Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin Di Rsia Ibnu Sina Jakarata Barat Tahun 2017
Item
Title
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin Di Rsia Ibnu Sina Jakarata Barat Tahun 2017
Abstract
xiv + 42 Halaman + 2 Bagan + 6 Tabel + 13 Lampiran
ABSTRAK
Ketuban Pecah Dini merupakan salah satu faktor resiko yang mempunyai konstribusi terhadap kematian bayi. Data di RSIA Ibnu Sina Jakarta Barat menunjukan adanya peningkatan dari tahun 2015 sampai dengan 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas, berat badan bayi lahir dan jumlah janin pada ibu bersalin dengan kejadian Ketuban Pecah Dini.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitiannya Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 217 orang. Analisis statistik menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden mengalami Ketuban Pecah Dini beresiko dibandingkan Ketuban Pecah Dini yang tidak beresiko, sebagian besar ibu tidak beresiko, sebagian besar 1 dan ≥4 anak, sebagian besar berat badan bayi lahir normal. Hasil bivariat menunjukan adanya tidak ada hubungan jumlah janin dengan kejadian Ketuban Pecah Dini dengan nilai p=0,017, ada hubungan antara paritas dengan kejadian Ketuban Pecah Dini dengan nilai p=0,050, ada hubungan antara BBL bayi dengan kejadian Ketuban Pecah Dini dengan nilai p=0,006.
Saran bagi RSIA Ibnu Sina Jakarta Barat agar tetap menjaga dan meningkatkan pelayanan terutama pada pelayanan ibu bersalin dengan upaya pencegahan gawat janin yang disebabkan karena Ketuban Pecah Dini.
Kata kunci : Ketuban Pecah Dini, Paritas, BBL Bayi, Jumlah Janin
Daftar Bacaan : 23 buku bacaan (2000-2013)
ABSTRAK
Ketuban Pecah Dini merupakan salah satu faktor resiko yang mempunyai konstribusi terhadap kematian bayi. Data di RSIA Ibnu Sina Jakarta Barat menunjukan adanya peningkatan dari tahun 2015 sampai dengan 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas, berat badan bayi lahir dan jumlah janin pada ibu bersalin dengan kejadian Ketuban Pecah Dini.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitiannya Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 217 orang. Analisis statistik menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden mengalami Ketuban Pecah Dini beresiko dibandingkan Ketuban Pecah Dini yang tidak beresiko, sebagian besar ibu tidak beresiko, sebagian besar 1 dan ≥4 anak, sebagian besar berat badan bayi lahir normal. Hasil bivariat menunjukan adanya tidak ada hubungan jumlah janin dengan kejadian Ketuban Pecah Dini dengan nilai p=0,017, ada hubungan antara paritas dengan kejadian Ketuban Pecah Dini dengan nilai p=0,050, ada hubungan antara BBL bayi dengan kejadian Ketuban Pecah Dini dengan nilai p=0,006.
Saran bagi RSIA Ibnu Sina Jakarta Barat agar tetap menjaga dan meningkatkan pelayanan terutama pada pelayanan ibu bersalin dengan upaya pencegahan gawat janin yang disebabkan karena Ketuban Pecah Dini.
Kata kunci : Ketuban Pecah Dini, Paritas, BBL Bayi, Jumlah Janin
Daftar Bacaan : 23 buku bacaan (2000-2013)
list of authors
Reni Sulistiawati
Sri Widodo,SE,MKes
Sri Widodo,SE,MKes
Date
Agustus 2017