Determinan Tingkat Kelelahan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum di Kelurahan Cakung Timur tahun 2017
Item
Title
Determinan Tingkat Kelelahan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum di Kelurahan Cakung Timur tahun 2017
Abstract
Abstrak
Tingkat kelelahan kerja petugas PPSU merupakan salah satu penyebab utama terjadinya menurunnya produktivitas kerja. Rumusan masalah pada penelitian ini dari 10 petugas PPSU sebanyak 6 petugas mengeluh sakit pinggang, dan 4 petugas merasa lelah seluruh badan, dengan adanya Aplikasi Smart City yang bernama Qlue dan program Walikota minggu bersih beben kerja PPSU bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan determinan tingkat kelelahan petugas PPSU di Kelurahan Cakung Timur Tahun 2017.. Jumlah Populasi pada penelitian ini yaitu 85 Petugas PPSU. Metode yang digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cros Sectional Pengukuran kelelahan menggunakan daftar pertanyaan berupa gejala kelelahan yang bersumber dari Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate (uji chi square). Hasil penelitian univariat menunjukan bahwa 56,5% petugas mengalami kelelahan kerja berat, 64,7% petugas waktu kerja pagi, 57,6 % usia petugas >30 tahun, 77,6% petugas jenis kelamin laki-laki, 28% petugas masa kerja >2 tahun. Ada hubungan yang bermakna secara statistik antara usia petugas (p = 0,032), jenis kelamin (p = 0,000), masa kerja (p = 0,049) terhadap tingkat kelelahan kerja. Tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik antara waktu kerja (p = 0,241) terhadap tingkat kelelahan kerja. Kesimpulan bahwa 56,5% petugas mengalami tingkat kelelahan kerja berat, ada hubungan antara usia, jenis kelamin, dan masa kerja. Tidak ada hubungan antara waktu kerja. Saran peneliti agar pihak instansi tidak memberikan jenis pekerjaan memberatkan pada petugas yang usianya >30 tahun. sosialisai terhadap petugas untuk melakukan peregangan sebelum melakukan aktivitas.
Daftar bacaan : 19 (1996 – 2015)
Kata kunci : Kelelahan, PPSU, Kelurahan Cakung Timur
Tingkat kelelahan kerja petugas PPSU merupakan salah satu penyebab utama terjadinya menurunnya produktivitas kerja. Rumusan masalah pada penelitian ini dari 10 petugas PPSU sebanyak 6 petugas mengeluh sakit pinggang, dan 4 petugas merasa lelah seluruh badan, dengan adanya Aplikasi Smart City yang bernama Qlue dan program Walikota minggu bersih beben kerja PPSU bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menjelaskan determinan tingkat kelelahan petugas PPSU di Kelurahan Cakung Timur Tahun 2017.. Jumlah Populasi pada penelitian ini yaitu 85 Petugas PPSU. Metode yang digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Cros Sectional Pengukuran kelelahan menggunakan daftar pertanyaan berupa gejala kelelahan yang bersumber dari Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) dan analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate (uji chi square). Hasil penelitian univariat menunjukan bahwa 56,5% petugas mengalami kelelahan kerja berat, 64,7% petugas waktu kerja pagi, 57,6 % usia petugas >30 tahun, 77,6% petugas jenis kelamin laki-laki, 28% petugas masa kerja >2 tahun. Ada hubungan yang bermakna secara statistik antara usia petugas (p = 0,032), jenis kelamin (p = 0,000), masa kerja (p = 0,049) terhadap tingkat kelelahan kerja. Tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik antara waktu kerja (p = 0,241) terhadap tingkat kelelahan kerja. Kesimpulan bahwa 56,5% petugas mengalami tingkat kelelahan kerja berat, ada hubungan antara usia, jenis kelamin, dan masa kerja. Tidak ada hubungan antara waktu kerja. Saran peneliti agar pihak instansi tidak memberikan jenis pekerjaan memberatkan pada petugas yang usianya >30 tahun. sosialisai terhadap petugas untuk melakukan peregangan sebelum melakukan aktivitas.
Daftar bacaan : 19 (1996 – 2015)
Kata kunci : Kelelahan, PPSU, Kelurahan Cakung Timur
list of authors
Siti Puspita Aprilyani (145190205)
Dr. Hadi Siswanto, MPH.
Dr. Hadi Siswanto, MPH.
Date Modified
September 2017