FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RETENSIO URIN PADA IBU POSTPARTUM DI RUANG NIFAS RSUD DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA TAHUN 2017
Item
Title
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN RETENSIO URIN PADA IBU POSTPARTUM DI RUANG NIFAS RSUD DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA TAHUN 2017
Abstract
xvii bagian awal, 68 hal, 14 tabel, 2 bagan, 7 lampiran
ABSTRAK
Retensio urine merupakan salah satu komplikasi yang bisa terjadi pada masa pascasalin. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kondisi fisik ibu maupun kondisi psikologi ibu pada masa pascasalin. Beberapa faktor predisposisi retensio urin diantaranya jenis persalinan seperti forceps dan vakum, cara persalinan seperti SC atau spontan, riwayat persalinan robekan jalan lahir atau partus lama. Data dari RSUD dr. Soekardjo tahun 2016 kasus retensio urine mencapai 38.6%.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian retensio urine pada ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif data metode analitik serta rancangan cross sectional, sampel dalam penelitian ini yaitu ibu postpartum sebanyak 2774 orang, sampel sebanyak 350 yang diperoleh dengan sistematik random sampling. Data diperoleh melalui format isian dari buku register, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan frekuensi kejadian retensio urine pada ibu postpartum sebesar 21.1%, terdapat hubungan trauma persalinan dengan kejadian retensio urine dengan p value 0,004, terdapat hubungan riwayat persalinan dengan kejadian retensio urine dengan p value 0,002, tidak tidak terdapat hubungan faktor usia dengan p value 0,059 dan paritas dengan p value 0,241. Oleh karena itu bidan diharapkan dapat memberikan asuhan kebidanan kepada ibu nifas sejak kala IV sampai dengan masa nifas berakhir dengan cara memberikan pendidikan kesehatan diantaranya mengenai mobilisasi dini, minum air putih, senam kegel dan senam nifas segera sehingga dapat menghindari komplikasi nifas seperti retensio urin.
Kepustakaan : 21 (2004-2011)
Kata Kunci :Riwayat persalinan, trauma persalinan, usia, paritas, retensio urine
ABSTRAK
Retensio urine merupakan salah satu komplikasi yang bisa terjadi pada masa pascasalin. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kondisi fisik ibu maupun kondisi psikologi ibu pada masa pascasalin. Beberapa faktor predisposisi retensio urin diantaranya jenis persalinan seperti forceps dan vakum, cara persalinan seperti SC atau spontan, riwayat persalinan robekan jalan lahir atau partus lama. Data dari RSUD dr. Soekardjo tahun 2016 kasus retensio urine mencapai 38.6%.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian retensio urine pada ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif data metode analitik serta rancangan cross sectional, sampel dalam penelitian ini yaitu ibu postpartum sebanyak 2774 orang, sampel sebanyak 350 yang diperoleh dengan sistematik random sampling. Data diperoleh melalui format isian dari buku register, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan frekuensi kejadian retensio urine pada ibu postpartum sebesar 21.1%, terdapat hubungan trauma persalinan dengan kejadian retensio urine dengan p value 0,004, terdapat hubungan riwayat persalinan dengan kejadian retensio urine dengan p value 0,002, tidak tidak terdapat hubungan faktor usia dengan p value 0,059 dan paritas dengan p value 0,241. Oleh karena itu bidan diharapkan dapat memberikan asuhan kebidanan kepada ibu nifas sejak kala IV sampai dengan masa nifas berakhir dengan cara memberikan pendidikan kesehatan diantaranya mengenai mobilisasi dini, minum air putih, senam kegel dan senam nifas segera sehingga dapat menghindari komplikasi nifas seperti retensio urin.
Kepustakaan : 21 (2004-2011)
Kata Kunci :Riwayat persalinan, trauma persalinan, usia, paritas, retensio urine
list of authors
Melinda Sari N.D.K
Nani Aisyiyah,SST,MKes
Nani Aisyiyah,SST,MKes
Date
Agustus 2018