Analisis Pengelolaan Piutang Pasien Bpjs Dalam Rangka Mengoptimalkan Kinerja Keuangan Di Direktorat Keuangan Rsab Harapan Kita Jakarta Tahun 2016

Item

Title

Analisis Pengelolaan Piutang Pasien Bpjs Dalam Rangka Mengoptimalkan Kinerja Keuangan Di Direktorat Keuangan Rsab Harapan Kita Jakarta Tahun 2016


Abstract

ABSTRAK
Pentingnya pengelolaan piutang di rumah sakit merupakan tantangan di masa datang. Di Instalasi Piutang RSAB Harapan Kita, penagihan piutang (klaim) kepada BPJS seringkali mengalami keterlambatan dan tidak sesuai dengan jumlah yang ditagihkan. Tujuan penelitian ini untuk membuat rancangan upaya perbaikan optimalisasi kinerja keuangan di Direktorat Keuangan khususnya pengelolaan piutang pasien BPJS di RSAB Harapan Kita. Rancangan penelitian kualitatif. Informan pada penelitian ini terdiri dari Kepala Instalasi Piutang, Pengelola urusan Piutang Perusahaan dan Asuransi, Kepala Subbagian Mobilisasi Dana, Pengelola urusan Mobilisasi Dana, Staf Mobilisasi Dana, dan staf koding infokes RSAB Harapan Kita Jakarta. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (indepth interview). Analisis data melalui analisis isi (content analysis). Hasil penelitian, dari hasil wawancara mengenai SDM cenderung masih kurang, khususnya di Bagian koding, sarana pada dasarnya telah memadai dan mendukung pelaksanaan pekerjaan, terkait SK khususnya Kebijakan Rumah Sakit tentang pengelolaan piutang pasien BPJS, sampai saat ini belum tersusun secara baku. Budaya kerja berupa slogan CANTIK dinilai cukup tepat dan sesuai dengan kondisi pegawai serta pekerjaannya. Pengelolaan piutang BPJS, alurnya adalah berasal dari pengajuan berkas dan rincian biaya dari Subbagian Mobilisasi Dana, berkas dikirim ke Instalasi Formasi Kesehatan (Infokes) untuk dilakukan pengkodean sesuai diagnosa penyakit pasien yang ditulis oleh dokter, selanjutnya berkas dikirim kembali ke Subbagian Mobilisasi Dana dengan rincian biaya yang sudah ada koding, kemudian berkas tersebut akan dikirimkan ke Instalasi Piutang untuk proses penagihan selanjutnya. Mengenai output BPJS, terkait penagihan piutang, jumlah tagihan yang masuk rekening penerimaaan pendapatan belum tepat waktunya. Monitoring dan evaluasi, dilakukan dalam bentuk supervisi oleh atasan langsung, secara rutin minimal 2 kali seminggu, adanya koordinasi dalam bentuk rapat dan breefing. Saran dalam penelitian ini adalah penyediaan tenaga yang mencukupi sesuai kebutuhan, ruang kerja bagian-bagian yang mengelola piutang pasien BPJS berdekatan, sarana prasarana agar lebih ditingkatkan, dan perlunya dibuat Kebijakan tentang pengelolaan piutang pasien BPJS

Kata Kunci : Analisis, Piutang Pasien, BPJS, Kinerja Keuangan
Daftar Bacaan : 26 (2001 – 2015)



list of authors

drg Sri Rahayu, MMR, PhD
Rachmad, S.Sos, MARS
Boy Hadi Ismanto, SKM, M.Kes

Date

Maret 2017

Item sets