ini, banyak penelitian memberikan hasil efek negatif dampak waktu
tunggu yang lama pada kepuasan dan loyalitas konsumen. Hal tersebut akan mempengaruhi
kualitas pelayanan juga. Dengan terganggunya kepuasan konsumen dapat menyebabkan
berkurangnya sikap loyalitas pasien.
Menciptakan pelanggan yang loyal adalah merupakan strategi penting ketimbang
hanya memberi kepuasan dan memuaskan pasien. Penelitian ini melihat hubungan waktu
tunggu dan mutu layanan yang diberikan oleh Instalasi Rawat Jalan Bagian KIA terhadap
perilaku loyalitas dari pasien yang memeriksakan diri.
Penelitian dikerjakan pada pasien yang memeriksakan diri di Instalasi Rawat Jalan
Bagian KIA Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak Jakarta. Sampel dari populasi
sebanyak 300 responden. Merupakan penelitian belah bintang dengan program Structural
Equation Modeling (SEM) jenis software LISREL. Dikerjakan bulan Juni – Juli 2018. Pada
penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 300 sampel.
Hasil penelitian didapatkan bahwa waktu tunggu yang lama dan mutu layanan
mempunyai korelasi yang kuat terhadap loyalitas pasien (R2 = 0.85). Hal ini berarti bahwa
gambaran perilaku loyal pasien (variabel terikat) sangat bergantung kepada waktu tunggu dan
mutu layanan (variabel bebas) sebanyak 85%. Waktu tunggu sendiri bermakna (R2 = 0.93)
terhadap variabel terikat. Kualitas layanan terhadap loyalitas bermakna T-Value 5.68 (t-value
> t-tabel (1.96) α 0.05).
Jadi agar perilaku loyalitas pasien yang berkunjung meningkat maka beberapa saran
antara lain, anjuran dokter SpOG datang tepat waktu, membuat ruang tunggu yang nyaman,
dan beberapa saran inovasi pada tahap registerasi pasien.
Kata Kunci : Waktu Tunggu, Mutu Pelayanan, Loyalitas Pasien
Kepustakaan : 81 (1974-2002)
Rumah sakit saat ini diharapkan dapat menyediakan pelayanan kesehatan yang
memiliki standar yang optimal. Merupakan upaya yang akuntabilitas bagi tiap Rumah Sakit
agar mampu berkompetisi dengan rumah sakit lain agar mendapatkan sikap loyalitas
konsumen.
Faktor yang sering mengganggu performa dari rumah sakit adalah berkaitan dengan
waktu tunggu layanan. Kelambatan penanganan merupakan isu yang penting dalam jasa
pelayanan. Akhir akhir ini, banyak penelitian memberikan hasil efek negatif dampak waktu
tunggu yang lama pada kepuasan dan loyalitas konsumen. Hal tersebut akan mempengaruhi
kualitas pelayanan juga. Dengan terganggunya kepuasan konsumen dapat menyebabkan
berkurangnya sikap loyalitas pasien.
Menciptakan pelanggan yang loyal adalah merupakan strategi penting ketimbang
hanya memberi kepuasan dan memuaskan pasien. Penelitian ini melihat hubungan waktu
tunggu dan mutu layanan yang diberikan oleh Instalasi Rawat Jalan Bagian KIA terhadap
perilaku loyalitas dari pasien yang memeriksakan diri.
Penelitian dikerjakan pada pasien yang memeriksakan diri di Instalasi Rawat Jalan
Bagian KIA Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Cilandak Jakarta. Sampel dari populasi
sebanyak 300 responden. Merupakan penelitian belah bintang dengan program Structural
Equation Modeling (SEM) jenis software LISREL. Dikerjakan bulan Juni – Juli 2018. Pada
penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 300 sampel.
Hasil penelitian didapatkan bahwa waktu tunggu yang lama dan mutu layanan
mempunyai korelasi yang kuat terhadap loyalitas pasien (R2 = 0.85). Hal ini berarti bahwa
gambaran perilaku loyal pasien (variabel terikat) sangat bergantung kepada waktu tunggu dan
mutu layanan (variabel bebas) sebanyak 85%. Waktu tunggu sendiri bermakna (R2 = 0.93)
terhadap variabel terikat. Kualitas layanan terhadap loyalitas bermakna T-Value 5.68 (t-value
> t-tabel (1.96) α 0.05).
Jadi agar perilaku loyalitas pasien yang berkunjung meningkat maka beberapa saran
antara lain, anjuran dokter SpOG datang tepat waktu, membuat ruang tunggu yang nyaman,
dan beberapa saran inovasi pada tahap registerasi pasien.
Kata Kunci : Waktu Tunggu, Mutu Pelayanan, Loyalitas Pasien
Kepustakaan : 81 (1974-2002)
list of authors
Dr.R.H Djadjang A, SH, Mkes
Dicky Dewanto TR, SKM, MARS
dr. Jati Berandini Prastiwi, MARS
Dicky Dewanto TR, SKM, MARS
dr. Jati Berandini Prastiwi, MARS
Date
Agustus 2018