Faktor yang mempengaruhi kejadian preeklampsia pada Ibu Bersalin di RB Melania Pademangan Jakarta Utara Tahun 2016-2017
Item
Title
Faktor yang mempengaruhi kejadian preeklampsia pada Ibu Bersalin di RB Melania Pademangan Jakarta Utara Tahun 2016-2017
Abstract
PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
PEMINATAN KESEHATAN RESPRODUKSI
TESIS, AGUSTUS 2018
APRILIANA PIPIN
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU BERSALIN DI RB MELANIA PADEMANGAN JAKARTA UTARA TAHUN 2016-2017
Xvi + 104 halaman + 6 tabel, 2 skema, 4 lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang : Preeklampsia adalah penyakit yang ditandai dengan tekanan darah ≥ 140/90 mmHg setelah umur kehamilan 20 minggu, disertai dengan proteinuria ≥ 300 mg/24 jam (Nugroho, 2012). Menurut data WHO (World Health Organization) pada tahun 2012 jumlah kasus preeklampsia terdapat 839 juta kasus. Kasus ini diperkirakan akan semakin tinggi pada tahun 2025 dengan jumlah 1,15 miliar kasus atau sekitar 29% dari total penduduk dunia. Secara global 80% kematian ibu hamil yang tergolong dalam penyebab kematian ibu secara langsung, yaitu disebabkan karena terjadi perdarahan, (25%) biasanya perdarahan pascapersalinan, preeklampsia pada ibu hamil (12%), partus macet (8%), aborsi (13%), dan karena sebab lain (7%) (WHO, 2012). Tujuan penelitian ini adalah diketahui faktor –faktor yang berpengaruh dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RB Melania Pademangan Jakarta Utara tahun 2016-2017
Metode : Desain penelitian menggunakan pendekatan analitik kuantitatif dengan rancangan kasus kontrol, jumlah sampel 216 responden dengan 72 kasus (mengalami preeklampsia) dan 214 kontrol (tidak mengalami preeklampsia), analisis menggunakan univariat, bivariat dengan chi square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda.
Hasil : Variabel yang berpengaruh dengan kejadian preeklampsia yaitu, umur (p value = 0,035 ; OR = 2,449), kunjungan ANC (p value = 0,034 ; OR = 2,219), riwayat hipertensi (p value = 0,000 ; OR = 5,222). Sedangkan variabel confounding adalah pekerjaan, jarak kehamilan, paritas dan riwayat preeklampsia pada kehamilan sebelumnya,variabel dominan adalah riwayat hipertensi.
Diskusi : Perlunya upaya promotif dan preventif misalnya memberikan informasi terkait faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejadian preeklampsia pada ibu hamil dan ibu bersalin melalui pemberian leaflet atau poster di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.
Kata kunci : Preeklampsia, Riwayat Hipertensi, Umur Ibu bersalin, Kunjungan ANC
Daftar bacaan : 66 (1989-2015)
PROGRAM PASCASARJANA
UNIVERSITAS RESPATI INDONESIA
PEMINATAN KESEHATAN RESPRODUKSI
TESIS, AGUSTUS 2018
APRILIANA PIPIN
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU BERSALIN DI RB MELANIA PADEMANGAN JAKARTA UTARA TAHUN 2016-2017
Xvi + 104 halaman + 6 tabel, 2 skema, 4 lampiran
ABSTRAK
Latar Belakang : Preeklampsia adalah penyakit yang ditandai dengan tekanan darah ≥ 140/90 mmHg setelah umur kehamilan 20 minggu, disertai dengan proteinuria ≥ 300 mg/24 jam (Nugroho, 2012). Menurut data WHO (World Health Organization) pada tahun 2012 jumlah kasus preeklampsia terdapat 839 juta kasus. Kasus ini diperkirakan akan semakin tinggi pada tahun 2025 dengan jumlah 1,15 miliar kasus atau sekitar 29% dari total penduduk dunia. Secara global 80% kematian ibu hamil yang tergolong dalam penyebab kematian ibu secara langsung, yaitu disebabkan karena terjadi perdarahan, (25%) biasanya perdarahan pascapersalinan, preeklampsia pada ibu hamil (12%), partus macet (8%), aborsi (13%), dan karena sebab lain (7%) (WHO, 2012). Tujuan penelitian ini adalah diketahui faktor –faktor yang berpengaruh dengan kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di RB Melania Pademangan Jakarta Utara tahun 2016-2017
Metode : Desain penelitian menggunakan pendekatan analitik kuantitatif dengan rancangan kasus kontrol, jumlah sampel 216 responden dengan 72 kasus (mengalami preeklampsia) dan 214 kontrol (tidak mengalami preeklampsia), analisis menggunakan univariat, bivariat dengan chi square, dan multivariat menggunakan uji regresi logistik berganda.
Hasil : Variabel yang berpengaruh dengan kejadian preeklampsia yaitu, umur (p value = 0,035 ; OR = 2,449), kunjungan ANC (p value = 0,034 ; OR = 2,219), riwayat hipertensi (p value = 0,000 ; OR = 5,222). Sedangkan variabel confounding adalah pekerjaan, jarak kehamilan, paritas dan riwayat preeklampsia pada kehamilan sebelumnya,variabel dominan adalah riwayat hipertensi.
Diskusi : Perlunya upaya promotif dan preventif misalnya memberikan informasi terkait faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kejadian preeklampsia pada ibu hamil dan ibu bersalin melalui pemberian leaflet atau poster di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.
Kata kunci : Preeklampsia, Riwayat Hipertensi, Umur Ibu bersalin, Kunjungan ANC
Daftar bacaan : 66 (1989-2015)
list of authors
Apriliana Pipin
Prof. Dr. dr. Kusharisupeni, M.Sc
dr. Luknis Sabri, M.Kes
Prof. Dr. dr. Kusharisupeni, M.Sc
dr. Luknis Sabri, M.Kes
Date
September 2018