Hubungan Karakteristik Individu Dan Kondisi Kerja Terhadap Kinerja Dokter Dalam Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Di Ruang Rawat Jalan Rs Tria Dipa
Item
Title
Hubungan Karakteristik Individu Dan Kondisi Kerja Terhadap Kinerja Dokter Dalam Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Di Ruang Rawat Jalan Rs Tria Dipa
Abstract
ABSTRAK
Pendahuluan. Untuk meningkatkan atau menjaga mutu dari suatu pelayanan di rumah sakit diperlukan pencatatan suatu tindakan atau pengobatan yang dilakukan petugas medis terhadap pasien di rekam medis. Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lainnya yang diterima pasien pada sarana kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap. Kelengkapan rekam medis dan ketepatan waktu pengembaliannya masih menjadi persoalan bukan hanya di negara berkembang, namun di negara maju pun keadaan ini masih sering dijumpai.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor intrinsik dan kondisi kerja terhadap kinerja dokter dalam kelengkapan rekam medis di ruang rawat jalan RS Tria Dipa.
Metode. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Sampel dihitung dengan rumus besar sampel dan diambil acak. Data diambil tanggal 8 Desember 2017 menggunakan metode wawancara dengan bantuan kuesioner.
Hasil. Hasil didapatkan dari 50 sampel rekam medis dari 10 responden. Didapatkan sampel paling banyak adalah perempuan sebesar 60%, dengan rentang usia 38 tahun. Sebanyak 5 orang berstatus pegawai tetap (50%). Tidak terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin (p=0,483), namun status kerja dam kondisi kerja terbukti memiliki hubungan dengan kelengkapan penulisan rekam medis (p=0,05).
Kesimpulan. Disimpulkan bahwa faktor usia dan jenis kelamin tidak mempengaruhi dokter dalam kelengkapan penulisan rekam medis. Sedangkan status kerja dan kondisi kerja berhubungan bermakna dengan kelengkapan rekam medis.
Kata kunci: rekam medis, faktor intrinsik, kondisi kerja.
Pendahuluan. Untuk meningkatkan atau menjaga mutu dari suatu pelayanan di rumah sakit diperlukan pencatatan suatu tindakan atau pengobatan yang dilakukan petugas medis terhadap pasien di rekam medis. Rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lainnya yang diterima pasien pada sarana kesehatan, baik rawat jalan maupun rawat inap. Kelengkapan rekam medis dan ketepatan waktu pengembaliannya masih menjadi persoalan bukan hanya di negara berkembang, namun di negara maju pun keadaan ini masih sering dijumpai.
Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor intrinsik dan kondisi kerja terhadap kinerja dokter dalam kelengkapan rekam medis di ruang rawat jalan RS Tria Dipa.
Metode. Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Sampel dihitung dengan rumus besar sampel dan diambil acak. Data diambil tanggal 8 Desember 2017 menggunakan metode wawancara dengan bantuan kuesioner.
Hasil. Hasil didapatkan dari 50 sampel rekam medis dari 10 responden. Didapatkan sampel paling banyak adalah perempuan sebesar 60%, dengan rentang usia 38 tahun. Sebanyak 5 orang berstatus pegawai tetap (50%). Tidak terdapat hubungan antara usia dan jenis kelamin (p=0,483), namun status kerja dam kondisi kerja terbukti memiliki hubungan dengan kelengkapan penulisan rekam medis (p=0,05).
Kesimpulan. Disimpulkan bahwa faktor usia dan jenis kelamin tidak mempengaruhi dokter dalam kelengkapan penulisan rekam medis. Sedangkan status kerja dan kondisi kerja berhubungan bermakna dengan kelengkapan rekam medis.
Kata kunci: rekam medis, faktor intrinsik, kondisi kerja.
list of authors
Drs. Soedarto Soepangat, MARS, Ph.D
Teguh Wiyono, SE, MARS
Dipo Rangga Wishnu, S.H., LL.M.
Teguh Wiyono, SE, MARS
Dipo Rangga Wishnu, S.H., LL.M.
Date
Desember 2017