HUBUNGAN ANTARA UMUR, PENDIDIKAN DAN PARITAS DENGAN JARAK KEJADIAN TINDAKAN SECTIO CAESAREA DI RS HARAPAN JAYAKARTA JAKARTA TIMUR TAHUN 2018

Item

Title

HUBUNGAN ANTARA UMUR, PENDIDIKAN DAN PARITAS DENGAN JARAK KEJADIAN TINDAKAN SECTIO CAESAREA DI RS HARAPAN JAYAKARTA JAKARTA TIMUR TAHUN 2018

Abstract

xiii + 44 halaman + 6 tabel + 5 Lampiran
ABSTRAK
Latar belakang World Health Organization (WHO) menetapkan waktu yang paling ideal untuk jarak kehamilan setelah oprasi sectio caesarea yaitu 2 tahun. Jarak kehamilan yang terlalu dekat (< 2 tahun) dapat menimbulkan pertumbuhan janin terganggu, persalinan lama, perdarahan saat persalinan karena keadaan rahim belum pulih dengan baik setelah melahirkan sebelumnya serta berisko kematian ibu dan bayi (Nurmalasari, 2014). Pada kenyataannya di RS Harapan Jayakarta Jakarta Timur jumlah ibu yang SC sebanyak 340 orang dan 98 SC berulang atau sebanyak 28,8%.
Tujuan penelitian Untuk mengetahui hubungan antara umur, pendidikan dan paritas dengan jarak kejadian tindakan sectio caesarea di RS Harapan Jayakarta Jakarta Timur.
Metode penelitian Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain rancangan cross sectional. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medik dan memindahkan data ke lembar daftar tilik. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang operasi sectio caesarea berulang di RS Harapan Jayakarta Jakarta Timur sebanyak 98 orang pada Januari - Desember 2017.
Hasil penelitian Didapatkan ibu dengan SC < 2 tahun yaitu sebanyak 53 orang (54,1%) dan responden yang jarak kejadian SC ≥ 2 tahun berjumlah 45 orang (45,9%).
Umur ibu < 20 dan > 35 tahun sebanyak 45 orang (45,9%), dan umur ibu 20-35 tahun sebanyak 53 orang (54,1%). Paritas ibu berisiko yaitu ada 74 orang (75,5%), dan paritas tidak beresiko 24 orang (24,5%). Sedangkan ibu dengan pendidikan ≥ SMA 65 orang (66.3%), dan < SMA yaitu sebanyak 33 orang (33,7).
Simpulan Hipotesis terbukti yaitu ada hubungan yang signifikan antara umur, pendidikan dan paritas dengan jarak kejadian tindakan sectio caesarea di RS Harapan Jayakarta Jakarta Timur Tahun 2018.
Saran Hendaknya dari hasil penelitian ini tenaga kesehatan bisa meningkatkan pelayanan pada waktu masa nifas dengan meminimalkan jarak kejadian tindakan sectio caesarea terutama faktor umur dan paritas dan hamil pada umur yang tidak beresiko.
Kepustakaan : 36 literatur (1998-2017)
Kata kunci : Umur, paritas, pendidikan, jarak kejadian tindakan sectio caesarea

list of authors

Siti Sausan Maisatus Tsurayya
dr. Sawitono Amin Singgih,DAF

Date

10 Agustus 2018

Item sets