Hubungan Umur, Paritas Dan Berat Badan Bayi Lahir Pada Ibu Bersalin Normal Dengan Kejadian Rupture Perineum Di Puskesmas Wangon Tahun 2017
Item
Title
Hubungan Umur, Paritas Dan Berat Badan Bayi Lahir Pada Ibu Bersalin Normal Dengan Kejadian Rupture Perineum Di Puskesmas Wangon Tahun 2017
Abstract
xvi + 52 Halaman + 2 Bagan + 6 Tabel + 13 Lampiran
ABSTRAK
Rupture perineum merupakan salah satu faktor resiko yang mempunyai konstribusi terhadap kematian ibu. Data di Puskesmas Wangon menunjukan adanya peningkatan dari tahun 2015 sampai dengan 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan umur, paritas dan berat badan bayi lahir pada ibu bersalin normal dengan kejadian rupture perineum
Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan penelitiannya Cross Sectional. Jumlah populasi seluruh ibu bersalin dengan rupture perineum di Puskesmas Wangon periode 2016 berjumlah 170 orang. Analisis statistik menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden mengalami rupture perineum beresiko dibandingkan rupture yang tidak beresiko, sebagian besar ibu tidak beresiko, sebagian besar 1 dan ≥4 anak, sebagian besar berat badan bayi lahir normal. Hasil bivariat menunjukan adanya tidak ada hubungan umur ibu dengan kejadian rupture perineum dengan nilai p=0,680, ada hubungan antara paritas dengan kejadian rupture perineum dengan nilai p=0,040, ada hubungan antara BBL bayi dengan kejadian rupture perineum dengan nilai p=0,027.
Saran bagi Puskesmas Wangon agar tetap menjaga dan meningkatkan pelayanan terutama pada pelayanan ibu bersalin dengan upaya pencegahan perdarahan yang disebabkan karena rupture perineum.
Kata kunci : Rupture Perineum, Umur, Paritas Dan BBL Bayi
Daftar Pustaka : 23 buku bacaan(2000-2010) dan 7 internet
ABSTRAK
Rupture perineum merupakan salah satu faktor resiko yang mempunyai konstribusi terhadap kematian ibu. Data di Puskesmas Wangon menunjukan adanya peningkatan dari tahun 2015 sampai dengan 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan umur, paritas dan berat badan bayi lahir pada ibu bersalin normal dengan kejadian rupture perineum
Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan rancangan penelitiannya Cross Sectional. Jumlah populasi seluruh ibu bersalin dengan rupture perineum di Puskesmas Wangon periode 2016 berjumlah 170 orang. Analisis statistik menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden mengalami rupture perineum beresiko dibandingkan rupture yang tidak beresiko, sebagian besar ibu tidak beresiko, sebagian besar 1 dan ≥4 anak, sebagian besar berat badan bayi lahir normal. Hasil bivariat menunjukan adanya tidak ada hubungan umur ibu dengan kejadian rupture perineum dengan nilai p=0,680, ada hubungan antara paritas dengan kejadian rupture perineum dengan nilai p=0,040, ada hubungan antara BBL bayi dengan kejadian rupture perineum dengan nilai p=0,027.
Saran bagi Puskesmas Wangon agar tetap menjaga dan meningkatkan pelayanan terutama pada pelayanan ibu bersalin dengan upaya pencegahan perdarahan yang disebabkan karena rupture perineum.
Kata kunci : Rupture Perineum, Umur, Paritas Dan BBL Bayi
Daftar Pustaka : 23 buku bacaan(2000-2010) dan 7 internet
list of authors
La'ali Faizah Siskawati
Sri Widodo,SE,MKes
Sri Widodo,SE,MKes
Date
Juni 2017