Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keadian Asfiksia Neonatorum Di RSUD Brebes Tahun 2017
Item
Title
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keadian Asfiksia Neonatorum Di RSUD Brebes Tahun 2017
Abstract
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Thesis, Agustus 2018
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keadian Asfiksia Neonatorum Di RSUD Brebes Tahun 2017
87 halaman + 24 tabel + 4 bagan
ABSTRAK
Asfiksia pada bayi baru lahir adalah suatu keadaan dimana bayi tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Di RSUD Brebes tahun 2018, ditemukan bayi yang mengalami asfiksia neonatorum sebanyak 280 bayi dengan nilai APGAR < 7. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Brebes tahun 2017.
Penelitian survey dengan rancangan cross sectional ini menetapkan sampel 280 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi lahir yang mengalami asfiksia neonatorum di RSUD Brebes selama tahun 2017. Data sekunder diperoleh dengan melihat rekam medik pasien, dengan analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistik berganda. Sebagai hasil ditemukan bahwa variabel usia kehamilan, anemia, preeklamsia, persalinan dengan SC, KPD, dan BBLR berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum. Variabel yang dominan berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum adalah BBLR (OR=16,433).
Kata kunci : Asfiksia neonatorum
Daftar pustaka : 57 (2002-2016)
PROGRAM PASCA SARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
Thesis, Agustus 2018
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keadian Asfiksia Neonatorum Di RSUD Brebes Tahun 2017
87 halaman + 24 tabel + 4 bagan
ABSTRAK
Asfiksia pada bayi baru lahir adalah suatu keadaan dimana bayi tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Di RSUD Brebes tahun 2018, ditemukan bayi yang mengalami asfiksia neonatorum sebanyak 280 bayi dengan nilai APGAR < 7. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum di RSUD Brebes tahun 2017.
Penelitian survey dengan rancangan cross sectional ini menetapkan sampel 280 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi lahir yang mengalami asfiksia neonatorum di RSUD Brebes selama tahun 2017. Data sekunder diperoleh dengan melihat rekam medik pasien, dengan analisis data menggunakan uji chi square dan regresi logistik berganda. Sebagai hasil ditemukan bahwa variabel usia kehamilan, anemia, preeklamsia, persalinan dengan SC, KPD, dan BBLR berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum. Variabel yang dominan berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum adalah BBLR (OR=16,433).
Kata kunci : Asfiksia neonatorum
Daftar pustaka : 57 (2002-2016)
list of authors
Riya Susweni
Dr. Siti Masyitah, SKM, M.Kes
dr. Zarfiel Tafal, MPH
Dr. Siti Masyitah, SKM, M.Kes
dr. Zarfiel Tafal, MPH
Date
September 2018