Hubungan Usia dan Status Gizi Ibu Bersalin dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Karawang Tahun 2017
Item
Title
Hubungan Usia dan Status Gizi Ibu Bersalin dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Karawang Tahun 2017
Abstract
xviii + 61 halaman, 8 tabel, 2 bagan, 5 lampiran
ABSTRAK
Latar belakang Berdasarkan data RSUD Karawang kejadian Berat Badan Lahir Rendah meningkat. Pada tahun 2013 sebanyak 750 BBLR (22,2%), pada tahun 2014 sebanyak 880 BBLR (24,8%), pada tahun 2015 sebanyak 787 BBLR (23,6%), pada tahun 2016 sebanyak 901 BBLR (38,7%).
Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan usia dan status gizi ibu bersalin dengan kejadian berat badan lahir rendah di RSUD Karawang tahun 2016.
Metode penelitian Penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional tiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder melalui pencatatan data dari rekam medik.
Hasil penelitian Hasil analisis univariat menunjukan kejadian BBLR lebih banyak yaitu 187 bayi (67,5%) dan BBLSR hanya 90 bayi (32,5%). Hasil bivariat menunjukan kejadian berat badan lahir rendah di RSUD Karawang tahun 2016 adalah 277 bayi. Angka kejadian terbanyak ditemukan pada usia biologis ibu bersalin berisiko yaitu kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun sebanyak 207 ibu (60,6%), pada usia tidak berisiko antara 20-35 tahun hanya 70 ibu (39,4%) pada status gizi (kurang) IMT <19,8 sebanyak 219 (56,0%), dan pada status gizi (baik) IMT ≥19,8 sebanyak 58 (44,0%).
Simpulan penelitian Berdasarkan analisis bivariat hubungan usia biologis ibu bersalin dengan kejadian berat badan lahir rendah (p-value 0,046 ≤ 0,05) dan hubungan status gizi ibu bersalin dengan kejadian berat badan lahir rendah (p-value 0,006 ≤ 0,05), hal tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia biologis ibu dan status gizi ibu bersalin dengan kejadian berat badan lahir rendah.
Saran: Tenaga kesehatan diharapkan aktif melakukan penyuluhan intensif ke masyarakat luas atau sekolah dalam pencegahan berat badan lahir rendah.
Daftar Bacaan : 26 literatur (2007-2013)
Kata Kunci : Berat Badan Lahir Rendah, Usia, Status Gizi Ibu Bersalin, RSUD
ABSTRAK
Latar belakang Berdasarkan data RSUD Karawang kejadian Berat Badan Lahir Rendah meningkat. Pada tahun 2013 sebanyak 750 BBLR (22,2%), pada tahun 2014 sebanyak 880 BBLR (24,8%), pada tahun 2015 sebanyak 787 BBLR (23,6%), pada tahun 2016 sebanyak 901 BBLR (38,7%).
Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan usia dan status gizi ibu bersalin dengan kejadian berat badan lahir rendah di RSUD Karawang tahun 2016.
Metode penelitian Penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional tiap subjek penelitian hanya diobservasi sekali saja. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder melalui pencatatan data dari rekam medik.
Hasil penelitian Hasil analisis univariat menunjukan kejadian BBLR lebih banyak yaitu 187 bayi (67,5%) dan BBLSR hanya 90 bayi (32,5%). Hasil bivariat menunjukan kejadian berat badan lahir rendah di RSUD Karawang tahun 2016 adalah 277 bayi. Angka kejadian terbanyak ditemukan pada usia biologis ibu bersalin berisiko yaitu kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun sebanyak 207 ibu (60,6%), pada usia tidak berisiko antara 20-35 tahun hanya 70 ibu (39,4%) pada status gizi (kurang) IMT <19,8 sebanyak 219 (56,0%), dan pada status gizi (baik) IMT ≥19,8 sebanyak 58 (44,0%).
Simpulan penelitian Berdasarkan analisis bivariat hubungan usia biologis ibu bersalin dengan kejadian berat badan lahir rendah (p-value 0,046 ≤ 0,05) dan hubungan status gizi ibu bersalin dengan kejadian berat badan lahir rendah (p-value 0,006 ≤ 0,05), hal tersebut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia biologis ibu dan status gizi ibu bersalin dengan kejadian berat badan lahir rendah.
Saran: Tenaga kesehatan diharapkan aktif melakukan penyuluhan intensif ke masyarakat luas atau sekolah dalam pencegahan berat badan lahir rendah.
Daftar Bacaan : 26 literatur (2007-2013)
Kata Kunci : Berat Badan Lahir Rendah, Usia, Status Gizi Ibu Bersalin, RSUD
list of authors
Nurul Patia Syam
dr. Sawitono Amin Singgih,DAF
dr. Sawitono Amin Singgih,DAF
Date
Juni 2017