Pengaruh Fungsi Supervisi Atasan Dan Karakteristik Perawat Terhadap Kepatuhan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok Tahun 2016
Item
Title
Pengaruh Fungsi Supervisi Atasan Dan Karakteristik Perawat Terhadap Kepatuhan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok Tahun 2016
Abstract
ABSTRAK
Fungsi supervisi atasan merupakan bagian fungsi pengarahan dari system manajerial pelayanan keperawatan. Melalui fungsi supervisi atasan yang dilakukan oleh kepala ruang perawatan secara tepat dapat meningkatkan kepatuhan pendokumentasian asuhan keperawatan. Di ruang rawat inap Rumah sakit Bhayangkara Brimob diperoleh informasi adanya permasalahan kurang optimalnya teknik kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan, kurang optimalnya pelaksanaan fungsi supervisi atasan dan adanya faktor karakteristik perawat.
Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran pengaruh fungsi supervisi atasan, karakteristik perawat terhadap kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Brimob. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasinya adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Brimob sebanyak 57 responden dengan tingkat pendidikan SPK dan DIII Keperawatan. Sampel penelitian diambil dengan teknik sampling jenuh karena jumlah populasinya relatif kecil. Analisa data yang digunakan adalah univariat, bivariat dengan uji Chi Square dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang bermakna antara fungsi supervisi langsung terhadap kepatuhan perawat pelaksana (p= 0,002), dan fungsi supervisi atasan tidak langsung terhadap kepatuhan perawat pelaksana (p=0,036). Ada pengaruh yang bermakna antara karakteristik perawat dengan dimensi pengembangan SDM (pelatihan) terhadap kepatuhan perawat pelaksana (p = 0,048). Kata kunci : Teknik fungsi supervisi atasan terhadap kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan.
Daftar Pustaka : 31(1995 – 2014)
Fungsi supervisi atasan merupakan bagian fungsi pengarahan dari system manajerial pelayanan keperawatan. Melalui fungsi supervisi atasan yang dilakukan oleh kepala ruang perawatan secara tepat dapat meningkatkan kepatuhan pendokumentasian asuhan keperawatan. Di ruang rawat inap Rumah sakit Bhayangkara Brimob diperoleh informasi adanya permasalahan kurang optimalnya teknik kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan, kurang optimalnya pelaksanaan fungsi supervisi atasan dan adanya faktor karakteristik perawat.
Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran pengaruh fungsi supervisi atasan, karakteristik perawat terhadap kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Brimob. Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasinya adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Brimob sebanyak 57 responden dengan tingkat pendidikan SPK dan DIII Keperawatan. Sampel penelitian diambil dengan teknik sampling jenuh karena jumlah populasinya relatif kecil. Analisa data yang digunakan adalah univariat, bivariat dengan uji Chi Square dan multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang bermakna antara fungsi supervisi langsung terhadap kepatuhan perawat pelaksana (p= 0,002), dan fungsi supervisi atasan tidak langsung terhadap kepatuhan perawat pelaksana (p=0,036). Ada pengaruh yang bermakna antara karakteristik perawat dengan dimensi pengembangan SDM (pelatihan) terhadap kepatuhan perawat pelaksana (p = 0,048). Kata kunci : Teknik fungsi supervisi atasan terhadap kepatuhan perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan.
Daftar Pustaka : 31(1995 – 2014)
list of authors
dr. Putri Yoen Aulina, MARS
Dr. Hartono, M.Si
Fresley Hutapea, MH, MARS
Dr. Hartono, M.Si
Fresley Hutapea, MH, MARS
Date
Agustus 2016