Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Teknik Menyusui Pada Ibu Nifas Di Desa Sukalarang Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi Tahun 2018
Item
Title
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Teknik Menyusui Pada Ibu Nifas Di Desa Sukalarang Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi Tahun 2018
Abstract
xix + 64 halaman, 10 tabel, 2 bagan, 7 gambar, 4 lampiran
ABSTRAK
Bila teknik menyusui yang tidak dikuasai oleh ibu maka akan berdampak pada ibu dan bayi itu sendiri. Dampak pada ibu berupa mastitis, payudara bergumpal, putting sakit, sedangkan pada bayi dapat dipastikan, bayi tidak mau menyusu yang berakibat bayi tidak akan mendapat asupan nutrisi yang cukup. Setelah dilakukan studi pendahuluan di Desa Sukalarang Kabupaten Sukabumi Tahun 2018 terhadap 10 ibu nifas didapati hasil 40% mempunyai perilaku teknik menyusui yang baik, dan 60 % mempunyai perilaku teknik menyusui yang buruk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku teknik menyusui pada ibu nifas.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu nifas sebanyak 35 orang, sampel yang dilakukan dengan total sampling yaitu semua populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner.
Hasil analisis univariat, diperoleh hasil yang melakukan perilaku teknik menyusui yang buruk masih tinggi sebanyak 60,0%. Analisis bivariate menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan 2 variabel independen dengan perilaku teknik menyusui yaitu pengetahuan (p-value = 0,005 dan OR = 11,7), dan dukungan petugas kesehatan (p-value = 0,029 dan OR = 8,0). Tidak ada hubungan antara pendidikan (p-value =0,139) dan pekerjaan (p-value=0,727) dengan perilaku teknik menyusui.
Dari hasil tersebut disarankan ibu nifas lebih meningkatkan perilaku teknik menyusui supaya pemberian nutrisi kepada bayi terpenuhi, lebih sering bertanya dan melakukan sharing dengan petugas kesehatan tentang teknik menyusui.
Daftar bacaan : 5 website, 28 literatur (2004-2016).
Kata Kunci : Ibu Nifas, Teknik Menyusui, Dukungan Petugas Kesehatan
ABSTRAK
Bila teknik menyusui yang tidak dikuasai oleh ibu maka akan berdampak pada ibu dan bayi itu sendiri. Dampak pada ibu berupa mastitis, payudara bergumpal, putting sakit, sedangkan pada bayi dapat dipastikan, bayi tidak mau menyusu yang berakibat bayi tidak akan mendapat asupan nutrisi yang cukup. Setelah dilakukan studi pendahuluan di Desa Sukalarang Kabupaten Sukabumi Tahun 2018 terhadap 10 ibu nifas didapati hasil 40% mempunyai perilaku teknik menyusui yang baik, dan 60 % mempunyai perilaku teknik menyusui yang buruk.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku teknik menyusui pada ibu nifas.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu nifas sebanyak 35 orang, sampel yang dilakukan dengan total sampling yaitu semua populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner.
Hasil analisis univariat, diperoleh hasil yang melakukan perilaku teknik menyusui yang buruk masih tinggi sebanyak 60,0%. Analisis bivariate menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan 2 variabel independen dengan perilaku teknik menyusui yaitu pengetahuan (p-value = 0,005 dan OR = 11,7), dan dukungan petugas kesehatan (p-value = 0,029 dan OR = 8,0). Tidak ada hubungan antara pendidikan (p-value =0,139) dan pekerjaan (p-value=0,727) dengan perilaku teknik menyusui.
Dari hasil tersebut disarankan ibu nifas lebih meningkatkan perilaku teknik menyusui supaya pemberian nutrisi kepada bayi terpenuhi, lebih sering bertanya dan melakukan sharing dengan petugas kesehatan tentang teknik menyusui.
Daftar bacaan : 5 website, 28 literatur (2004-2016).
Kata Kunci : Ibu Nifas, Teknik Menyusui, Dukungan Petugas Kesehatan
list of authors
Siti Nurlatifah
Dr. Hadi Siswanto,SKM,MPH
Dr. Hadi Siswanto,SKM,MPH
Date
Agustus 2018