Analisis Pengadaan Reagen Berdasarkan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Pada Unit Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya Tahun 2016
Item
Title
Analisis Pengadaan Reagen Berdasarkan Metode Economic Order Quantity (Eoq) Pada Unit Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya Tahun 2016
Abstract
ABSTRAK
Unit Laboratorium merupakan unit kerja yang cukup banyak menggunakan anggaran rumah sakit. Berdasarkan evaluasi anggaran rumah sakit tahun 2015, pada Unit Laboratorium didapatkan stok akhir tiap bulan reagen cukup tinggi. Tingginya persentase total stok akhir atau over stok reagen dibandingkan dengan nilai belanja reagen pada tahun 2015, mencapai rata-rata 41.2 % tiap bulan dan dalam satu tahun anggaran 2015 apabila diakumulasikan bernilai Rp 66,907,325, sehingga sangat diperlukan adanya pengendalian penggunaan anggaran agar lebih efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efisiensi pengadaan reagen berdasarkan EOQ (Economic Order Quantity) dibandingkan dengan pengadaan reagen metode kombinasi yang sekarang dilakukan pada Rumah Sakit Pertamina Jaya.
Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif dengan pendekatan secara analitik. Rancangan dalam penelitian ini yang digunakan adalah rancangan penelitian retrospektif, yaitu peneliti menggunakan data yang sudah ada. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan melakukan studi perbandingan (komparatif study) yang bertujuan untuk membandingkan antara nilai Turn Over Ratio (TOR) antara metode konsumsi dengan metode EOQ.
Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 27 reagen Kelompok A Analisis ABC Indeks kritis didapatkan hasil , ada perbedaan nilai Turn Over Ratio (TOR) pengadaan reagen metode kombinasi dengan pengadaan reagen menggunakan Economic Order Quantity (EOQ) dan model pengadaan reagen dengan metode EOQ lebih efisien dan efektif.
Metode EOQ bisa digunakan sebagai salah satu metode pengendaliaan reagen di Unit Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya. Dan nilai TOR digunakan untuk melihat adanya efesisnsi dalam pengadaan reagen.
Kata Kunci : Manajemen Logistik, Metode EOQ, TOR
Kepustakaan : 21 ( 2009-2016)
Unit Laboratorium merupakan unit kerja yang cukup banyak menggunakan anggaran rumah sakit. Berdasarkan evaluasi anggaran rumah sakit tahun 2015, pada Unit Laboratorium didapatkan stok akhir tiap bulan reagen cukup tinggi. Tingginya persentase total stok akhir atau over stok reagen dibandingkan dengan nilai belanja reagen pada tahun 2015, mencapai rata-rata 41.2 % tiap bulan dan dalam satu tahun anggaran 2015 apabila diakumulasikan bernilai Rp 66,907,325, sehingga sangat diperlukan adanya pengendalian penggunaan anggaran agar lebih efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efisiensi pengadaan reagen berdasarkan EOQ (Economic Order Quantity) dibandingkan dengan pengadaan reagen metode kombinasi yang sekarang dilakukan pada Rumah Sakit Pertamina Jaya.
Penelitian ini dirancang sebagai penelitian deskriptif dengan pendekatan secara analitik. Rancangan dalam penelitian ini yang digunakan adalah rancangan penelitian retrospektif, yaitu peneliti menggunakan data yang sudah ada. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif analitik dengan melakukan studi perbandingan (komparatif study) yang bertujuan untuk membandingkan antara nilai Turn Over Ratio (TOR) antara metode konsumsi dengan metode EOQ.
Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 27 reagen Kelompok A Analisis ABC Indeks kritis didapatkan hasil , ada perbedaan nilai Turn Over Ratio (TOR) pengadaan reagen metode kombinasi dengan pengadaan reagen menggunakan Economic Order Quantity (EOQ) dan model pengadaan reagen dengan metode EOQ lebih efisien dan efektif.
Metode EOQ bisa digunakan sebagai salah satu metode pengendaliaan reagen di Unit Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya. Dan nilai TOR digunakan untuk melihat adanya efesisnsi dalam pengadaan reagen.
Kata Kunci : Manajemen Logistik, Metode EOQ, TOR
Kepustakaan : 21 ( 2009-2016)
list of authors
Fresley Hutapea, SH, MH, MARS
dr. Putri Yoen Aulina, MARS
Drs. Soedarto Soepangat, MARS
dr. Putri Yoen Aulina, MARS
Drs. Soedarto Soepangat, MARS
Date
11 Agustus 2016