Faktor Yang Beruhubungan Dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Antibiotik Di RT 01 RW 07 Desa Bojongkulur Tahun 2018
Item
Title
Faktor Yang Beruhubungan Dengan Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Antibiotik Di RT 01 RW 07 Desa Bojongkulur Tahun 2018
Abstract
xvii + 59 halaman + 9 tabel + 2 bagan + 8 lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang : Antibiotik adalah zat yang dihasilkan oleh bakteri maupun sintetik yang bertujuan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri lain. Berdasarkan data Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2011), Indonesia menduduki peringkat ke-8 dari 27 negara dengan beban tinggi kekebalan obat terhadap kuman Multidrug Resistance (MDR) di dunia. Menurut penelitian, 92% masyarakat Indonesia tidak menggunakan antibiotika secara tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik di RT 01 RW 07 Desa Bojong Kulur.
Metode Penelitian : Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 179 responden. Data diperoleh secara langsung menggunakan kuesioner selanjutnya dianalisis secara Univariat (satu variabel) dan Bivariat (dua variabel).
Hasil Penelitian : Hasil menunjukkan bahwa responden sebagian besar berpengetahuan kurang baik (54,7%), berpendidikan rendah (43,0%), tidak bekerja (62,0%), berusia dewasa muda (54,7%), dan memiliki sumber informasi kurang (60,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang antibiotik dengan pendidikan (P=0,026/OR=2.083), pekerjaan (P=0,037/OR=2.003), sumber informasi (P=0,000/OR=103.400) serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang antibiotik dengan usia (P=0,341/OR=0.716).
Saran : Diharapkan untuk Desa Bojong Kulur bisa bekerja sama dengan layanan kesehatan agar dilakukan penyuluhan mengenai antibiotik. Agar masyarakat di Desa Bojong Kulur lebih memahami tentang antibiotik.
Kata Kunci : Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan, Umur, dan Sumber Informasi
Kepustakaan : 60, (2009-2018)
ABSTRAK
Latar Belakang : Antibiotik adalah zat yang dihasilkan oleh bakteri maupun sintetik yang bertujuan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri lain. Berdasarkan data Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2011), Indonesia menduduki peringkat ke-8 dari 27 negara dengan beban tinggi kekebalan obat terhadap kuman Multidrug Resistance (MDR) di dunia. Menurut penelitian, 92% masyarakat Indonesia tidak menggunakan antibiotika secara tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik di RT 01 RW 07 Desa Bojong Kulur.
Metode Penelitian : Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 179 responden. Data diperoleh secara langsung menggunakan kuesioner selanjutnya dianalisis secara Univariat (satu variabel) dan Bivariat (dua variabel).
Hasil Penelitian : Hasil menunjukkan bahwa responden sebagian besar berpengetahuan kurang baik (54,7%), berpendidikan rendah (43,0%), tidak bekerja (62,0%), berusia dewasa muda (54,7%), dan memiliki sumber informasi kurang (60,9%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang antibiotik dengan pendidikan (P=0,026/OR=2.083), pekerjaan (P=0,037/OR=2.003), sumber informasi (P=0,000/OR=103.400) serta tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan tentang antibiotik dengan usia (P=0,341/OR=0.716).
Saran : Diharapkan untuk Desa Bojong Kulur bisa bekerja sama dengan layanan kesehatan agar dilakukan penyuluhan mengenai antibiotik. Agar masyarakat di Desa Bojong Kulur lebih memahami tentang antibiotik.
Kata Kunci : Pengetahuan, Pendidikan, Pekerjaan, Umur, dan Sumber Informasi
Kepustakaan : 60, (2009-2018)
list of authors
Putri Hamelia
Kusmayra Ambarwati,SST,MKes
Kusmayra Ambarwati,SST,MKes
Date
Agustus 2018